POJOKSATU.id — Universitas Airlangga (UNAIR) bersama Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA) memperkuat kerja sama lintas negara melalui program Empowerment Journey @ Surabaya, Indonesia 2025 yang digelar pada Rabu (1/10/2025) di Gedung Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C, Surabaya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif World University Association for Community Development (WUACD) yang berfokus pada pengabdian masyarakat berbasis Sustainable Development Goals (SDGs).
Program tersebut melibatkan mahasiswa dan delegasi akademik dari kedua universitas untuk menjalankan kegiatan sosial, riset bersama, serta berbagi pengalaman pemberdayaan masyarakat.
Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) UNAIR Prof. Hery Purnobasuki mengatakan kegiatan ini menjadi wadah implementasi pengabdian lintas negara.
Baca Juga: Negara Rugi Rp 800 M, Sasriponi Minta Kejagung Tertibkan Pencurian Ore Nikel di Konawe Utara Sulteng
“Kami ingin menjadikan kolaborasi ini bukan hanya dalam tataran akademik, tapi juga aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Perwakilan UMPSA Assoc. Prof. Dr. Ramadhansyah Putra Jaya menambahkan, kerja sama antara UNAIR dan UMPSA diharapkan berlanjut pada bidang riset, publikasi bersama, dan pertukaran akademik.
“Kami percaya kerja sama ini bisa berkembang lebih jauh dan berkelanjutan,” ucapnya.
Sekretaris WUACD Dr. Niko Azhari Hidayat menjelaskan bahwa asosiasi tersebut kini telah memiliki lebih dari 40 mitra universitas di dunia dan berkomitmen memperluas dampak sosial melalui kolaborasi global.
“Kami berupaya membangun kerja sama yang konkret dalam bidang pengabdian masyarakat internasional,” katanya.
“Kami ingin menjadikan kolaborasi ini bukan hanya dalam tataran akademik, tapi juga aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Perwakilan UMPSA Assoc. Prof. Dr. Ramadhansyah Putra Jaya menambahkan, kerja sama antara UNAIR dan UMPSA diharapkan berlanjut pada bidang riset, publikasi bersama, dan pertukaran akademik.
“Kami percaya kerja sama ini bisa berkembang lebih jauh dan berkelanjutan,” ucapnya.
Sekretaris WUACD Dr. Niko Azhari Hidayat menjelaskan bahwa asosiasi tersebut kini telah memiliki lebih dari 40 mitra universitas di dunia dan berkomitmen memperluas dampak sosial melalui kolaborasi global.
“Kami berupaya membangun kerja sama yang konkret dalam bidang pengabdian masyarakat internasional,” katanya.
Baca Juga: Baznas Cilacap Gulirkan Rp1 Miliar untuk Beasiswa Santri dan Qurani, Buka Pendaftaran Online
Sebagai bagian dari kegiatan sosial, UNAIR dan UMPSA juga mengadakan “Kitchen of Kindness: Cooking and Sharing Meals” di Rumah Singgah Surabaya.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa dari kedua universitas bersama relawan memasak dan membagikan makanan kepada pasien dan penghuni rumah singgah.
Dengan adanya kegiatan tersebut, UNAIR berharap kolaborasi internasional ini dapat menjadi langkah nyata memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan sosial berkelanjutan, sekaligus memperluas jejaring pengabdian lintas negara.***
Sebagai bagian dari kegiatan sosial, UNAIR dan UMPSA juga mengadakan “Kitchen of Kindness: Cooking and Sharing Meals” di Rumah Singgah Surabaya.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa dari kedua universitas bersama relawan memasak dan membagikan makanan kepada pasien dan penghuni rumah singgah.
Dengan adanya kegiatan tersebut, UNAIR berharap kolaborasi internasional ini dapat menjadi langkah nyata memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan sosial berkelanjutan, sekaligus memperluas jejaring pengabdian lintas negara.***



