POJOKSATU.id - Setelah pencairan tunjangan profesi guru (TPG) Maret 2026 berlangsung lebih cepat dari biasanya, April justru diprediksi kembali ke ritme normal.
Bagi guru sertifikasi, ada dua tanggal penting yang tak boleh terlewat.
Pola pencairan TPG Maret lalu memang berbeda. Pemerintah mempercepat seluruh tahapan, mulai dari cut off hingga pencairan, demi mengantisipasi banyaknya hari libur dan cuti bersama menjelang Lebaran.
Baca Juga: Dua Tanggal Krusial TPG April 2026, Guru Diminta Siap Sebelum Terlambat
Namun memasuki April, kondisi tersebut tidak lagi terjadi. Berdasarkan pola sebelumnya, proses pencairan diperkirakan kembali mengikuti alur standar seperti Februari.
Tahapan pertama yang krusial adalah cut off data yang diprediksi jatuh pada 15 April 2026.
Setelah itu, proses verifikasi dan validasi akan berlangsung hingga sekitar 19 April.
Pada periode yang sama, Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) biasanya mulai diterbitkan.
Ini menjadi penanda penting bahwa data guru telah dinyatakan valid untuk pencairan.
Baca Juga: WFH Resmi Berlaku April 2026, Guru Tetap Masuk Sekolah Seperti Biasa
Selanjutnya, rekomendasi penyaluran dana akan dikirim ke Kementerian Keuangan sekitar 20 April.
Dari titik ini, proses pencairan mulai berjalan.
Untuk guru ASN, pencairan dilakukan melalui mekanisme pemerintah pusat ke daerah.
Sementara untuk non-ASN, prosesnya ditangani oleh Puslapdik Kementerian Pendidikan.
Jika tidak ada kendala, dana TPG diperkirakan mulai masuk ke rekening guru antara tanggal 21 hingga akhir April.
Meski begitu, tidak ada jaminan pencairan akan secepat bulan Maret.
Tanpa percepatan khusus, seluruh proses akan mengikuti siklus administratif normal yang membutuhkan waktu lebih panjang.
Bagi para guru, memahami timeline ini menjadi kunci. Dengan memastikan data sudah valid sebelum 15 April, peluang pencairan tepat waktu akan jauh lebih besar.***




