POJOKSATU.id – Bapak/Ibu operator sekolah pasti pernah mengalami ini, sudah upload tanda tangan kepala sekolah di kartu peserta TKA, tapi hasilnya gagal, tidak muncul, atau malah tampil kecil sekali saat dicetak.
Rasanya bikin pusing, ya, padahal deadline cetak kartu sudah mepet.
Tenang dulu, yuk.
Baca Juga: Gaji Ratusan PPPK Lumajang Tersendat! Sekda Bongkar Penyebabnya, Ternyata Karena Ini
Biasanya masalahnya bukan di sistemnya, tapi di format dan ukuran file tanda tangan yang belum sesuai.
Pastikan Format File Sesuai, PNG atau JPG
Salah satu penyebab upload TTD kartu TKA gagal adalah format file yang tidak sesuai.
Umumnya sistem hanya menerima format PNG atau JPG.
Kadang Bapak/Ibu merasa sudah benar, tapi ternyata filenya masih berformat JPEG atau bahkan PDF hasil scan langsung.
Sekilas memang terlihat sama, tapi sistem bisa menolak.
Cara ceknya gampang, nih:
1. Klik kanan file tanda tangan.
2. Pilih Properties.
3. Lihat bagian Type of file.
Kalau tertulis PNG atau JPG, berarti aman.
Kalau masih JPEG dan sistem bermasalah, sebaiknya konversi dulu ke PNG agar lebih stabil saat diunggah.
Ukuran File Jangan Terlalu Besar atau Terlalu Kecil
Selain format, ukuran file juga berpengaruh.
File yang terlalu besar bisa membuat proses upload gagal atau lama sekali.
Sebaliknya, file terlalu kecil bisa membuat tanda tangan tampak pecah atau buram.
Baca Juga: Puluhan Guru di Daerah Alami Kendala Pencairan TPG, Diduga Akibat Data Rekening Tertukar
Idealnya:
1. Ukuran file tidak lebih dari beberapa ratus KB.
2. Resolusi cukup jelas, tidak blur.
3. Tidak ada ruang kosong (space putih) berlebihan di sekeliling tanda tangan.
Nah, ini yang sering tidak disadari.
Baca Juga: Kendala Pemutakhiran Data SIMTUN Hambat Penyesuaian Gaji Pokok Guru di Daerah
Kalau tanda tangan discan lalu masih banyak ruang kosong di kiri-kanan atau atas-bawah, sistem akan menyesuaikan proporsinya sehingga terlihat kecil saat dicetak.
Solusinya? Crop dulu gambarnya sampai benar-benar pas di area tanda tangan.
Cara Cek Properti dan Resolusi Gambar
Bapak/Ibu juga bisa melihat detail gambar lewat menu Properties.
Langkahnya:
1. Klik kanan file.
2. Pilih Properties.
3. Masuk ke tab Details.
Di sana akan terlihat dimensi gambar (misalnya 800 x 400 pixel).
Untuk TTD digital, ukuran sedang seperti itu sudah cukup.
Tidak perlu ribuan pixel karena justru memperbesar ukuran file.
Kalau dimensinya terlalu besar, bisa dikecilkan menggunakan Paint atau aplikasi edit sederhana.
Crop Itu Penting, Jangan Diabaikan
Ini kunci utama yang sering bikin TTD terlihat kecil di kartu TKA.
Kalau file masih menyisakan banyak background putih, sistem akan membaca keseluruhan bidang sebagai satu gambar.
Akibatnya, tanda tangan di tengah terlihat kecil.
Yuk, buka file di Paint:
1. Klik Select
2. Pilih area tanda tangan saja
3. Klik Crop
4. Simpan ulang
Hasilnya biasanya langsung terlihat lebih proporsional saat diunggah ulang.
Koordinasi Soal Stempel, Jangan Asal
Ada juga pertanyaan, apakah harus pakai stempel atau cukup tanda tangan saja?
Untuk hal ini, sebaiknya Bapak/Ibu koordinasi dengan dinas setempat.
Karena kebijakan bisa berbeda tiap daerah.
Baca Juga: Meski Kontrak Cuma Setahun, PPPK Paruh Waktu di Gunungkidul Harap Dapat Diangkat Jadi Penuh Waktu
Jangan sampai sudah cetak banyak kartu, ternyata diminta revisi karena aturan administrasi berbeda.
Upload TTD kepala sekolah di kartu TKA memang terlihat sepele, tapi kalau salah teknis bisa bikin pekerjaan dobel.
Jadi sebelum panik dan upload berkali-kali, yuk cek dulu format file, ukuran, properti gambar, dan hasil crop-nya.
Pelan-pelan saja, Bapak/Ibu. Biasanya setelah file sudah rapi dan sesuai standar, proses upload langsung lancar tanpa drama lagi.***




