POJOKSATU.id – Ada kabar penting yang perlu diketahui Bapak/Ibu guru penerima sertifikasi tahun ini.
Mulai 2026, skema pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) mengalami perubahan yang cukup signifikan.
Jika sebelumnya tunjangan sertifikasi biasanya dibayarkan per triwulan, kini mekanismenya mulai bergeser menjadi pencairan setiap bulan.
Artinya, selama semua syarat terpenuhi dan data guru dinyatakan valid, TPG berpotensi diterima lebih rutin setiap bulan.
Baca Juga: Bale Santai Honda Temani Mudik Lebaran 2026, DAM Siapkan Posko Istirahat dan Servis Gratis di Jabar
Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi banyak guru.
Namun ada satu hal penting yang tidak boleh terlewat, validitas data di Dapodik.
Kalau data belum sepenuhnya sinkron atau masih bermasalah, pencairan tunjangan bisa saja tertunda.
Nah, supaya hal itu tidak terjadi, ada beberapa hal yang sebaiknya Bapak/Ibu cek dari sekarang.
Mengapa Validasi Data Dapodik Sangat Penting?
Sistem penyaluran tunjangan guru saat ini sudah terintegrasi dengan database Dapodik dan Info GTK yang dikelola oleh Kemendikdasmen.
Artinya, semua informasi terkait guru, mulai dari status kepegawaian, beban mengajar, hingga data sertifikasi diambil langsung dari sistem tersebut.
Jika ada satu saja data yang tidak sinkron, misalnya jumlah jam mengajar kurang atau status kepegawaian belum terverifikasi, sistem biasanya akan menunda penerbitan SKTP (Surat Keputusan Tunjangan Profesi).
Padahal, SKTP inilah yang menjadi dasar utama pencairan TPG.
Itulah sebabnya, banyak guru yang sebenarnya sudah memenuhi syarat tetapi masih harus menunggu karena sistem belum mengeluarkan SKTP.
Data yang Wajib Dicek Guru di Dapodik
Supaya pencairan tunjangan profesi tidak tertunda, ada beberapa data penting yang sebaiknya Bapak/Ibu cek kembali.
Pertama, jumlah jam mengajar. Guru penerima sertifikasi harus memenuhi minimal 24 jam tatap muka sesuai ketentuan.
Kedua, status kepegawaian dan penugasan. Data ini harus sesuai antara Dapodik dan administrasi sekolah.
Ketiga, data sertifikasi guru. Pastikan nomor sertifikat pendidik sudah tercatat dengan benar di sistem.
Selain itu, hal yang sering dianggap sepele tetapi cukup krusial adalah nomor rekening bank. Kesalahan satu digit saja bisa membuat proses pencairan tertunda.
Jadi, sebelum menunggu kabar pencairan, ada baiknya Bapak/Ibu memastikan semua data tersebut sudah benar.
Cara Memantau Status TPG di Info GTK
Bagi guru bersertifikasi, Info GTK bisa menjadi tempat paling cepat untuk melihat perkembangan status tunjangan.
Baca Juga: Iran Mulai Keluarkan Rudal Andalan Sejjil ke Israel, Begini Penampakan Kerusakan Tel Aviv
Di halaman ini, Bapak/Ibu bisa mengetahui apakah data sudah valid, apakah SKTP sudah diterbitkan, atau masih ada catatan yang perlu diperbaiki.
Jika status sudah menunjukkan rekomendasi pencairan, biasanya proses pembayaran tinggal menunggu tahap administrasi dari pusat hingga ke rekening daerah.
Karena itu, mengecek Info GTK secara berkala bisa membantu guru mengetahui posisi proses pencairan tunjangan.
Guru Tidak Perlu Panik Jika TPG Belum Cair
Bapak/Ibu guru tentu berharap tunjangan sertifikasi bisa diterima tepat waktu.
Apalagi kebutuhan keluarga dan aktivitas sekolah juga terus berjalan.
Namun perlu dipahami bahwa proses pencairan dilakukan secara bertahap dan melalui beberapa tahap verifikasi di tingkat pusat maupun daerah.
Selama data di Dapodik sudah valid dan tidak ada masalah administrasi, biasanya pencairan hanya tinggal menunggu proses berikutnya.
Jadi, daripada khawatir berlebihan, yuk pastikan dulu semua data sudah benar.
Mulai dari Dapodik, Info GTK, hingga informasi rekening.
Siapa tahu setelah semuanya valid, SKTP segera terbit dan TPG bisa cair lebih cepat.
Semoga informasi ini bisa membantu Bapak/Ibu guru yang sedang menunggu kabar baik tentang pencairan TPG guru 2026.***




