POJOKSATU.id - Universitas Pasundan (Unpas) Bandung didirikan pada 14 November 1960.

Pendirian ini atas gagasan Paguyuban Pasundan — organisasi sosial budaya Sunda yang juga menjadi landasan filosofis universitas ini.

Unpas berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Bandung dengan akreditasi A.

Visi dan Misi

Berdasarkan profil Lembaga Penelitian Unpas, visi universitas adalah menjadi komunitas akademik berkelas internasional dengan nilai Sunda dan Islam.

Misi Unpas meliputi penyelenggaraan pendidikan tinggi berkualitas internasional, penelitian global, pengabdian masyarakat, serta pelestarian nilai budaya Sunda dan Syiar Islam.

Baca Juga: Akrab dengan Teknologi, Dekat dengan Agama, Begini Konsep Pendidikan di MAN 2 Garut, Layak Jadi Pilihan

Akademik dan Program Studi

Unpas memiliki 7 fakultas dan menawarkan berbagai jenjang program:

Program Strata 1, unpas memiliki sekitar 25 program studi.

Sedangan untuk program Pascasarjana, universitas ini memiliki 7 program magister (S2) dan 3 program doktor (S3)

Program unggulannya adalah Doktor Ilmu Manajemen yang menekankan penelitian dan manajemen dengan nilai Islami dan budaya Sunda.

Baca Juga: Mengenal Dissociation? Kondisi saat Pikiran Terasa Terputus dari Realitas

Fakultas Kedokteran

Fakultas Kedokteran Unpas berkomitmen mencetak dokter yang kompeten dengan orientasi kesehatan masyarakat.

Nilai Someah, Akhlakul Karimah, Handap Asor, Asah-Asuh-Asih, Motekar (SAHAM) digunakan sebagai pedoman sikap dan profesionalisme dokter lulusan mereka.

Riset dan Pengabdian Masyarakat

Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Unpas aktif mengembangkan penelitian dan program pengabdian masyarakat.

LPPM ini menjembatani riset akademik dengan problem sosial nyata, misalnya pelatihan, seminar, dan pemberdayaan komunitas.

Baca Juga: Dilarang Bicara, Roy Suryo dan Cs Tinggalkan Ruangan dari Forum Reformasi Polri

Budaya dan Spirit Perguruan Tinggi

Unpas dikenal dengan falsafah “nyantri, nyunda, nyakola” yang menggabungkan spiritualitas Islam (“nyantri”), kecintaan budaya Sunda (“nyunda”), dan semangat belajar (“nyakola”).

Kegiatan rutin, seperti pengajian mingguan di FISIP, memperkuat identitas keagamaan dan komunitas kampus.

Perpustakaan dan Infrastruktur Penunjang

Perpustakaan Unpas berperan sebagai pusat pembelajaran, informasi, dan inovasi.

Sejak tahun 1996 berubah menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) perpustakaan dan mengembangkan sistem digital seperti perpustakaan daring / repository.

Komitmen Global dan Kualitas Internasional

Unpas menempatkan penelitian dan publikasi ilmiah sebagai pilar strategis.

Baca Juga: Tak Mampu Taklukkan PSPS Markas Sendiri, PSMS Turun ke Peringkat 7

Banyak jurnal online yang diterbitkan melalui platform akademik Unpas dan diakui secara nasional maupun internasional.

Universitas ini juga berupaya menjalin kerja sama riset dan pendidikan global untuk memperkuat kapasitas akademik lintas negara.

Strategi ke Depan

Dalam Rencana Strategis (RENSTRA) 2022–2026, Unpas menegaskan komitmen untuk melahirkan generasi unggul yang menguatkan spiritualitas, emosionalitas, dan intelektualitas sesuai spirit nilai budaya Sunda dan Islam.

Baca Juga: Indonesia Miliki Sekolah Tinggi Agama Khonghucu Negeri Pertama, SETIAKIN Resmi Dibuka

Universitas juga fokus pada pengembangan riset, penerapan teknologi, dan keterlibatan aktif dalam pengembangan masyarakat. ***