POJOKSATU.id — Dosen dan mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Dosen Program Studi Pendidikan Fisika, Dr. Irma Rahma Suwarma, S.Si., M.Pd., Ph.D., berhasil meraih penghargaan bergengsi Next Generation Frontiers in STEAM Education Award.
Tak hanya itu, tim mahasiswa UPI juga sukses menyabet penghargaan tertinggi Grand Award dalam ajang International Mathematical and Science Creativity Competition (IMSCC) 2025 yang digelar di Gyeonggido, Korea Selatan, pada Sabtu, 18 Oktober 2025.
Baca Juga: Beasiswa Pra-Doktoral 2025, Jembatan Ilmu dari Wilayah 3T Menuju Indonesia Emas
Ajang IMSCC 2025 merupakan kompetisi internasional tahunan yang sudah memasuki tahun ke-19.
Kompetisi ini melibatkan akademisi, peneliti, guru, dan siswa dari berbagai negara dalam proyek-proyek kolaboratif berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics).
Tahun ini, peserta datang dari berbagai negara seperti Korea Selatan, Hong Kong, Tiongkok, Swedia, Mongolia, Oman, Filipina, dan Indonesia.
Baca Juga: Kemdiktisaintek Naikkan Dana Uji Produk Riset hingga Rp150 Juta per Usulan
Prestasi gemilang ini menegaskan posisi UPI sebagai universitas yang konsisten mencetak inovator pendidikan berdaya saing global.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen UPI dalam membangun ekosistem akademik yang mendorong inovasi dan kolaborasi riset lintas negara.
Di bawah bimbingan Dr. Irma Rahma Suwarma, ini tim mahasiswa yang berkolaborasi terdiri daru;
1. Muhammad Hafizh Muliakoswara, S.Pd. (S2 Pendidikan Fisika)
2. Azzahra Salsabila (S1 Pendidikan Fisika)
3. Khairunnisah (S1 Pendidikan Fisika)
4. Diki Firmansyah (S1 Pendidikan Teknik Elektro)
Mereka berhasil menerapkan ilmu yang mereka pelajari untuk menciptakan solusi pembelajaran berbasis STEAM.
Proyek inovatif ini berfokus pada penggunaan media pembelajaran 4D Frame dengan tema “Pioneering Space: Go to the Moon and Mars Together”.
Melalui proyek tersebut, tim UPI berhasil menyederhanakan konsep sains yang kompleks menjadi kegiatan belajar yang interaktif, aplikatif, dan mudah dipahami oleh peserta didik.
Inovasi ini juga menjadi bentuk nyata dukungan UPI terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Baca Juga: Hindari Bullying di Sekolah, Homeschooling Bisa Jadi Pilihan, Belajar di Rumah Jadi Lebih Seru
Proyek tersebut berkontribusi pada:
-SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): menghadirkan media pembelajaran yang inklusif, kreatif, dan mendorong literasi sains global.
-SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur): menerapkan teknologi pendidikan berbasis riset.
-SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): menjalin kolaborasi internasional antara dosen, mahasiswa, dan lembaga pendidikan dari berbagai negara.
Rangkaian acara IMSCC 2025 berlangsung meriah dan dihadiri oleh pimpinan FAS Foundation serta perwakilan berbagai institusi pendidikan internasional.
Momen penganugerahan menjadi saat penuh haru dan kebanggaan bagi delegasi UPI yang hadir di Korea Selatan.
Keberhasilan ini menegaskan posisi UPI sebagai universitas pelopor inovasi pendidikan STEM di Indonesia, sekaligus menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus menorehkan prestasi. ***




