POJOKSATU.ID - Menjelang pembukaan seleksi CPNS 2026, syarat kemampuan bahasa Inggris kembali menjadi perhatian para calon pelamar.

Banyak instansi mulai memperketat standar kompetensi bahasa, termasuk mewajibkan sertifikat TOEFL sebagai dokumen pendukung administrasi.

Namun, tidak semua jenis TOEFL memiliki tingkat pengakuan yang sama di lembaga pemerintah.

Berdasarkan penjelasan dari beberapa media, dan beberapa sumber edukasi bahasa, terdapat empat jenis TOEFL yang umum dan masih relevan digunakan dalam proses seleksi CPNS.

Baca Juga: WAJIB TAHU! Ini Jenis TOEFL yang Paling Dibutuhkan untuk Seleksi CPNS 2026, Pelamar Jangan Sampai Salah!

Memahami perbedaan setiap jenis menjadi langkah penting agar pelamar tidak salah memilih lembaga tes maupun format ujian.

 

1. TOEFL ITP, Jenis Paling Umum Diterima CPNS

TOEFL ITP (Institutional Testing Program) adalah jenis tes yang paling banyak digunakan di Indonesia.

Formatnya berbasis kertas dan menguji tiga aspek utama: listening, structure, dan reading.

TOEFL ITP banyak diterima di pendaftaran CPNS karena alasan berikut:

Baca Juga: Purbaya Bongkar Fakta, Indonesia Kekurangan Orang Pintar Sebut Gen Z Gamau Ambil Resiko, Kok Bisa?

- Biaya lebih terjangkau dibandingkan iBT

- Banyak lembaga penyelenggara resmi

- Lebih mudah diakses di berbagai daerah

Walaupun tidak menguji speaking, TOEFL ITP tetap menjadi standar yang cukup kuat untuk menilai kemampuan dasar bahasa Inggris pelamar.

 

2. TOEFL iBT, Paling Komprehensif dan Mulai Banyak Diakui Instansi

TOEFL iBT (Internet-Based Test) adalah tes resmi berbasis internet yang mengukur empat keterampilan lengkap, listening, speaking, reading, dan writing.

Jenis ini menjadi standar internasional dan digunakan oleh berbagai universitas serta lembaga global.

Sebagian instansi pemerintah mulai menerima TOEFL iBT karena tingkat validitasnya yang lebih tinggi.

Baca Juga: Koalisi Permanen atau Demokrasi Mandek? Pernyataan Bahlil untuk Prabowo 2029 Tuai Sorotan Tajam

Tesnya dilakukan langsung di fasilitas resmi dan hasilnya tercatat di sistem ETS secara internasional, sehingga reputasinya dikenal lebih kuat dibandingkan jenis lain.

 

3. TOEFL PBT, Versi Lama yang Masih Diakui Instansi Tertentu

Sumber edukasi bahasa menjelaskan bahwa TOEFL PBT (Paper-Based Test) merupakan versi lama dari TOEFL kertas.

Walau sudah jarang digunakan secara global, PBT masih ditemukan di beberapa lembaga resmi dan tetap diterima sejumlah instansi pemerintah dengan catatan:

- Sertifikat dikeluarkan lembaga penyelenggara resmi

Baca Juga: WAJIB TAHU! CPNS 2026 Diprediksi Buka Formasi Besar, Ini Ada 6 Jurusan S1 yang Paling Dicari Instansi

- Nilai sesuai ambang batas minimal yang disyaratkan

Meski begitu, pelamar CPNS tetap disarankan memilih TOEFL ITP atau iBT yang lebih modern.

 

3. TOEFL CBT, Semakin Jarang, tetapi Masih Diakui

TOEFL CBT (Computer-Based Test) merupakan tes menggunakan komputer namun tidak berbasis internet.

Meski semakin jarang ditemui, format ini secara teknis masih diakui di beberapa lembaga pendidikan dan dapat diterima dalam seleksi CPNS sesuai ketentuan instansi.

Karena penyelenggaranya terbatas, hanya sedikit pelamar yang memilih jenis ini.

Baca Juga: Chiki Fawzi Ungkap Banyak Warga Aceh Meninggal Kelaparan, Pemerintah Diminta Gerak Lebih Cepat

Namun bagi wilayah tertentu yang tidak memungkinkan penyelenggaraan iBT, CBT dapat menjadi alternatif.

 

Instansi Bisa Berbeda dalam Menerima Jenis TOEFL

Satu hal penting: setiap instansi memiliki aturan sendiri terkait jenis TOEFL yang diterima.

Ada yang hanya menerima TOEFL ITP, tetapi ada juga yang sudah mengizinkan iBT sebagai standar penilaian bahasa Inggris.

Baca Juga: Geger Mahfud MD Ungkap Fakta! TNI Ambil Alih Penertiban Hutan, Polisi Disebut Menghalangi

Calon pelamar wajib mengecek kembali pengumuman resmi formasi CPNS 2026 agar tidak salah mengunggah berkas.

Dari empat jenis TOEFL yang dijelaskan ITP, iBT, PBT, dan CBT—yang paling umum diterima instansi CPNS adalah TOEFL ITP, disusul TOEFL iBT yang semakin populer dan diakui banyak lembaga.

Pelamar CPNS 2026 sebaiknya memilih jenis tes yang sesuai dengan ketentuan instansi sekaligus mempertimbangkan faktor biaya, lokasi tes, dan kebutuhan kompetensi bahasa.***