POJOKSATU.ID – Universitas Airlangga (UNAIR) berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan nasional melalui Program Beasiswa Guru jenjang Magister.

Program ini ditujukan bagi para guru SMP/MTs/sederajat dan SMA/SMK/MA/sederajat, khususnya yang bertugas di wilayah Jawa Timur.

Beasiswa Guru UNAIR diberikan kepada guru yang dinyatakan lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru Universitas Airlangga.

Baca Juga: CPNS 2026 Segera Dibuka! Fresh Graduate Punya Peluang Besar, Ini Tips Lolos Seleksi ASN

Melalui program ini, UNAIR menanggung sejumlah pembiayaan pendidikan, meliputi bebas biaya registrasi, Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama empat semester, hingga biaya wisuda.

Beasiswa dihadirkan untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi pendidik, sejalan dengan visi UNAIR bahwa pendidikan merupakan marwah kemajuan suatu bangsa.

Dengan peningkatan kualifikasi akademik guru, diharapkan mutu pembelajaran di sekolah turut meningkat secara berkelanjutan.

Baca Juga: Hampir 3 Pekan Ipda Angga Mufajar Hilang Ditelan Banjir Sumatera, Ini Daftar TNI Polri yang Jadi Korban

Adapun program studi magister yang dibuka dalam Beasiswa Guru ini cukup beragam, antara lain Kimia, Biologi, Matematika, Sosiologi.

Selain itu, ada juga Ilmu Kesehatan Olahraga, Ilmu Ekonomi, Sains Ekonomi Islam, Bioteknologi Perikanan dan Kelautan, serta Ilmu Perikanan.

Kuota beasiswa disediakan sebanyak dua orang untuk setiap program studi.

Baca Juga: CPNS Kejaksaan Agung 2026 Dibuka, Lulusan SMA hingga S1 Berpeluang Daftar, Simak Penjelasannya

Pendaftaran Beasiswa Guru UNAIR dibuka mulai 14 Desember 2025 hingga 12 Januari 2026.

Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan sesuai ketentuan program studi tujuan serta memperoleh persetujuan studi lanjut dari kepala sekolah tempat mengajar.

Bagi guru yang berminat, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru UNAIR di pmb.unair.ac.id atau kontak yang tersedia.

Program ini diharapkan menjadi kesempatan strategis bagi para pendidik untuk terus berkembang dan berkontribusi lebih besar bagi dunia pendidikan Indonesia.***