POJOKSATU.id - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menekankan pesan Menteri Agama RI agar santri memiliki tiga pilar utama, berilmu, berakhlak, dan berdaya.
Pesan pendidikan ini disampaikannya saat memimpin upacara peringatan Hari Santri di Lapangan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Rabu 22 Oktober 2025.
Peringatan tahun ini mengusung tema "Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia".
Baca Juga: Perbedaan Air Sumur Bor Kedalaman Lebih dari 100 Meter dan Mata Air Pegunungan, Mana Lebih Baik?
Tema tersebut dipandang sangat tepat karena mencerminkan peran santri sebagai penjaga kemerdekaan sekaligus penggerak kemajuan dalam menghadapi perubahan zaman.
Upacara ini diikuti oleh perwakilan santri dari berbagai Pondok Pesantren se-Kabupaten Bogor serta jajaran ASN Pemkab Bogor.
Mengutip amanat Menteri Agama, Rudy menyatakan Hari Santri harus menjadi momentum kebangkitan santri di Indonesia.
Baca Juga: TPG TW3 Belum Cair, Ini Penjelasan Resmi Kemendikbud
Kompetensi Santri saat ini tidak cukup hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga harus menguasai teknologi sains, dan bahasa dunia.
Dunia digital ditekankan harus menjadi ladang dakwah baru yang dimanfaatkan oleh para santri.
"Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman," kata Bupati Rudy.
Baca Juga: Semua Guru Wajib Siap 27 Oktober! Ini Rangkaian Program dan Tunjangan 2025
Rudy melanjutkan, santri didorong membawa semangat pesantren ke ruang publik, dunia kerja, hingga ke ranah internasional.
Santri diharapkan mampu menunjukkan diri sebagai bagian dari solusi, bukan sekadar penonton dalam mengawal Indonesia menuju peradaban dunia.
"Santri harus hadir sebagai pelaku sejarah baru, menjadi pembawa nilai-nilai Islam rahmatan lil 'alamin dalam membangun peradaban dunia yang damai, adil, dan berkeadaban," Ucap Rudy.
Baca Juga: Unpad Buka Pendaftaran Anggota MWA Unsur Masyarakat, Cari Sosok Terbaik Bangsa
Turut hadir dalam peringatan ini Wakil Bupati Bogor, Kepala Kantor Kemenag, Dandim 0621, Kapolres Bogor, Wakil Ketua DPRD, Sekda, Ketua Baznas, serta para alim ulama dan pimpinan pondok pesantren.***




