POJOKSATU.id - Universitas Indonesia (UI) resmi menjalin kerja sama dengan ISNAD Foundation dari Palestina sebagai upaya membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa Palestina untuk menempuh pendidikan tinggi di kampus ternama Indonesia tersebut.

Kesepakatan kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara UI dan ISNAD Foundation.

Fokus utama kolaborasi ini adalah peningkatan akses pendidikan bagi generasi muda Palestina, khususnya untuk melanjutkan studi di UI.

Baca Juga: ITS Buka Beasiswa Penuh untuk Mahasiswa Palestina, Tersedia hingga Jenjang Doktoral

Wakil Rektor UI Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Mahmud Sudibandriyo, menyampaikan apresiasi atas konsistensi ISNAD Foundation dalam memperjuangkan keberlanjutan pendidikan di tengah situasi konflik yang terus melanda Palestina.

“Kami mengapresiasi kunjungan ISNAD Foundation, sebuah yayasan yang terus bergerak mengupayakan agar semangat para pelajar Palestina dalam menimba ilmu tetap menyala di tengah kecamuk peperangan yang mendera.

Kami membuka selebar-lebarnya kesempatan bagi mahasiswa Palestina untuk belajar di kampus UI,” ujar Mahmud dalam keterangannya, Minggu, 21 Desember 2025.

Baca Juga: Jaksa Taruna Fariadi Menyerah ke KPK, Sempat Lolos Saat OTT di Hulu Sungai Utara, Kini Pakai Rompi

Peluang Mahasiswa Asing Berkuliah di UI

Mahmud menjelaskan bahwa Universitas Indonesia pada prinsipnya terbuka bagi mahasiswa asing dari berbagai negara, termasuk Palestina, untuk melanjutkan pendidikan di Kampus Yellow Jacket.

Ia memaparkan bahwa pada jenjang Sarjana (S1), UI saat ini memiliki sekitar 33 program studi yang tersebar di 12 fakultas dan telah menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar perkuliahan.

Kondisi tersebut, menurut Mahmud, diharapkan dapat semakin meningkatkan daya tarik UI di mata mahasiswa internasional, sekaligus mempermudah proses adaptasi akademik bagi mahasiswa asing yang ingin menimba ilmu di Indonesia.

Dalam pemaparan tersebut, Mahmud didampingi Direktur Internasionalisasi Pendidikan UI, Fadhilah Muslim, yang turut menjelaskan arah pengembangan kerja sama internasional UI ke depan.

Baca Juga: RM Sentil HYBE, Minta Perusahaan Lebih Perhatian ke BTS, Eks Karyawan Bighit Turut Merespon : Berarti Ada Masalah Internal

ISNAD Sambut Baik Kerja Sama dengan UI

Perwakilan ISNAD Foundation, Dr Abdallah Abuqasemiya, menyambut positif penandatanganan MoU dengan Universitas Indonesia. Ia menyatakan harapannya agar kerja sama ini dapat segera direalisasikan secara konkret.

“Kami senang bisa menyepakati kerja sama ini dengan UI. Kami berharap inisiatif baik ini dapat lekas terealisasi, dan para pelajar Palestina bisa segera merasakan manfaatnya,” ungkap Abdallah.

Ke depan, UI dan ISNAD Foundation akan melanjutkan pembahasan teknis yang lebih rinci, mulai dari kuota penerimaan mahasiswa Palestina hingga pilihan program studi yang tersedia.

Seluruh detail tersebut ditargetkan dapat difinalisasi melalui implementation agreement pada awal tahun mendatang.

Baca Juga: Hampir 1 Bulan Bencana Banjir Sumatera, 175 Orang Belum Ditemukan Petugas Gabungan

Komitmen Kemanusiaan dan Pendidikan Global

ISNAD Foundation yang saat ini bermarkas di Istanbul dikenal sebagai yayasan yang berfokus pada pengembangan pendidikan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia Palestina.

Melalui jejaring internasionalnya, ISNAD menyediakan peluang pendidikan sekaligus dukungan finansial bagi generasi muda Palestina.

Upaya ini bertujuan agar para pelajar Palestina kelak dapat berperan aktif dalam membangun masa depan negaranya yang lebih damai, sejahtera, dan berkelanjutan.

Melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, UI menegaskan keseriusannya dalam menyokong Palestina.

MoU ini juga sekaligus merealisasikan komitmen kemanusiaan UI untuk membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi generasi muda lintas bangsa yang membutuhkan. ***