POJOKSATU.id - Usai diviralkan Kiky Saputri, Kemdikbudristek langsung distribusikan SK CPNS 2024 yang sudah sangat dikeluhkan calon dosen perguruan tinggi negeri (PTN).
Disebutkan bahwa Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi mulai menerbitkan dan mendistribusikan SK CPNS dosen 2023.
Para calon dosen perguruan tinggi negeri tersebut merupakan hasil seleksi CPNS 2023 Kemdikdbudristek.
Saat ini, kementerian pimpinan Nadiem Makarim tersebut terus berkordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Kordinasi ini perlu dilakukan untuk mempercepat proses penerbitan SK pengangkatan sebagai dosen PNS.
Kemdikbudristek menyatakan, proses distribusi SK tersebut berlangsung mulai Kamis kemarin sampai dengan akhir Juli 2024.
Informasi terbaru ini disampaikan Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti, melalui keterangan tertulisnya pada Kamis 18 Juli 2024 malam.
Dikutip Pojoksaatu.id dari keterangan tersebut, Suharti menjelaskan, saat ini sudah 8.281 SK CPNS dosen 2023 yang sudah ditandatangani.
Sementara total keseluruhan CPNS Kemdikbudristek yang menunggu SK pengangkatan berjumlah 9.033 SK.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 684 nama masih dalam proses perbaikan persetujuan teknis yang sedang diproses bersama dengan BKN.
Per kemarin, SK-SK tersebut sudah mulai dikirimkan ke perguruan tinggi negeri masing-masing.
Sayangnya, pembagian SK tersebut seperti telat alias terlalu lama.
Sebab Kemdikburistek mengungkap, ada sebanyak 63 calon dosen PTN mengundurkan diri.
Sementara 21 lainnya tidak terdapat penggantinya, dan 42 lainnya masih menunggu hasil pengolahan data BKN.
Suharti menjelaskan, terkait hal ini, Kemdikbudristek selalu mengedepankan akuntabilitas dan kehati-hatian.
"Sehingga saat ini sebagian besar dokumen usulan telah diverifikasi dan mendapat persetujuan untuk proses penerbitan SK," kata dia.
Terakhir, ia mengimbau pimpinan PTN agar secepatnya menyampaikan SK pengangkatan dosen CPNS yang sudah diterima kepada calon dosen PTN tersebut.
Sebelumnya, komika Kiky Saputri mengunggah curhatan ribuan calon dosen PTN yang tidak segera diangkat sebagai CPNS.
Dalam unggahan tersebut Kiki menyertakan curhatan lengkap kronologi para CPNS dosen 2023 Kemdikbudristek yang tak kunjung mendapatkan SK.
Disebutkan bahwa jumlah calon dosen PTN tersebut total berjumlah 8.980 orang.
Selama ini mereka berpegangan pada timeline yang sudah ditetapkan.
Dimana usul penetapan NIP CPNS dilakukan pada 22 Februari sampai 22 Maret 2024.
Sejak diumumkan lulus seleksi CPNS 2023, banyak diantara mereka terpaksa resign dari kantor atau kampus tempat bekerja sebelumnya.
"Sejak saat itu kami sudah tidak lagi mendapatkan pemasukan untuk menafkahi keluarga," sebutnya.
Meski terpaksa resign, merek mulanya optimis karena tinggal menunggu SK pengangkatan CPNS dosen 2023.
Sebab setelah itu mereka akan mengajar di perguruan tinggi negeri (PTN) sesuai penempatan.
"Namun ternyata berbulan-bulan kami menunggu tidak ada kabar apapun dari Kemendikbud."
"Sementara CPNS kementerian lain sudah mulai bertugas, sudah menerima gaji, sudah mendapatkan tunjangan hari raya, sudah mendapatkan gaji 13 yang turun setiap bulan Juli," tuturnya.
Karenanya, para CPNS ini merasa ditelantarkan karena hingga kini belum menerima SK dosen Kemendikbud.
Baca Juga: Protes Cleansing di Jakarta, FSGI: Guru Honorer Harusnya Dikontrak, Bukan Dipecat
"Kami merasa tertipu. Kami ditelantari, kami mencoba menanyakan, jawabannya selalu meminta kami menunggu secara berkala, enggak jarang pakai gaslighting juga," pungkasnya.
Komika yang kerap meroasting pejabat negara itu langsung mengunggahnya melalui akun X pribadi miliknya.
"Lapor Pak! @nadiemmakarim beserta jajaran di @Kemdikbud_RI @Itjen_Kemdikbud @BKNgoid"
"Hak SK CPNS Dosen 2023 sampai saat ini belum dikeluarkan, bahkan tidak ada kejelasan jika memang ada penundaan."
"Mereka masih menunggu, sebab mereka butuh pekerjaan dan keluarganya butuh makan." sindir Kiky Saputri.***




