POJOKSATU.id — Suasana wisuda Universitas Indonesia (UI) di Aula Balairung, Depok, Kamis (11/9/2025) mendadak ricuh.

Rektor UI Heri Hermansyah diteriaki “Zionis” oleh para wisudawan saat sesi penggalangan Dana Abadi UI.

Momen tersebut terekam dalam siaran langsung YouTube resmi kampus.

Baca Juga: Pendaftaran PRIMA-VISI 2025 Resmi Dibuka! Cek Syarat dan Dokumen yang Harus Disiapkan

Awalnya pembawa acara mengajak alumni, orang tua, dan pejabat UI untuk ikut menyumbang.

Heri menegaskan pentingnya peran alumni dalam membesarkan universitas dengan berpartisipasi dalam donasi.

Saat ia berbicara, sejumlah mahasiswa meneriakkan kata “Zionis” berulang kali.

Baca Juga: Dandim 0604: Sinergi TNI dan Rakyat Jadi Fondasi Kemajuan Karawang

Heri tampak mengabaikan teriakan itu lalu melanjutkan ajakan donasi.

Ia menyebut target penggalangan kali ini Rp8 miliar setelah pada Februari lalu terkumpul Rp4 miliar.

Aksi tersebut disebut buntut dari kontroversi UI yang sempat mengundang akademisi pro-Israel, Peter Berkowitz, pada acara orientasi pascasarjana.

Baca Juga: KEREN! Mahasiswa UIN Bandung Sulap Limbah Plastik Jadi Kaki Prostetik

Undangan tersebut menuai kritik luas karena dinilai mencoreng sikap UI yang selama ini mendukung perjuangan Palestina.

Pihak kampus sudah meminta maaf karena kurang cermat meneliti latar belakang Berkowitz.

Heri berusaha meredam suasana dengan menegaskan identitasnya sebagai alumni dan kecintaannya pada UI.

Baca Juga: Panitia Festival Merah Putih 2025 Dibubarkan, Dedie Rachim Apresiasi Regenerasi Kepengurusan

“Kita juga sama seperti para wisudawan, saya alumni UI, saya cinta UI,” ucapnya.

Sehari setelah insiden itu, Heri mengunggah foto kebersamaannya dengan Dubes Palestina Zuhair Al Shun di Instagram.

Ia menegaskan kembali dukungan UI terhadap Palestina dan menyampaikan permintaan maaf atas undangan Berkowitz.

Baca Juga: 6 Cara Efektif Mengatasi Inbox Gmail Penuh dan Menumpuk

“UI selalu mendukung perjuangan Palestina. Sebagai langkah konkret, kita akan membentuk UI Palestine Centre bersama tim,” tulisnya.

Lebih jauh, rencana pembentukan UI Palestine Centre digadang menjadi wadah riset sekaligus bentuk nyata sikap UI.

Kehadiran pusat ini juga dimaksudkan untuk memastikan insiden serupa agar tidak terulang di masa depan. ***