POJOKSATU.id - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan berencana memulai proses validasi pusat Tunjangan Profesi Guru (TPG) pada Februari 2026.

Tahapan ini menjadi krusial karena akan menentukan kelayakan guru dalam menerima TPG yang mulai 2026 direncanakan cair setiap bulan, bukan lagi per triwulan seperti sebelumnya.

Dalam mekanisme terbaru tersebut, Info GTK ditetapkan sebagai acuan utama penilaian kelayakan TPG.

Baca Juga: Nabiyil Anzal Resmi Jabat Lurah Plawad Karawang Timur

Artinya, seluruh data yang tercantum di Info GTK harus benar, mutakhir, dan sesuai ketentuan.

Salah satu aspek paling penting yang menjadi perhatian adalah linearitas data guru, baik dari sisi mata pelajaran, sertifikat pendidik, hingga riwayat mengajar.

Validasi pusat dilakukan dengan menarik data dari berbagai sistem terintegrasi, seperti Dapodik, BKN, dan Puslapdik.

Baca Juga: KDM Guncang Jawa Barat! Bupati hingga Kades Wajib Unggah Anggaran ke Medsos ‘Tak Ada Lagi yang Bisa Disembunyikan!’

Jika ditemukan ketidaksesuaian, maka status Info GTK bisa berwarna merah atau kuning, yang berpotensi menyebabkan penundaan bahkan gagal cairnya TPG pada bulan berjalan.

Oleh karena itu, bulan Januari 2026 menjadi masa krusial bagi guru untuk melakukan perbaikan dan pemutakhiran data.

Pada periode ini, satuan pendidikan dan operator sekolah biasanya menunggu rilis Dapodik versi terbaru sekaligus melakukan sinkronisasi data secara menyeluruh.

Baca Juga: Skema Baru TPG 2026 Lebih Cepat Cair, Validasi Data Diperketat, Ini yang Perlu Disiapkan Guru

Beberapa poin penting yang wajib diperhatikan guru agar lolos validasi pusat antara lain memastikan mata pelajaran yang diampu linier dengan sertifikat pendidik, beban mengajar telah memenuhi ketentuan minimal, serta status penempatan sekolah tercatat aktif dan sesuai.

Selain itu, data kepegawaian seperti pangkat, golongan, dan SK terakhir harus sudah diperbarui dan sinkron dengan data BKN.

Tak kalah penting, guru juga perlu memastikan NIK, NUPTK, dan NRG valid.

Jika NRG sudah muncul di Info GTK namun masih berwarna merah, guru tidak perlu panik.

Kondisi tersebut umumnya menandakan data sudah tercatat, tetapi masih menunggu proses validasi pusat yang akan berlangsung mulai Februari.

Baca Juga: Skema Baru TPG 2026 Lebih Cepat Cair, Validasi Data Diperketat, Ini yang Perlu Disiapkan Guru

Dengan skema TPG per bulan, sistem akan bekerja lebih ketat dan berkelanjutan.

Kesalahan kecil pada data berpotensi berdampak langsung pada keterlambatan pembayaran.

Karena itu, guru sangat disarankan untuk aktif memantau Info GTK secara berkala, berkoordinasi dengan operator sekolah, serta segera melakukan perbaikan jika ditemukan ketidaksesuaian.

Persiapan yang matang sejak Januari akan menjadi kunci agar proses validasi berjalan lancar dan TPG 2026 dapat diterima tepat waktu setiap bulan, sesuai dengan kebijakan baru yang tengah disiapkan pemerintah.***