POJOKSATU.id, KORBAN penyiraman air keras, Agus Salim bersama kuasa hukumnya, ingin mengambil langkah hukum, terhadap 10 ribu warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang telah menerima bantuan dari uang donasi Rp1,3 miliar.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya dana donasi tersebut awalnya diperuntukkan untuk Agus Salim untuk pengobatan matanya.

Namun, karena terjadi polemik terkait penggunaan uang tersebut yang berlarut-larut, akhirnya uang donasi itu dialihkan kepenerima manfaat lain, yaitu warga NTT yang menjadi korban bencana alam Lewotobi.

Baca Juga: Dinner Bareng Calon Besan, Maia Estianty Bocorkan Tanggal Pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise?

Tindakan yang akan diambil oleh pihak Agus Salim tersebut, turut mendapatkan respon Denny Sumargo atau Densu.

Melalui instastory di akun Instagram pribadinya, Densu mengunggah salah satu headline berita Agus Salim yang akan menuntut 10 ribu warga NTT.

Menurutnya, apabila itu benar terjadi maka ia adalah orang paling terdepan, yang akan membela warga NTT.

Baca Juga: Kronologi ASN Dispora KBB yang juga TikToker @asnmilenial Diduga Dianiaya Istri hingga Lebam, Sempat Kabur dari Rumah usai Melapor ke Polisi

Pasalnya, diketahui jika penyaluran uang donasi senilai Rp1,3 miliar kepada warga NTT dilakukan oleh Densu bersama Ketua Yayasan Perduli Kemanusiaan, Gerry.

Hal tersebut, dilakukan setelah adanya kesempatan antara beberapa pihak, termasuk Novi Priyanti dan juga Pablo Benua yang merupakan kuasa hukum donatur.

"Gua paling depan," tulis Densu mengomentari hadline berita tersebut, dikutip pada Sabtu, 18 Januari 2025.

Baca Juga: Uya Kuya Minta Maaf atas Kegaduhan Bikin Konten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Jelaskan Alasan dan Kronologi Seperti Ini

Selain itu, dalam unggahan lainnya Densu juga meminta kepada warga NTT untuk menyiapkan tempat paling terdepan, untuk dirinya dalam melawan pihak Agus Salim.

"Saudaraku di NTT!! siapkan tempat paling depan buat gue," imbuh Denny Sumargo. ***