POJOKSATU.id - Kabar pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan 4 (TW 4) 2025 memang menggembirakan bagi banyak guru.

Namun, tak semua guru langsung menerima dana pada waktu yang sama, prosesnya dilakukan bertahap, dan jumlah “tahap” ini menjadi pertanyaan utama di kalangan pendidik.

Lalu, berapa tahap sebenarnya untuk pencairan TPG TW 4? Berikut ulasan lengkapnya berdasarkan informasi resmi dan laporan lapangan.

 

Ada 3 Gelombang Utama Pencairan Untuk Guru ASN

Berdasarkan jadwal resmi, pencairan TPG TW 4 untuk guru ASN dibagi dalam tiga gelombang utama.

Baca Juga: CATAT! Berikut Dokumen Penting Belum Sinkron, Ini yang Bikin TPG TW 3 Tertahan

Gelombang 1: 12–14 November 2025.

Gelombang 2: 17–21 November 2025.

Gelombang 3: 24–30 November 2025.

Baca Juga: Apa Itu DTSEN dan Desil? Begini Cara Pemerintah Menentukan Penerima Bansos

Skema ini memungkinkan distribusi yang lebih merata sambil memberi ruang untuk verifikasi dan administrasi lokal.

 

Tahap Tambahan Khusus, TPG 100 perse di Akhir Tahun

Selain tiga gelombang utama, ada tahap tambahan yang spesial: TPG “100 persen” untuk guru tertentu.

Tahap ini direncanakan berlangsung di akhir Desember 2025.

Tujuan tahap ini: menyalurkan anggaran tambahan atau “penyesuaian” bagi guru yang memenuhi semua syarat administrasi dan teknis.

Bagi sebagian guru, ini adalah kesempatan terakhir di tahun anggaran untuk menerima TPG penuh sebelum tutup tahun.

 

Alasan Pemerintah Pakai Skema Bertahap

Ada beberapa alasan kenapa pemerintah memilih jalur bertahap untuk pencairan TPG TW 4:

Menjamin validasi data guru (Info GTK, Dapodik) berjalan tanpa tergesa-gesa.

Baca Juga: Top Up Pulsa IM3 dan 3 via BRImo, Berpeluang Dapat iPhone 17 Pro hingga Paket Umrah

Mengantisipasi beban administratif di tingkat daerah dan KPPN agar proses penyaluran tidak menumpuk sekaligus.

Mengelola anggaran akhir tahun dengan lebih hati-hati agar tidak terjadi overspend sebelum tutup buku.

 

Non-ASN vs ASN, Jalur Pencairan Berbeda

Perlu dicatat: mekanisme pencairan berbeda antara guru ASN dan non-ASN.

Baca Juga: MK Serius Pertimbangkan Gugatan Mahasiswa, Supaya Rakyat Bisa Langsung Pecat DPR

Non-ASN: Proses lebih cepat karena sebagian jalur disederhanakan, langsung dari pusat (Kemendikdasmen) melalui sistem pembiayaan pendidikan.

ASN: Lewat KPPN dan perbendaharaan negara, sehingga butuh validasi dan proses anggaran lokal yang lebih kompleks.

Karena perbedaan ini, pencairan non-ASN bisa lebih awal dibanding sebagian guru ASN.

 

Risiko dan Tantangan di Lapangan

Mekanisme bertahap tidak selalu mulus.

Ada tantangan nyata:

1. Beberapa daerah bisa tertinggal gelombang pertama karena validasi data yang belum selesai.

Baca Juga: Viral! MBG Dianggap Tidak Segar, Ketua RT Malah Terekam Meludah ke Makanan, Netizen Sebut Ngawur!

2. Jika data guru tidak sinkron (misalnya rekening bank, jam mengajar), bisa menghambat proses masuk gelombang awal.

3. Tahap “TPG 100%” di akhir Desember bisa menjadi momok bagi guru yang belum memenuhi semua syarat.

 

Rekomendasi untuk Guru yang Masih Menunggu

Pantau Info GTK dan status SKTP agar tahu apakah sudah lolos verifikasi.

Baca Juga: Apa Itu DTSEN dan Desil? Begini Cara Pemerintah Menentukan Penerima Bansos

Koordinasikan dengan operator sekolah atau pihak dinas agar data Dapodik dan penugasan benar-benar sinkron.

Cek kembali data rekening bank di sistem, pastikan nama dan nomor sesuai dengan rekening aktif.

Simpan bukti administrasi (screenshot, SKTP, email) untuk memudahkan follow-up bila ada keterlambatan.

Jika sampai akhir November belum cair dan Anda merasa sudah memenuhi syarat, tanyakan ke dinas pendidikan setempat atau KPPN terkait gelombang tambahan.

Jadi, jawaban atas pertanyaan “berapa tahap sebenarnya pencairan TPG TW 4”: ada tiga gelombang utama (12–14 Nov, 17–21 Nov, 24–30 Nov), plus satu tahap tambahan di akhir Desember untuk pembayaran “TPG 100%” khusus.

Kombinasi skema ini dirancang agar proses pencairan lebih terstruktur, adil, dan sesuai regulasi, meskipun bagi sebagian guru, proses bertahap bisa terasa lama.***