POJOKSATU.id - Demi meningkatkan kesadaran mahasiswa akan isu-isu pencemaran lingkungan, International Association of Students in Agricultural and Related Science (IAAS) Local Committee IPB University berkolaborasi dengan IGAF (Indonesian Green Action Forum) IPB, serta SRE (Society of Renewable Energy) IPB menggelar aksi Youth Agricareture.

Youth Agricareture terdiri atas dua rangkaian kegiatan, yaitu Youth Agricareture Goes to School (YGTS) dan Youth Agricareture Goes to VCP (YGTV).

Kolaborasi terjalin dengan adanya visi misi yang sejalan diantara IAAS LC IPB, IGAF IPB dan SRE IPB dan menghadirkan kegiatan edukatif bertajuk Youth Agricareture.

Baca Juga: Heboh Beras Plastik, Pakar Teknologi Pangan IPB: Plastik Lebih Mahal

Youth Agricareture berfokus pada pemberdayaan masyarakat, kepedulian lingkungan serta aksi-aksi sosial membuat kolaborasi ini akhirnya terlaksana.

Youth Agricareture Goes to School (YGTS) tahun ini mengangkat tema “Good Management for Healthy Environment” dengan subtema “SLAY: Sustainable Living as Youth” yang sudah diselenggarakan di SMAN 10 Kota Bogor, pada tanggal 2 September 2023 lalu.

Sementara itu, YGTV diselenggarakan di Desa Tapos 1 pada 15 Oktober 2023 lalu dengan mengusung tema “DaMang: Dari Minyak Jadi Uang”.

Pencemaran air tanah dan udara semakin memburuk membutuhkan peran mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan ini terutama yang bergabung di IAAS LC IPB.

Baca Juga: Fakultas Kehutanan IPB Raih Tingkat 43 Dunia, Ungguli Yale dan Harvard University!

Limbah fashion dan limbah minyak yang dihasilkan dari aktivitas manusia menarik perhatian IAAS LC IPB yang menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan.

Upaya mengurangi pencemaran tersebut merupakan sebuah dukungan mahasiswa IAAS LC IPB terhadap Indonesia yang saat ini sedang mengupayakan penanggulangan mengenai pencemaran lingkungan dengan mewujudkan zero emission.

Melalui inisiatif seperti IAAS LC IPB, mahasiswa memiliki kesempatan untuk merancang solusi kreatif terhadap permasalahan limbah dan pencemaran lingkungan.

Tidak hanya bekerjasama dan berkolaborasi dengan IGAF IPB dan SRE IPB, Youth Agricareture Goes to School 2023 bekerjasama dengan ARAE Ecoprint sebagai learning partner.

Kehadiran ARAE pada Youth Agricareture Goes to School memberikan pemahaman lebih lanjut mengenai cara mengatasi limbah fashion dengan ecoprint.

Baca Juga: Pegawai BSIP Kementan Cetak Rekor Doktor Tercepat di IPB University!

Kegiatan YACT 2023 menghadirkan media pembelajaran yang menarik sehingga sesuai dengan ketertarikan generasi muda saat ini.

Edukasi pada YGTS 2023 disampaikan melalui materi menarik dan interaktif mengenai limbah fashion yang dilengkapi dengan workshop eco printing secara langsung yang dibimbing oleh ARAE.

Selain itu, dilakukan juga Focus Group Discussion (FGD) yang dilanjutkan dengan membuat mind mapping mengenai isu terkait brand fashion yang masih menimbulkan pencemaran lingkungan dalam proses produksinya.

Kegiatan YGTV 2023 menghadirkan edukasi menarik melalui workshop pembuatan lilin dari minyak jelantah.

“Tema dan isu yang dipilih merupakan wujud perhatian IAAS LC IPB terhadap penanggulangan isu pencemaran lingkungan oleh generasi muda," ungkap Aribatun Najilah selaku project leader YACT 2023.

Baca Juga: IPB Press Luncurkan Buku Integrity: A Core Value for A Great Success dalam International Indonesia Book Fair

Ariabtun menambahkan, Youth Agricareture diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda untuk selalu peduli terhadap kesehatan lingkungan serta menjadi wadah bagi generasi muda dalam menumbuhkan kepedulian sosial dan memberikan dampak positif pada lingkungan di sekitarnya.

Youth Agricareture juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kemampuan problem solving generasi muda yang dapat mengembangkan kemampuan kognitif mereka.

Dengan seluruh rangkaian kegiatan YACT 2023, pemuda lebih sadar terhadap isu limbah lingkungan dan rumah tangga, serta cara pengolahannya.***