POJOKSATU.id, PANYABUNGAN—Sebuah video viral di Instagram yang memperlihatkan dua guru SDN 086 Dalan Lidang, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumut, baku hantam di ruangan.
Kedua guru yang berantam di ruangan ini bahkan sampai terjerembab ke lantai. Salah satu guru yang memakai seragam PNS bahkan beberapa kali membanting kursi ke meja di ruangan guru.
Kejadian mengerikan ini disebut terjadi beberapa hari lalu. SDN 086 ini berlokasi di Kelurahan Dalan Lidang, Kota Panyabungan, hanya berjarak sekitar 5 km saja dari kantor Dinas Pendidikan Madina.
Baca Juga: Mahasiswa Unpad Bandung Demo ke Jakarta, Sindir DPR, Masa Gak Bisa Selesain 17 PR-nya Malam Ini
“Suasana belajar di SD 086 Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, mendadak ricuh setelah terjadi keributan antar guru,” jelas narasi Instagram @faktamandailing.news dalam unggahan videonya seperti dilihat Jumat (5/9).
Dalam video itu terlihat, satu guru laki-laki tiba-tiba menuju ke arah meja guru lainnya dan membanting kursi ke atas meja beberapa kali.
Lalu, muncul salah seorang guru dari samping, langsung terlibat saling pukul dengan guru yang membanting kursi tadi.
Keduanya lalu bergumul hingga jatuh ke lantai. Sementara perekam video juga diduga salah seorang guru di sekolah tersebut.
Baca Juga: Demo Ricuh di Jakarta Sebabkan 160 Polisi Terluka, Kerugian Rp 180 Miliar, 43 Orang Jadi Tersangka
Belum jelas identitas guru yang mengamuk dan terlibat perkelahian tersebut.
Sementara itu, Plt Kadis Pendidikan Mandailing Natal, M Daud Batubara, mengatakan, sudah menerima laporan kejadian perkelahian guru di SDN 086 Dalan Lidang tersebut.
“Karena kondisinya agak berat sudah kita surati Inspektorat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Nanti rekomendasi hasil pemeriksaan Inspektorat akan ditindaklanjuti,” kata Daud Batubara via pesan singkat.
Disinggung kejadian ini diduga terjadi pada 19 Agustus lalu dan apakah Plt Kadis Pendidikan sudah menerima laporan pemeriksaan dari Inspektorat, Daud mengatakan belum menerima.
Namun kedua guru yang terlibat perkelahian tersebut, sudah dipanggil Plt Kadis Pendidikan.
“Belum ada kita terima hasilnya. Kita sudah panggil Minggu lalu. Setelah kita panggil kelihatannya sudah melewati ranah pembinaan sehingga disurati ke Inspektorat untuk diperiksa,” kata Plt Kadis Pendidikan Madina.***




