POJOKSATU.id - Universitas Riau (UNRI) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri yang memiliki perjalanan panjang dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
UNRI didirikan pada 1 Oktober 1962, berdasarkan Surat Keputusan Yayasan UNRI Nomor 02/KPTS/JUR/62, dan diperkuat dengan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Nomor 123 tanggal 20 September 1963.
Pada masa awal berdiri, Universitas Riau hanya memiliki dua fakultas, yakni Fakultas Ketatanegaraan dan Ketataniagaan serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Baca Juga: Cara Mengganti Nama Link Google Form agar Lebih Pendek dan Mudah Diingat
Seiring meningkatnya kebutuhan pendidikan tinggi, UNRI terus berkembang dengan membuka Fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam pada tahun 1963, disusul Fakultas Perikanan pada 1964, sehingga saat itu UNRI memiliki lima fakultas.
Perjalanan kelembagaan UNRI mengalami dinamika. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sempat memisahkan diri pada 1964 dan menjadi IKIP Jakarta Cabang Pekanbaru, sebelum kembali bergabung dengan UNRI pada 1968.
Upaya penguatan bidang eksakta juga dilakukan dengan dirintisnya Fakultas Non Gelar Teknologi pada 1979.
Baca Juga: JHT Puluhan Juta Tertahan! PPPK Paruh Waktu Medan Curhat ke Presiden Prabowo
Memasuki tahun 1983, melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1983, struktur fakultas di Universitas Riau disederhanakan menjadi enam fakultas.
Diantaranya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Perikanan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta Fakultas Non Gelar Teknologi.
Perkembangan UNRI semakin pesat pada era 1990-an.
Fakultas Pertanian resmi dibuka pada 1993, disusul pendirian Fakultas Teknik yang ditetapkan melalui SK Menteri Pendidikan Nasional pada 21 Desember 2000.
Baca Juga: Catat! KIP Kuliah 2026 Segera Dibuka, Calon Mahasiswa Wajib Tahu
Program Studi Pendidikan Dokter mulai dibuka pada 2001 dan kemudian berkembang menjadi Fakultas Kedokteran pada 2005, bersamaan dengan pendirian Fakultas Hukum.
Transformasi kelembagaan terus berlanjut.
Pada 2017, UNRI mendirikan Fakultas Keperawatan, sekaligus melakukan perubahan nomenklatur Fakultas Ekonomi menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan menjadi Fakultas Perikanan dan Kelautan.
Hingga kini, UNRI memiliki sepuluh fakultas serta Program Pascasarjana dengan tiga program doktoral dan 20 program magister.
Dalam perjalanan kepemimpinannya, Universitas Riau juga mengalami perubahan sistem manajemen dari sistem presidium ke sistem rektor.
Baca Juga: HEBOH! Darurat 7 Hari Nasional di Indonesia, Itu Fakta atau Narasi Perang Dunia Ketiga?
Sejumlah tokoh tercatat pernah memimpin UNRI, mulai dari Brigjen H. Kaharuddin Nasution hingga Rektor saat ini Prof. Dr. Sri Indarti, SE., M.Si, yang menjabat untuk periode 2022–2026.
Dari sisi sarana, UNRI memiliki beberapa kampus penunjang.
Kampus utama Bina Widya seluas lebih dari 345 hektare menjadi pusat kegiatan akademik sejak 1983.
Selain itu, terdapat Kampus Purnama di Dumai, Kampus Pattimura dan Thamrin di Pekanbaru, serta kampus khusus Fakultas Kedokteran dan kampus eks SGO untuk bidang keolahragaan.
Menghadapi tantangan masa depan, Universitas Riau menetapkan visi menjadi universitas riset unggul bermartabat di bidang sains dan teknologi di kawasan Asia Tenggara pada tahun 2035.
Baca Juga: Universitas Faletehan Perkuat Kiprah Global di Bidang Sains dan Teknologi Kesehatan
Visi ini dijalankan melalui misi peningkatan mutu pendidikan, penguatan riset untuk menjawab persoalan nasional dan regional, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai kontribusi nyata bagi pembangunan.
Dengan sejarah panjang, Universitas Riau terus meneguhkan perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang berdaya saing, tidak hanya bagi Riau, tetapi juga untuk kawasan Asia Tenggara. ***




