POJOKSATU.id - Sejak tahun 2019, pemerintah terus berkomitmen menyelesaikan isu status dan kesejahteraan guru honorer dengan pengalaman panjang.

Inisiatif terkini dalam upaya tersebut adalah program seleksi ASN PPPK yang dimulai pada tahun 2021, menjadi salah satu fokus utama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan pencapaian yang terus ditingkatkan.

Pemerintah sedang giat menjalankan upaya agar semua rombongan belajar dan mata pelajaran di sekolah negeri diasuh oleh guru ASN.

Target rekrutmen guru ASN PPPK pada tahun 2020 adalah 1 juta guru, dan diharapkan hingga tahun 2024, seluruh 1 juta guru honorer dapat diangkat menjadi ASN.

Baca Juga: Peningkatan Gaji 8 Persen dan 7 Hak Setara PNS untuk PPPK 2024 Menanti Implementasi Detil

Demikian disampaikan oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbudristek, Nunuk Suryani, dalam webinar Silaturahmi Merdeka Belajar (SMB) bertajuk “Praktik Baik Pengangkatan Guru Honorer menjadi ASN PPPK” pada Kamis, (9/11).

Menurut Nunuk, sejak tahun 2021, sebanyak 544.000 guru honorer telah diangkat menjadi guru ASN PPPK, dan pada tahun 2023, proses seleksi masih berlangsung dengan perkiraan penambahan 296.000 guru ASN PPPK baru.

Dengan demikian, jumlah guru yang diangkat menjadi ASN PPPK diperkirakan akan mencapai lebih dari 800 ribu orang.

Dirjen GTK menekankan visi Kemendikbudristek untuk menjadikan profesi guru sebagai profesi yang terhormat, bermartabat, dan membanggakan.

Upaya untuk mewujudkannya melibatkan koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga, rapat koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, serta penyelenggaraan seleksi yang baik dengan dukungan data pendukung untuk kebijakan pembiayaan guru PPPK.

Baca Juga: Pentingnya Memahami Aturan Berpakaian dan Protokol Tes CPNS/PPPK, Hindari Kesalahan Fatal yang Dapat Berakibat Sanksi

Dalam webinar tersebut, Sekretaris Daerah Sumba Timur, NTT, Umbu Ngadu Ndamu, juga turut berbagi informasi bahwa hingga tahun ini, total guru ASN PPPK di daerahnya mencapai 1.230 orang.

Sementara itu, guru ASN PPPK 2022, SMP Negeri Nuba Arat, Sikka, NTT, Yulius Edison Dara, dan guru ASN PPPK 2021, SDN 3 Tekad Tanggamus, Lampung, Avisa Apvif Kusuma, berbagi pengalaman positif mengenai dampak program pengangkatan guru honorer menjadi ASN PPPK terhadap kesejahteraan ekonomi, status, dan kesempatan pengembangan profesional mereka.

Dengan pengalaman tersebut, mereka memberikan beberapa tips agar dapat berhasil dalam proses rekrutmen guru ASN PPPK, termasuk memastikan kelengkapan dokumen dan persiapan yang mendalam untuk menghadapi ujian.***