POJOKSATU.ID - Ustadz Abdul Somad (UAS) hadir sebagai penceramah dalam kegiatan Penguatan Kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) yang digelar di wilayah Sukabumi.

Kegiatan ini diikuti oleh ASN Kemenag dan menjadi bagian dari upaya membangun karakter aparatur yang berintegritas dan berakhlak.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Agama dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Baca Juga: Kabar Gembira Jelang Lebaran! Pemkab Gorontalo Cairkan Rp18,4 Miliar THR dan Gaji ke-13 bagi 4.416 Guru ASN

Kehadiran UAS dinilai memberi warna tersendiri dalam penguatan nilai moral dan spiritual ASN.

 

ASN Kemenag Diperkuat dari Sisi Moral

Sekretaris Daerah (Sekda) setempat menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ceramah biasa.

Menurutnya, penguatan kualitas ASN harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi administrasi dan kinerja, tetapi juga dari sisi moral dan spiritual.

Baca Juga: PPPK 2026 Wajib Tahu! Urutan Pangkat dan Golongan PPPK 2026 Beserta Peluang Kenaikan Karier

ASN Kemenag, kata Sekda, memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan pelayanan keagamaan masyarakat.

Karena itu, integritas dan etika kerja menjadi hal yang sangat penting untuk terus diperkuat.

 

Ustadz Abdul Somad Tekankan Amanah dan Kejujuran

Dalam ceramahnya, Ustadz Abdul Somad menyampaikan pesan-pesan yang sederhana namun kuat.

Ia mengingatkan para ASN bahwa jabatan adalah amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada atasan, tetapi juga kepada Allah.

Dikutip Pojoksatu.id dari Jurnal Sukabumi, pada 26/-1/2-26, UAS berkata: 

"Pentingnya kejujuran, tanggung jawab, dan sikap amanah dalam menjalankan tugas. ASN adalah pelayan umat dan negara, bukan sekadar pelaksana birokrasi."

Pesan ini disampaikan dengan gaya khas UAS yang lugas dan mudah dipahami, sehingga mendapat perhatian serius dari para peserta.

 

ASN Bukan Sekadar Kerja, tapi Ibadah

Salah satu pesan yang ditekankan UAS adalah bahwa pekerjaan ASN, khususnya di Kemenag, harus diniatkan sebagai ibadah.

Baca Juga: PPPK 2026 Wajib Tahu! Urutan Pangkat dan Golongan PPPK 2026 Beserta Peluang Kenaikan Karier

Dengan niat yang benar, setiap tugas akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

Nilai-nilai keislaman seperti disiplin, keadilan, dan kepedulian sosial disebut sebagai fondasi penting dalam membangun ASN yang profesional dan berintegritas.

 

Dukung Reformasi Birokrasi

Sekda menilai kegiatan seperti ini sejalan dengan upaya reformasi birokrasi yang tengah dijalankan pemerintah.

Pendekatan spiritual dan etika kerja diyakini bisa memperkuat karakter ASN, sehingga pelayanan publik menjadi lebih baik dan dipercaya masyarakat.

Baca Juga: P2G Soroti Jalur Cepat PPPK Pegawai SPPG, Guru Honorer Merasa Ditinggalkan, Ini Penjelasannya

"ASN yang kuat secara moral akan lebih tahan terhadap godaan penyimpangan dan lebih fokus melayani masyarakat dengan tulus." ujar sekda.

 

Bangun ASN Berakhlak dan Berdedikasi

Kegiatan penguatan kualitas ASN ini bertujuan membentuk aparatur Kemenag yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan dedikasi tinggi.

Dengan bekal nilai keagamaan yang kuat, ASN diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa bisa terus dilakukan secara berkelanjutan.

Kehadiran Ustadz Abdul Somad dalam kegiatan Penguatan Kualitas ASN Kemenag di Sukabumi menjadi bagian dari strategi pembangunan karakter aparatur negara.

Baca Juga: P2G Soroti Jalur Cepat PPPK Pegawai SPPG, Guru Honorer Merasa Ditinggalkan, Ini Penjelasannya

Melalui pendekatan moral dan spiritual, ASN didorong untuk bekerja dengan jujur, amanah, dan profesional.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat integritas ASN Kemenag.***