POJOKSATU.id - Universitas Pertahanan (UNHAN) memberikan kabar gembiran nih.

Pasalnya UNHAN Kembali membuka pendaftaran untuk Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia atau SPPI tahun 2025.

Pendaftaran SPPI 2025 di UNHAN ini dibuka bagi lulusan D3 hingga S2.

Banyak keuntungan yang didapatkan bagi peserta SPPI 2025 ini.

Salah satunya adalah peserta yang terpilih nantinya akan langsung ditempatkan sebagai Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga: Ada 300 Ribu Honorer di Berbagai Daerah yang Tidak Didaftarkan PPPK 2024, Bagaimana Nasibnya? Begini Solusi dari Menpan RB

Penempatannya sendiri di seluruh Indonesia dan berada di Bawah Badan Gizi Nasional.

Status kepagawaian dari peserta SPPI yang terpilih ini nanti adalah ASN pada Badan Gizi Nasional.

Untuk besaran gajinya disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan ASN.

Selain gaji, ada juga tunjangan yang didapatkan lho.

Mau tahu apa saja persyaratan SPPI 2025 di UNHAN?

1. Warga Negara Indonesia (WNI)

2. Usia peserta maksimal 30 tahun

3. Lulus Pendidikan D-4/S-1 atau S-2 dari semua jurusan

Baca Juga: Cek Hoaks dan Fakta! Apakah Benar Pendaftaran SPPI Batch 3 Dibuka? Bagaimana Penjelasan Resmi Badan Gizi Nasional?

4. Ijazah pelamar yang diakui yaitu ijazah yang diperoleh dari Perguruan Tinggi terakreditasi oleh Kemendiktisaintek atau ijazah yang diperoleh dari Perguruan Tinggi Luar Negeri, yang telah mendapat penetapan penyetaraan dari Panitia Penilaian Ijazah Luar Negeri Kemendiktisainte

5. Tidak pernah dihukum penjara berdasarkan putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan.

6. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai CPNS/PNS, anggota TNI/POLRI, pegawai BUMN/BUMD atau tidak pernah diberhentikan karena pelanggaran/hukuman bagi pegawai swasta.

7. Sehat jasmani dan rohan Kesehatan jasmani, bebas narkoba, dan obat terlarang wajib dibuktikan dengan surat dokter dari rumah sakit pemerintah minimal tipe C.

8. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga: KABAR BAIK UNTUK TENAGA HONORER di Provinsi Jawa Barat, Menpan RB Beri Kejelasan Status pada PPPK 2024 Tahap 2, Semua Diangkat ASN?

9. Bagi peserta wanita selama mengikuti seleksi offline sampai dengan 1 tahun penempatan pertama tidak dalam kondisi hamil.

10. Bagi yang sudah menikah wajib mendapat persetujuan suami/istri

11. Tidak sedang dalam ikatan dinas/perjanjian kerja dengan instansi pemerintah/swasta manapun

12. Bagi yang sedang bekerja melampirkan surat ijin dari instansi tempat bekerja dan wajib mengakhiri ikatan kerja dengan instansi asal bila dinyatakan lulus seleksi.

Baca Juga: Daftar Lengkap Jadwal Baru dari Pendaftaraan hingga Pengumuman PPPK Non ASN Kemenag Tahun Anggaran 2024

Dokumen yang dibutuhkan untuk mendaftar SPPI 2025

1. Surat lamaran, ditujukan kepada Yth Kepala BGN RI, b Ketua Rekrutmen SPPI- B3 di Jakarta.

2. Scan KTP dan kartu keluarga

3. Foto berlatar belakang putih

4. Scan ijazah dan daftar nilai/ IPK

5. Scan sertifikat kursus/ diklat yang pernah dilakukan (apabila ada)

6. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

7. Surat kesehatan jasmani dan kesehatan Rohani (dari dokter jiwa) dari Rumahsaki

8. Surat bebas narkoba

Baca Juga: BOCORAN ORANG DALAM Penyebab Telat Rilis, Cek Kelulusan PPPK 2024 Tahap 1 pada 30-31 Desember, Siapkan Dokumen Ini Agar Cepat Dilantik ASN

9. Kartu BPJS (masih aktif dan tanpa tunggakan)

10. Kartu NPWP

11. Menandatangani Form Surat Pernyataan terlampir, bermeterai Rp10.000,-

Pendaftaran SPPI 2025 dilakukan secara online mulai dari 27 Desember 2025 hingga 15 Maret 2025.

Bagi yang mau mendaftar bisa langsung akses laman https://spp-indonesia.com

***