POJOKSATU.id - Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta (UNS) kembali membuka peluang bagi para penghafal Al-Quran untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri. 

Pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, UNS menyediakan jalur khusus tahfiz dalam perebutan kursi mahasiswa baru.

Informasi tersebut disampaikan melalui papan pengumuman di akun Instagram resmi @uns.official. 

Jalur tahfiz ini disiapkan sebagai bentuk apresiasi kampus kepada para hafiz dan hafizah yang memiliki capaian hafalan Al-Quran. 

“Perkembangan saat ini menjadikan tahfiz sebagai salah satu pilihan untuk bisa masuk ke perguruan tinggi negeri,” tulis UNS dalam keterangannya.

Baca Juga: SNBP 2026 Boleh Ambil Berapa Prodi? Ini Aturan Lengkap yang Wajib Diketahui

Meski berlabel jalur khusus, mekanisme seleksi SNBP tahfiz tetap mengacu pada aturan umum. 

Nilai rapor dan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) tetap menjadi komponen utama penilaian. Bedanya, peserta wajib melampirkan sertifikat tahfiz sebagai bukti dan validasi hafalan yang dimiliki.

UNS menetapkan syarat hafalan minimal 15 juz bagi calon mahasiswa yang mendaftar lewat jalur ini. 

Hafalan tersebut nantinya akan diuji secara langsung saat proses pendaftaran. 

“Hanya tes hafalan saja sesuai dengan kebutuhan tester dan lembaga,” demikian penjelasan pihak universitas.

Baca Juga: Pemerintah Godok Sekolah Terintegrasi, Targetkan Pendidikan Gratis di Setiap Kecamatan

Ketentuan lainnya, peserta jalur tahfiz hanya diperbolehkan memilih program studi tertentu yang telah ditetapkan UNS. 

Daftar program studi tersebut baru akan diumumkan setelah calon mahasiswa mendaftar dan mengikuti alur pendaftaran yang ditentukan.

Perlu dicatat, lolos SNBP jalur tahfiz tidak otomatis membuat mahasiswa mendapatkan beasiswa. 

Kesempatan memperoleh bantuan biaya pendidikan masih harus diperjuangkan kembali setelah resmi diterima sebagai mahasiswa UNS. 

Sementara itu, besaran biaya kuliah di UNS bervariasi, mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 21 juta per semester, tergantung program studi dan golongan UKT.

Baca Juga: Tol Ciawi–Sukabumi Seksi 3 Sudah 71,95 Persen, Bisa Dipakai Saat Mudik Lebaran?

Jadwal Lengkap SNBP 2026

  • Pengumuman Kuota Sekolah: 29 Desember 2025
  • Masa Sanggah: 29 Desember 2025 – 15 Januari 2026
  • Registrasi Akun SNPMB Sekolah: 05 – 26 Januari 2026
  • Pengisian PDSS oleh Sekolah: 05 Januari – 02 Februari 2026
  • Registrasi Akun SNPMB Siswa: 12 Januari – 18 Februari 2026
  • Pendaftaran SNBP: 03 – 18 Februari 2026
  • Pengumuman Hasil SNBP: 31 Maret 2026
  • Masa Unduh Kartu Peserta SNBP: 03 Februari – 30 April 2026

 Baca Juga: Data BPS 2026 Ungkap Fakta Mengejutkan, Ketimpangan di Kota Lebih Parah dari Desa, Ini Sebabnya

Tahapan Pendaftaran SNBP 2026

Siswa eligible yang datanya telah masuk PDSS melakukan pendaftaran melalui portal SNPMB menggunakan akun SNPMB Siswa. 

Peserta wajib memahami ketentuan pemilihan program studi serta persyaratan khusus yang ditetapkan PTN tujuan.

Bagi pendaftar program studi Seni dan Olahraga, portofolio dan dokumen keterampilan yang disahkan Kepala Sekolah wajib diunggah sesuai pedoman. 

Seluruh peserta juga diwajibkan mencetak Kartu Peserta SNBP sebagai bukti sah keikutsertaan seleksi.

Baca Juga: 7 Destinasi Cap Go Meh 2026 di Indonesia, dari Bogor hingga Makassar

Komponen dan Tahapan Seleksi

Seleksi SNBP didasarkan pada nilai rapor seluruh mata pelajaran dengan bobot minimal 50 persen. 

Sisanya dihitung dari nilai rapor maksimal dua mata pelajaran pendukung, portofolio, dan atau prestasi, dengan bobot paling banyak 50 persen. 

Komposisi persentase ditetapkan masing-masing PTN.

Proses seleksi dilakukan berdasarkan urutan pilihan program studi. Jika peserta tidak lolos di pilihan pertama, maka akan dipertimbangkan pada pilihan program studi kedua. ***