POJOKSATU.id - Kabar baik datang bagi para guru ASN di seluruh Indonesia.

Pemerintah memastikan Tunjangan Profesi Guru (TPG) tahun 2025 akan dicairkan secara bertahap, dan berdasarkan data lapangan terbaru, banyak daerah sudah menerima transfer anggaran hingga 100 persen dari pemerintah pusat.

Informasi ini terkonfirmasi dari hasil pengecekan langsung realisasi anggaran transfer pusat ke daerah yang dilakukan oleh kanal edukasi Guru Abad 21, yang selama ini dikenal konsisten menyampaikan informasi valid serta menangkal hoaks seputar kesejahteraan guru.

Transfer TPG 2025 Tidak Serentak, Ini Penjelasannya

Perlu dipahami, pencairan TPG guru memang tidak dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Viral Momen Menkeu Purbaya Sentil BNPB Soal TNI Bangun Jembatan Enggak Digaji: Cuma Makan Doang? Wah Pelit Juga Lu!

Hal ini disebabkan oleh mekanisme pengelolaan anggaran negara, di mana pemerintah pusat mentransfer dana ke rekening kas daerah (RKUD), lalu pemerintah daerah bertanggung jawab menyalurkan ke rekening guru.

Dari total 546 pemerintah daerah, hanya 333 daerah yang tercatat sebagai penerima transfer dukungan TPG, THR, dan Gaji ke-13 guru ASN daerah pada tahap ini.

Artinya, tidak semua daerah otomatis menerima pada waktu yang sama.

Baca Juga: Perayaan Malam Tahun Baru di Bunderan HI, Masyarakat Diimbau Pakai Transportasi Umum

Fakta Lapangan Banyak Daerah Sudah Terima Dana 100 Persen

Berdasarkan pengecekan per daerah di portal resmi transfer anggaran pusat ke daerah, berikut sejumlah wilayah yang sudah menerima transfer 100 persen:

1. Kabupaten Majalengka, Jawa Barat

Total anggaran: ± Rp56 miliar

Status: Tersalur 100% ke daerah

Artinya, dana TPG dan THR guru sudah masuk ke kas daerah. Tinggal menunggu proses administratif pencairan oleh pemda.

2. Kabupaten Majene, Sulawesi Barat

Total anggaran: ± Rp15,89 miliar

Status: Realisasi 100%

Guru ASN di Majene tinggal menunggu kebijakan teknis pencairan dari pemerintah daerah.

3. Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah

Total anggaran: ± Rp32 miliar

Status: Tersalur penuh ke RKUD

Dana sudah aman di daerah dan siap diproses ke rekening guru.

Baca Juga: Viral Momen Menkeu Purbaya Sentil BNPB Soal TNI Bangun Jembatan Enggak Digaji: Cuma Makan Doang? Wah Pelit Juga Lu!

4. Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara

Total anggaran: ± Rp7,71 miliar

Status: 100% tersalur

Menjadi salah satu daerah di wilayah timur Indonesia yang lebih cepat menerima transfer.

Baca Juga: Heboh Soal Tuduhan Intimidasi dan Pengeluaran Siswa PAUD, Berakhir Klarifikasi Ternyata Salah Paham

5. Kota Makassar, Sulawesi Selatan

Total anggaran: ± Rp51 miliar

Status: Realisasi 100%

Dana TPG dan THR sudah masuk ke daerah dan tinggal menunggu distribusi.

6. Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur

Total anggaran: ± Rp37 miliar

Status: Sudah 100% masuk ke kas daerah

7. Kabupaten dan Kota Blitar, Jawa Timur

Kabupaten Blitar: ± Rp47,21 miliar (100%)

Kota Blitar: ± Rp6,24 miliar (100%)

Baca Juga: Isi Sembako Bantuan Pemerintah, Ada Beras, Gula, Minyak, sampai Susu? Ini Faktanya

Data ini menunjukkan bahwa secara nasional proses transfer dari pusat berjalan positif, bahkan menjelang akhir tahun, sebagian besar daerah penerima sudah menerima dana secara penuh.

Lalu Kenapa Dana Belum Masuk ke Rekening Guru?

Ini pertanyaan yang paling sering muncul di kalangan guru. Jawabannya sederhana namun penting:

1. Dana sudah di daerah, bukan di pusat

Jika status sudah 100%, maka kendala bukan lagi di Kemenkeu atau Kemendikbud, melainkan diproses internal pemda.

Baca Juga: Mensos Gus Ipul Sebut Rp15 Ribu Cukup untuk Lauk Pauk Korban Bencana Sumatera, Publik Langsung Heboh!

2. Administrasi daerah berbeda-beda

Setiap daerah memiliki SOP, verifikasi data, dan jadwal pencairan masing-masing.

3. Penyesuaian data guru penerima

Pemda harus memastikan data guru sesuai Dapodik, status sertifikasi aktif, dan tidak bermasalah secara administratif.

Saran Penting untuk Guru Menjelang Pencairan TPG 2025

Agar guru tidak salah langkah dan terhindar dari informasi keliru, berikut beberapa saran penting:

1. Pantau informasi resmi, jangan hanya mengandalkan kabar grup WhatsApp

2. Cek status daerah, apakah sudah termasuk dalam 333 daerah penerima

3. Bersabar dan tidak panik, karena dana yang sudah masuk ke daerah hampir pasti akan disalurkan

4. Koordinasi dengan dinas pendidikan setempat bila diperlukan, bukan ke pusat

5. Pastikan data pribadi dan rekening aktif dan valid

Pemerintah Tegaskan Komitmen Kesejahteraan Guru

Pemerintah melalui skema transfer ke daerah menegaskan komitmennya untuk menjamin kesejahteraan guru ASN, termasuk melalui TPG, THR, dan gaji ke-13.

Baca Juga: Tragedi 5 Penerjun Payung Pangandaran, Perubahan Angin Ubah Latihan Jadi Maut

Tahun 2025 tetap menjadi prioritas, meskipun pencairan dilakukan secara bertahap dan mengikuti kesiapan daerah.

Dengan banyaknya daerah yang sudah menerima dana 100 persen, optimisme pencairan TPG guru 2025 semakin kuat.

Pencairan TPG Guru 2025 benar-benar berjalan dan bukan sekadar janji.

Fakta lapangan menunjukkan dana sudah ditransfer penuh ke banyak daerah.

Kini, bola ada di tangan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti pencairan ke rekening guru.

Guru diimbau tetap tenang, rasional, dan terus memantau informasi resmi agar tidak terjebak kabar menyesatkan.***