POJOKSATU.id - Universitas Padjadjaran (Unpad) sebagai Perguruan Tinggi Negeri membuka penerimaan mahasiswa baru di tahun akademik pendidikan 2024/2025.

Pada proses penerima mahasiswa baru tahun akademik 2024/2025, Universitas Padjadjaran membuka tiga jalur penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun 2024.

Tiga jalur yang dibuka oleh Unpad adalah jalur SNBP, SNBT, dan juga jalur mandiri yang diselenggarakan langsung oleh Unpad .

Baca Juga: PDIP Umumkan Nama Caleg DPRD Kota Bandung pada Pemilu 2024

Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) menjadi syarat yang harus diikuti calon mahasiswa baru Unpad.

Di tahun 2024 ini ada sejumlah perbedaan kebijakan pada seleksi masuk Unpad dibandingkan tahun sebelumnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Arief S. Kartasasmita
mengatakan, perbedaannya l pada jalur mandiri Unpad di tahun 2024 tidak lagi menggunakan sistem ujian, melainkan hanya menggunakan nilai SNBT.

Baca Juga: Oknum Komisioner KPU Padangsidempuan Kena OTT Tim Saber Pungli Ditreskrimum Polda Sumut

Untuk itu, Prof. Arief mengimbau kepada para calon mahasiswa baru yang tengah mempersiapkan diri mengikuti seleksi mandiri Unpad agar mengikuti proses seleksi SNBT terlebih dahulu.

 “Jadi kalau dulu mau daftar seleksi masuk Unpad harus ujian lagi, sekarang murni menggunakan nilai SNBT, sehingga tidak perlu ujian dua kali. Ini yang berbeda dengan tahun lalu. Jadi mohon kalau mau ikut mandiri Unpad jangan sampai tidak ikut SNBT, karena kalau tidak nanti tidak bisa ikut mandiri Unpad,” kata Prof. Arief.

Prof. Arief juga menjelaskan bahwa calon mahasiswa yang diterima di jalur SNBP dan tidak mengambil kesempatan tersebut, maka yang bersangkutan tidak bisa mengikuti jalur SNBT dan mandiri. Hal ini diberlakukan untuk menghindari mahasiswa yang menyia-nyiakan kuota yang telah terpakai.

Baca Juga: Tim Bus Operasi Lapangan Pemprov Sumut Menangani 12 Pasien Bibir Sumbing Anak dan Balita di Gunungsitoli Selatan

“Pokoknya satu sistem diterima, tetapi tidak diambil, maka sistem berikutnya tidak bisa ikut. Kalau sekarang tidak diambil maka dia semacam diblacklist baik oleh pemerintah atau oleh Unpad,” jelasnya.

Kebijakan baru yang diterapkan pada program sarjana terapan ini adalah pilihan proses seleksi masuk yang tidak hanya melalui jalur mandiri saja, tetapi juga tergabung ke dalam seleksi nasional seperti SNBP dan SNBT.

“Jadi untuk teman-teman yang mau masuk vokasi maka jangan khawatir. Karena dulu harus membayar Iuran Pengembangan Universitas untuk mandiri, sekarang kalau masuk ke program nasional tidak perlu membayar itu,” ujar Prof. Arief. ***