POJOKSATU.id - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dijadwalkan mulai berlangsung pada Selasa, 21 April 2026 di seluruh pusat ujian nasional.
Para peserta kini memasuki fase persiapan intensif untuk menghadapi berbagai subtes yang menjadi syarat utama masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur tes nasional.
Salah satu bagian yang menjadi perhatian besar adalah subtes Pemahaman Bacaan dan Menulis, karena membutuhkan ketelitian tinggi serta manajemen waktu yang matang.
20 Soal Hanya 25 Menit
Pada subtes ini peserta harus menyelesaikan 20 soal dalam waktu 25 menit.
Durasi yang singkat membuat peserta tidak hanya dituntut memahami isi bacaan dengan cepat, tetapi juga mampu menganalisis struktur kalimat dan ketepatan penggunaan bahasa dalam waktu terbatas.
Banyak peserta menganggap subtes ini sederhana, padahal justru sering menjadi penentu skor akhir karena tingkat konsentrasi yang dibutuhkan sangat tinggi.
Materi yang Diujikan
Cakupan materi subtes Pemahaman Bacaan dan Menulis meliputi beberapa kemampuan penting, antara lain:
-
Pemilihan gagasan utama
-
Penataan struktur gagasan
-
Perbaikan gagasan dalam teks
-
Kohesi dan koherensi antarparagraf
-
Ketepatan diksi dan penulisan kata
-
Kesesuaian pernyataan dengan isi bacaan
Baca Juga: Usai Heboh Pulau Umang Dijual Rp 65 Miliar di Medsos, Pemprov Banten akan Data 81 Pulau Miliknya
Peserta harus jeli membaca soal karena sering kali pilihan jawaban terlihat mirip, namun memiliki makna berbeda.
Tema Hukum dan Bacaan Kompleks
Berdasarkan materi simulasi, peserta dapat dihadapkan pada teks bertema hukum, seperti pembahasan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU PTPK).
Dalam contoh tersebut, Mahkamah Konstitusi berpendapat bahwa frasa dapat merugikan keuangan negara tidak bertentangan dengan hak atas kepastian hukum selama ditafsirkan sesuai pertimbangan mahkamah.
Jenis bacaan seperti ini menuntut kemampuan analisis yang tajam, terutama dalam memahami hubungan antara norma hukum dan penerapannya.
Baca Juga: Kasus Keracunan MBG di Karawang, Pakar: Penyedia Makanan Bisa Dipidana
Tema Sejarah dan Perkembangan Uang
Selain hukum, peserta juga bisa menjumpai teks bertema sejarah perkembangan alat tukar.
Materi ini membahas evolusi sistem pembayaran mulai dari barter, penggunaan uang logam dan kertas, hingga kemunculan uang elektronik di era digital.
Soal seperti ini biasanya digunakan untuk mengukur kemampuan memahami alur gagasan dan hubungan antarparagraf.
Tips dari Tim Tentor Master
Tim Tentor Master dalam buku Wangsit SNBT menekankan pentingnya peserta cermat memilih jawaban, terutama pada soal yang menanyakan gagasan utama.
Kesalahan kecil seperti salah memahami konteks kalimat, keliru memilih diksi, atau terburu-buru membaca bacaan dapat membuat skor berkurang.
Karena itu, latihan rutin dengan contoh soal menjadi langkah penting menjelang ujian.
UTBK-SNBT tetap menjadi jalur utama bagi lulusan SMA sederajat untuk memperebutkan kursi di perguruan tinggi negeri favorit di seluruh Indonesia. ***




