POJOKSATU.ID - Kabar gembira bagi seluruh pengguna Aplikasi Rapor Satuan Pendidikan (Rapor SP)! Setelah sebelumnya merilis versi 2025.1.1, kini telah hadir pembaruan terbaru yaitu Rapor SP Versi 2025.2.

Pembaruan ini menjawab berbagai masukan dan kebutuhan pengguna, mulai dari fitur unggulan seperti penambahan mata pelajaran lokal, unggah foto siswa oleh admin, hingga perbaikan pada fitur cetak transkrip nilai ijazah.

Aplikasi Rapor SP merupakan sistem penting dalam pengelolaan nilai siswa dan administrasi sekolah berbasis digital.

Baca Juga: LAPOR DIRI PPG Guru Tertentu 2025, Universitas Negeri Jakarta, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya, Grup Telegram PPG GT 2025 RESMI di Sini!

Dalam versi 2025.2 ini, pengembang Rapor SP berfokus pada peningkatan fungsionalitas serta perbaikan bug yang sempat muncul pada versi sebelumnya.

Salah satu pembaruan paling krusial adalah penanganan data ganda yang sering muncul akibat kesalahan prosedur dalam proses restore dan sinkronisasi data dari Dapodik.

Fitur Terbaru Rapor SP Versi 2025.2
Berikut adalah daftar lengkap pembaruan dan penambahan fitur pada Rapor SP versi 2025.2:

Baca Juga: Kode Nasi Goreng, Pertemuan Politik Presiden Prabowo dan Ketum PDIP Megawati Selalu Penting

1. Update Format SKL (Surat Keterangan Lulus) ke versi 2025.0.1 untuk tampilan yang lebih informatif.

2. Penambahan fitur ubah data mengajar pada versi 2025.0.2.

3. Perlindungan referensi identitas SKL saat pembersihan database guna mencegah penghapusan data penting (bug 2025).

4. Fitur unggah foto siswa melalui akun admin yang kini tersedia di versi 2025.1.

Baca Juga: Penemuan Bayi dalam Paket Ojol Terungkap, Polisi Tangkap Dua Pelaku di Medan Belawan

5. Fitur download leger nilai siswa dari semester 1 hingga akhir untuk keperluan dokumentasi dan akreditasi (2025.1).

6. Penambahan fitur untuk menambahkan mata pelajaran lokal yang tidak tercantum dalam mapping pembelajaran Dapodik (2025.1.1).

7. Fitur penghapusan data pelengkap siswa ganda yang sering muncul akibat proses restore yang tidak sesuai (2025.2).

8. Fitur serupa juga tersedia untuk data pelengkap guru ganda (2025.2).

Baca Juga: Pengamat Nilai Penindakan Premanisme Ormas Tak Hanya Tugas Polri, Tapi Tugas Bersama

9. Penambahan fitur untuk menghapus data ekstrakurikuler ganda yang tidak valid (2025.2).

10. Perbaikan signifikan pada fitur cetak transkrip nilai ijazah, kini mendukung tampilan kelompok mata pelajaran dan baris rata-rata yang lebih rapi dan sesuai kebutuhan sekolah (2025.2).

Panduan Lengkap Update ke Versi 2025.2
Bagi pengguna yang ingin melakukan pembaruan ke versi terbaru ini, berikut langkah-langkah mudah yang bisa diikuti:

1. Pastikan aplikasi Anda telah berada di versi 2025 atau 2025.0.2 ke atas.

Baca Juga: Tersedia Dua Jalur Seleksi, Pendaftaran SPMB Mandiri UIN Jakarta Dibuka Hari Ini

2. Untuk pengguna Linux, lakukan optimalisasi sesuai panduan di:
Instal Rapor SP di VPS Linux Ubuntu

3. Login sebagai Administrator di aplikasi Rapor SP.

4. Klik menu Update Aplikasi, pastikan koneksi internet stabil.

5. Pada halaman update, klik tombol Mulai Update dan tunggu hingga proses selesai.

6. Setelah update selesai, refresh halaman dan login ulang.

Baca Juga: Komitmen Rp1,3 Triliun untuk Vaksin, Kunjungan Bill Gates ke Indonesia Tetap Diwarnai Kontroversi

7. Selesai! Aplikasi Anda kini sudah menggunakan versi terbaru 2025.2.

Untuk informasi resmi dan panduan tambahan, silakan kunjungi tautan berikut: Update Aplikasi Rapor SP Versi 2025.2 - Blog Pasek

Mengapa Harus Update ke Versi 2025.2?
Rapor SP versi 2025.2 tidak hanya menawarkan fitur baru, tetapi juga memperbaiki kesalahan kritis yang dapat memengaruhi akurasi data dan validitas administrasi akademik sekolah.

Baca Juga: Sempat Cinlok sama Cinta Brian, Ini Sosok Callista Arum Mantan Kekasih Tercantik, Dari Atlet Jadi Aktris Sinetron, Sudah Bergaya Prewedding Loh!

Dengan pembaruan ini, sekolah akan lebih siap menghadapi audit data, akreditasi, hingga penerbitan dokumen resmi siswa secara digital dan efisien.

Selain itu, fleksibilitas dalam menambahkan mata pelajaran lokal memberikan ruang adaptasi terhadap kurikulum sekolah yang beragam, termasuk kearifan lokal dan program unggulan daerah. ***