POJOKSATU.ID - Dikabarkan pemerintah akan menyalurkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan 2 (TW2) pada Juni 2025, namun hingga Juli 2025 masih ada daerah yang belum menerima.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat ada sekitar 3.613 guru di daerah tersebut yang belum menerima pencairan TPG TW1.

Dalam keterangannya, yang dikutip Selasa (1/7/2025), Kepala Dinas Dikbud NTB, melalui Kepala Bidang (Kabid), Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Nur Ahmad mengatakan, penyebab dana TPG, belum cair karena guru tersebut belum memvalidasi data.

Baca Juga: MOHON Maaf Awal Juli Masih Ada Guru yang Belum Mendapat Pencairan TPG Triwulan 2, Kemenkeu Jelaskan Alasannya!

“Sehingga masih ada data beberapa guru yang belum valid sampai sekarang untuk triwulan pertama. Bagi yang sudah selesai atau tidak ada masalah (terkait data) nanti triwulan kedua bisa segera cair,” ujar Nur Ahmad.

Ditambahkannya, skema penyaluran TPG tahun ini berbeda dengan sebelumnya.

Jika tahun lalu, dana disalurkan melalui Pemerintah Daerah, kini dana tersebut akan disalurkan langsung ke rekening guru yang bersangkutan.

Baca Juga: DAERAHMU Sudah Cair? Coba Cek, Update Pencairan TPG TW2 Tahun 2025: Ada PAPUA, SULAWESI, dan JAWA

“Kita kemarin membantu untuk membantu validasi data kemudian kirim ke pusat. Pusat memverifikasi langsung ke yang bersangkutan, ke akunnya masing-masing. Kalau belum sesuai, akan diperbaiki lewat sini. Kemudian cairnya pun langsung ke rekening yang bersangkutan lewat pusat tidak lewat Dinas (Dikbud),” jelasnya.

Disebutkan Nur Ahmad, verifikasi oleh Pemerintah Pusat membuat prosesnya semakin ketat.

Jika ada ketidaksesuaian data, maka sulit bagi penerima untuk mendapatkan bantuan TPG.

Baca Juga: Hasil Seleksi PPPK Tahap 2 Tahun 2024 Sudah Diumumkan, Banyak Honorer R3 dan R4 Tidak Lulus, Pemda Usahakan Tak Ada PHK

“Misalkan Nomor Induk Kependudukan (NIK)-nya itu tidak sesuai dengan apa yang datanya dengan yang di Dukcapil. Itu kan akhirnya menjadi tidak valid datanya. Kalau dulu yang seperti itu terabaikan. Yang penting Dapodiknya oke, rekeningnya oke bisa cair. Kalau sekarang karena yang memverifikasi pusat, tidak mau dia, takut salah orang,” jelasnya.

Disebutkannya, jumlah guru yang telah tersertifikasi di NTB sebanyak 11.781 orang, mencakup guru Aparatur Sipil Negara Daerah (ASND) dan Non-ASN.

Baca Juga: Gaskeun, Beasiswa YSEALI 2026 Resmi Dibuka untuk Mahasiswa Aktif, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemudian jumlah yang sudah mendapat TPG sejumlah 10.327 guru. Sedangkan yang belum menerima tahap I sebanyak 3.613 guru.

Adapun kisaran dana yang akan didapatkan oleh guru penerima manfaat TPG berjumlah Rp2 juta bagi guru Non-ASN.

Baca Juga: Bupati Purwakarta Sampaikan Ini di Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-79

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android

versid iOS

Channel Whatsapp

Fanpage edugov

Artinya, guru akan menerima Rp6 juta per triwulan. Sementara untuk guru ASN Daerah setara dengan gaji pokok yang diterima. ***