POJOKSATU.id - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menetapkan Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) NOMOR 032/H/KR/2024.
Keputusan yang dikeluarkan pada 11 Juni 2024 laluitu, menetapkan Capaian Pembelajaran untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai bagian dari Kurikulum Merdeka, yang bertujuan untuk mengembangkan karakter dan kompetensi anak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Melalui keputusan itu, ditekankan pentingnya pengembangan karakter anak usia dini yang mencerminkan profil pelajar Pancasila.
Capaian Pembelajaran (CP) PAUD disusun agar anak dapat mengembangkan sikap religius, nasionalis, gotong royong, mandiri, integritas, dan bernalar kritis. Karakter-karakter ini diharapkan menjadi fondasi bagi anak-anak dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Merancang Pembelajaran
Salah satu poin penting dalam Kurikulum Merdeka adalah memberikan kebebasan kepada satuan pendidikan dalam merancang tujuan pembelajaran yang sesuai dengan visi dan misi mereka.
Hal ini memungkinkan pendidik untuk menyesuaikan metode dan materi ajar dengan kebutuhan dan potensi anak-anak di masing-masing satuan pendidikan.
Dengan demikian, setiap anak dapat memperoleh pendidikan yang lebih personal dan sesuai dengan karakteristiknya.
Capaian Pembelajaran yang dirumuskan dalam keputusan ini fokus pada tiga aspek utama: perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak.
Pada aspek sosial, anak-anak diajak untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya dan belajar bekerja sama dengan teman-teman mereka.
Pada aspek emosional, anak-anak didorong untuk mengenali dan mengelola perasaan mereka sendiri serta memahami perasaan orang lain.
Sedangkan pada aspek kognitif, anak-anak diajak untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif melalui berbagai kegiatan bermain dan belajar.
Implementasi Kurikulum Merdeka untuk PAUD ini akan didukung oleh pelatihan dan pendampingan bagi para pendidik.
Pemerintah berkomitmen untuk menyediakan sumber daya yang diperlukan agar para guru dapat memahami dan menerapkan capaian pembelajaran dengan efektif.
Selain itu, evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan bahwa tujuan pembelajaran tercapai dan anak-anak mendapatkan manfaat maksimal dari kurikulum ini.
Diterapkannya Kurikulum Merdeka di jenjang PAUD, pemerintah berharap dapat menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan siap menghadapi tantangan global.
Implementasi Kurikulum Merdeka di jenjang PAUD juga diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk profil pelajar Pancasila. ***




