POJOKSATU.id - Kehadiran Universitas Halim Sanusi PUI Bandung tidak dapat dilepaskan dari perjalanan panjang Persatuan Ummat Islam (PUI) dalam mengembangkan pendidikan tinggi di Jawa Barat.

Sebelum bertransformasi menjadi universitas, PUI telah lebih dahulu mendirikan sejumlah perguruan tinggi berbentuk Sekolah Tinggi, seperti Sekolah Tinggi Agama Islam, Sekolah Tinggi Ekonomi Islam, serta Sekolah Tinggi Ilmu-Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang tersebar di Sukabumi, Majalengka, Ciamis, dan Cirebon.

Pengalaman panjang inilah yang menjadi fondasi kuat lahirnya sebuah universitas sebagai jawaban atas kebutuhan zaman.

Baca Juga: Sosok Andar Amin Harahap Eks Walikota Psp di Usia 31 Tahun, Sedang Disorot Kasus Istri Siri

Kesadaran kolektif keluarga besar PUI terhadap dinamika pembangunan bangsa dan kompleksitas persoalan ummat mendorong lahirnya Universitas Halim Sanusi PUI Bandung.

Transformasi ini bukan semata perubahan bentuk kelembagaan, melainkan langkah strategis untuk memperluas cakupan keilmuan, meningkatkan jenjang akademik, serta memperkuat daya saing lulusan di tengah arus globalisasi yang kian kompetitif.

Universitas Halim Sanusi PUI Bandung pun tercatat sebagai satu-satunya perguruan tinggi berbentuk universitas yang berada di bawah naungan Persatuan Ummat Islam dengan pengelolaan langsung Badan Pelaksana Harian PUI.

Baca Juga: Universitas Al-Azhar Indonesia, Kampus Berkarakter Islami dengan Visi Global

Legalitas pendirian universitas ini diperkuat melalui Surat Keputusan Pendirian Universitas Nomor 606/E/O/2014 tertanggal 17 Oktober 2014 tentang izin pendirian Universitas Halim Sanusi di Kota Bandung oleh Perkumpulan Persatuan Ummat Islam.

Izin tersebut ditandatangani oleh Pejabat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi saat itu, Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, yang menandai dimulainya secara resmi penyelenggaraan pendidikan di Universitas Halim Sanusi PUI Bandung.

Keputusan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan Keputusan Majelis Syura PUI tanggal 26 Ramadhan 1437 H atau 1 Juli 2016 Nomor 07/SK/MS/2016 tentang pembentukan Badan Pembina Harian Perguruan Tinggi dan pendirian Universitas Halim Sanusi PUI.

Melalui keputusan ini, universitas memperoleh izin menyelenggarakan sepuluh program studi lintas disiplin ilmu, yang mencerminkan visi integratif antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan modern.

Baca Juga: TPG Januari Terancam Tertunda? Ini Cara Cek Data Real Time Guru Tanpa Menunggu Info GTK Update

Sepuluh program studi tersebut meliputi Ekonomi Islam, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Ilmu Komunikasi, Manajemen, Teknik Informatika, Teknik Elektro, Agroteknologi, Ilmu Biologi, Ilmu Fisika, dan Farmasi.

Dari keseluruhan program studi itu, lima program studi pertama mulai menerima mahasiswa pada tahun akademik 2017/2018, sementara lima program studi lainnya resmi dibuka pada tahun ajaran 2018/2019.

Sejak saat itulah proses pendidikan Universitas Halim Sanusi PUI Bandung berjalan aktif di kampus yang beralamat di Jalan Laskar Wanita Indonesia (Laswi) Nomor 1, Kota Bandung.

Dalam arah pengembangannya, Universitas Halim Sanusi PUI Bandung menetapkan visi besar untuk menjadi perguruan tinggi berkualitas dan unggul yang mengintegrasikan ilmu agama Islam dengan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni di tingkat nasional pada tahun 2030.

Baca Juga: Cara Membuat Link Google Meet dengan Mudah, Bisa dari HP atau Laptop

Visi ini menjadi kompas dalam setiap kebijakan akademik dan kelembagaan yang dijalankan universitas.

Visi tersebut diterjemahkan ke dalam sejumlah misi strategis, di antaranya menyelenggarakan pendidikan tinggi sebagai proses pemahaman dan pengamalan agama Islam yang terpadu dengan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

Universitas juga berkomitmen mengembangkan penelitian dan kajian ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selain itu, Universitas Halim Sanusi PUI Bandung diarahkan menjadi perguruan tinggi berwawasan entrepreneur, efektif melayani kebutuhan masyarakat, serta memperjuangkan kepentingan ummat.

Penguatan jejaring kerja sama nasional dan global melalui sistem informasi manajemen juga menjadi bagian dari misi besar universitas sebagai lembaga perjuangan ummat di era modern.

Baca Juga: Viral di Medsos! BKN Pastikan Informasi Seleksi Kemenkes 2026 adalah Hoaks, Ini Penjelasan Resminya

Secara tujuan, Universitas Halim Sanusi PUI Bandung menempatkan pengembangan potensi mahasiswa sebagai prioritas utama.

Mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi insan beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, kompeten, dan berbudaya demi kepentingan bangsa.

Universitas juga menargetkan lahirnya lulusan yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan daya saing nasional.

Lebih jauh, tujuan khusus universitas diarahkan pada pembentukan lulusan yang memiliki pemahaman ajaran Islam yang terpadu dengan ilmu pengetahuan dan kebudayaan Indonesia.

Baca Juga: Tak Perlu ke Studio, Ini Panduan Lengkap Membuat Pas Foto Formal Pakai Gemini AI

Lulusan diharapkan mampu berperan sebagai ulul albab, yakni ilmuwan yang beriman, bertakwa, berakhlak karimah, serta mampu memecahkan persoalan masyarakat melalui penelitian dan pengembangan yang relevan dengan kebutuhan lingkungan.

Universitas Halim Sanusi PUI Bandung juga menanamkan semangat kemandirian, kewirausahaan, serta jiwa pengabdian dan perjuangan ummat.

Nilai mujahadah, tarbiyah, dan dakwah dengan prinsip amar ma’ruf nahi munkar ditanamkan sebagai ruh pendidikan, dengan keikhlasan, perbaikan berkelanjutan, dan kecintaan sebagai fondasi perjuangan.

Baca Juga: Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Lengkap dengan Soal dan Pembahasan

Pada akhirnya, Universitas Halim Sanusi PUI Bandung hadir bukan sekadar sebagai institusi akademik, melainkan sebagai ikhtiar panjang Persatuan Ummat Islam dalam membangun peradaban melalui pendidikan.

Dari kampus inilah diharapkan lahir generasi muslim intelektual yang teguh dalam iman, luas dalam ilmu, dan kokoh dalam pengabdian bagi ummat, bangsa, dan kemanusiaan ***