POJOKSATU.id – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Pada tahun 2025,
UNS resmi ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi berstatus Unggul dalam Sistem Informasi Kinerja dan Tata Kelola Kemahasiswaan (Simkatmawa) oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Predikat Unggul ini sekaligus menegaskan posisi UNS sebagai perguruan tinggi yang mampu menjaga kualitas layanan kemahasiswaan secara konsisten dari tahun ke tahun.
Baca Juga: PPPK Harus Tau! Ini Alasan Pemerintah Hapus Skema PPPK Paruh Waktu dalam Revisi UU ASN
Cermin Kualitas Layanan Kemahasiswaan Nasional
Direktur Direktorat Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Joko Sutrisno, menjelaskan bahwa Simkatmawa merupakan program pemeringkatan nasional dari Belmawa Kemendiktisaintek.
Program ini dirancang untuk mengukur mutu layanan kemahasiswaan serta capaian prestasi mahasiswa, baik akademik maupun nonakademik, secara menyeluruh.
Tidak hanya menilai prestasi semata, Simkatmawa juga mendorong perguruan tinggi membangun ekosistem yang kondusif bagi kreativitas, inovasi, kewirausahaan, dan pengembangan karakter mahasiswa.
Baca Juga: Masker Enzim Mulai Dilirik: Manfaat dan Cara Kerjanya untuk Kulit Kusam
"Penetapan UNS sebagai perguruan tinggi berstatus Unggul mencerminkan pengakuan nasional atas kualitas layanan kemahasiswaan yang telah dibangun secara konsisten," katanya.
Dukungan Ekosistem dan Tata Kelola yang Mumpuni
Capaian ini menunjukkan bahwa UNS mampu menghadirkan pendampingan dan fasilitas terbaik bagi mahasiswa.
Konsistensi dalam penyediaan ruang aktualisasi, pendampingan prestasi, hingga berbagai bentuk dukungan inovasi menjadi poin penting dalam penilaian.
Baca Juga: Prof Zudan Tegaskan Formasi CASN 2026 Belum Bisa Dipastikan, Pemerintah Masih Hitung Kebutuhan ASN
Selain itu, tata kelola organisasi kemahasiswaan UNS dinilai baik, transparan, serta berkelanjutan.
Tidak heran bila beragam program kreativitas dan inovasi mahasiswa UNS mampu melahirkan karya yang berdaya saing hingga level global.
Prof. Joko Sutrisno, M.P., juga memberikan apresiasi kepada seluruh unsur yang berkontribusi dalam capaian ini.
“Capaian status Unggul pada Simkatmawa 2025 merupakan bentuk pengakuan nasional atas komitmen UNS dalam membangun budaya prestasi mahasiswa.
Baca Juga: Mendikdasmen Imbau Sekolah Jangan Kasih PR Berlebihan Saat Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Ke depan, kami berkomitmen memperkuat ekosistem kemahasiswaan yang semakin inovatif, inklusif, dan berdaya saing,” terangnya, Rabu (26/11/2025).
Komponen Penilaian dan Klasterisasi Perguruan Tinggi
Penilaian Simkatmawa 2025 didasarkan pada dokumen capaian tahun 2024.
Ada tiga komponen utama yang dijadikan landasan: aspek kelembagaan kemahasiswaan, kegiatan mandiri yang mencakup prestasi dan rekognisi non-lomba, serta partisipasi perguruan tinggi dalam kegiatan Direktorat Belmawa.
Baca Juga: Berhentilah Menuding Banjir Besar Sumatera Karena Cuaca Ekstrim, Kita Sudah Lama Merusak Alam
Dalam pemeringkatan, perguruan tinggi dikelompokkan ke dalam beberapa klaster.
UNS masuk dalam kategori Perguruan Tinggi Akademik Klaster I, yakni perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa lebih dari 7.000.
Di klaster ini, predikat Unggul diberikan kepada perguruan tinggi yang meraih nilai akhir minimal 1.000—tanda capaian tertinggi dalam kualitas layanan dan kinerja prestasi mahasiswa.
Baca Juga: Pencairan Gaji Pensiunan Dimulai 1 Desember, Golongan Ini Tetap Dapat Nominal Paling Kecil
Komitmen Berkelanjutan UNS
Predikat Unggul ini menjadi bukti kolaborasi seluruh sivitas akademika—mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga unit pendukung kemahasiswaan dalam menjaga mutu layanan dan pendampingan yang berkelanjutan.
Dengan capaian tersebut, UNS menegaskan diri sebagai perguruan tinggi yang terus mendorong lahirnya pemimpin muda berintegritas, kreatif, dan kompetitif baik di tingkat nasional maupun global.
Baca Juga: Social Battery Habis Makin Sering Terjadi: Kenali Sebab dan Solusi Aman Memperbaikinya
UNS juga menunjukkan kontribusinya terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya pada indikator Pendidikan Berkualitas.***




