POJOKSATU.id, KEBERADAAN food vlogger di Indoneia jumlahnya semakin banyak. Bagi pemilik usaha kuliner, kehadiran para konten kreator ini sejatinya bisa membantu promosi.
Review menu dan makanan yang baik dari food vlogger bisa menaikkan nama usaha kuliner di publik dan media sosial.
Namun, sebaliknya review blak-blakan atau jujur dari food vlogger, terkadang membahayakan kelangsungan usaha. Sebab, perkara lidah terkadang terbilang subjektif.
Dan, tak selamanya food vlogger bisa mulus dalam pembuatan konten mereview makanan. Sebab, beberapa diantaranya sampai berseteru dengan pemilik usaha kuliner.
Baca Juga: Beredar Foto Ayah dan Sang Suami Diduga Minum Mabuk-mabukan, Begini Respon Larissa Chou
Siapa saja mereka? Berikut ada empat food vlogger yang tercatat memiliki masalah dengan pemilik usaha kuliner.
1. Tasyi Athasyia
Dari berbagai masalah yang menyeret nama Tasyi belakangan ini, salah satunya dari pemilik usaha kuliner berbahan dasar pisang.
Pada Juni 2023, seorang netizen menuliskan mengalami kerugian akibat review dari Tasyi. Akun @cangsndt mengatakan akibat konten review di YouTube, usahanya hancur.
“Konten dia juga bikin restoran gua hancur sehancur-hancurnya, dibilang penjiplak kue anak pejabat,” tulis akun itu dalam @indotoday.
Dia mengatakan Tasyi membandingkan produk jualannya dengan milik anak Presiden RI, Kaesang Pangarep yaitu Sang Pisang.
Selain itu, Tasyi juga menyebut produk makanan miliknya terbuat dari bahan-bahan yang murah.
Si pemilik usaha kecewa dibilang penjiplak dan mengatakan Tasyi mereview tanpa data.
"Siapa yang duluan buka pisang nugget, gua atau anaknya Presiden, pakai segala dibilang pakai coklat murah, jelas-jelas gue satu distributor dulu coklatnya sama yang direview," tulisnya.
Dia mengatakan pendapatan di tokonya turun drastis kemudian bangkrut, padahal sebelumnya punya lima outlet dengan 14 karyawan.
Baca Juga: Filmnya Layak Tayang setelah Sempat Diadukan ke LSF, Syakir Daulay : Saya Minta Maaf Kalau Ada Salah
Namun, konten review pisang nugget di YouTube yang sudah ditonton 3 jutaan orang sekarang dihapus, karena itu konten kolaborasi dengan Tasya Farasya. Dimana hubungan Tasya dan Tasyi sedang tidak baik-baik saja.
2. Farida Nurhan
Dia mengalami kejadian tak mengenakkan mereview gratis Warung David di Banyumas pada Mei 2023.
Omay-sapaan Farida Nurhan mengaku dipalak. Karena mendapatkan tagihan Rp8 jutaan usai mereview warung itu.
Kasus ini beda, karena bukan masalah review makanannya tapi prilaku pemilik usahanya.
Omay tak menyangka diberi tagihan Rp8 juta itu untuk 115 orang, karena niatnya di awal membantu mereview gratis membantu usaha UMKM yang tidak maju.
Baca Juga: Momen Mesra Bareng Luna Maya Debut di Feed Instagram Maxime Bouttier, Sinyal Hubungan Makin Serius
Omay juga menjelaskan sempat bicara dengan ownernya agar diberi rincian tagihan yang benar-benar. Namun, tetap ditagih Rp8 juta.
Postingan Omay pun jadi kontroversi karena dianggap merusak citra warung makan itu.
Dia meminta maaf harus diumbar di media sosial, sebab dia ingin kejadian serupa tak terjadi lagi.
Pun meski kecewa, dia tetap memberikan semangat ke Warung David dan tetap menayangkan video review. "Konten tetap tayang, Omay sangat all out buat videonya, Omay buatin bagus videonya," ujarnya.
3. Aa Juju
Pemilik akun @makanlurr ini membuat Bang Madun atau Nyak Kopsah ngamuk, lantaran tak terima warungnya 'Madun Oseng' direview tanpa ijin.
Bang Madun yang terkenal karena konten nyablak dengan tokoh Nyak Kopsah, ngamuk setelah viralnya video review jujur dari food vlogger, Aa Juju atau TikToker @makanlurr.
Kasus ini berawal saat minggu lalu, Juju mendatangi Warung Madun Oseng di kawasan Cipondoh, Tangerang.
Tanpa permisi, dia langsung membuat konten sejak pertama kali kakinya memasuki warung. Dan, pemandangan pertama yang terlihat adalah sampah tisu berserakan di bawah tempat duduk lesehan.
Tidak hanya itu, dia menyoal aroma di warung yang tak nyaman di hidung, lantaran lokasinya di samping kali.
Kemudian, dia memesan beberapa menu, yang menurutnya mahal untuk ukuran warung.
Dia juga meminta makanannya yang tak habis untuk dibungkus, namun malah diberi kantong plastik atau kresek dan disuruh bungkus sendiri.
"Kita bingung minta bungkus, tapi sendiri (dikasih plastik kresek)," ujarnya.
Baca Juga: Tiga Member Stray Kids Alami Kecelakaan Mobil, Terpaksa Batal Hadiri Milan Fashion Week
Tak lama kemudian, Bang Madun atau Nyak Kopsah akhirnya angkat bicara di salah satu konten sebagai bentuk klarifikasinya.
Dia emosi dan menegaskan tak masalah tempat makannya direview tapi harus ijin.
Dia khawatir kalau video review jujur itu bisa mempengaruhi usahanya, hingga berimbas kepada orang-orang yang ditanggungnya itu.
"Lu anak muda, lu belum pernah ngerasain jungkir balik, dihujat. Jadi YouTuber, jadi vlogger bukan nyari duit lu nyari berkah," imbaunya.
"Gua begini orang tua, lu mau ke warung gua, mau review jujur, mau kagak, enggak apa-apa, ijin sama gue, ijin sama gue," teriaknya.
4. Magdalena
Food vlogger ini dihujat netien pada April 2023 ketika anggar jumlah follower ke pihak tempat makan yang akan direview.
Namun, upayanya ditolak pihak tempat makan, karena tidak mau barter konten review dengan makan gratis.
Netizen menghujatnya demi makan gratis untuk konten tega pamer jumlah follower Instagram ke pemilik usaha.
Baca Juga: Drama Korea Doona! Rilis Teaser Resmi, Serial Romantis Dibintangi oleh Bae Suzy dan Yang Se Jong
Dia pun akhirnya minta maaf. "Halo semuanya aku Magdalena dengan rendah hati di sini aku mau minta maaf atas pernyataanku dalam video podcast bersama Samuel Christ," ujarnya.
Magdalena mengatakan dalam membuat konten review ada berbagai cara, diantaranya endorse dimana pemilik usaha membayar untuk mendapatkan review langsung dari Mgdalenaf.
Kemudian yang kedua review secara gratis. "Tim akan memperlihatkan portofolio Mgdalenaf. Salah satu instrumennya adalah jumlah followers supaya pelaku usaha tersebut mengerti bagaimana manfaat digitalisasi dari media Mgdalenaf," kata Magdalena.
Demikianlah empat food vlogger yang pernah bermasalah dengan pemilik usaha kuliner saat membuat konten atau review makanan. ***

