POJOKSATU.id - Keterlambatan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) masih menjadi keresahan banyak guru pada 2026.

Salah satu penyebab yang kerap luput disadari adalah masalah pada NUPTK.

Meski terlihat sepele, NUPTK yang tidak valid, ganda, atau belum aktif bisa berdampak langsung pada penerbitan NRG, yang pada akhirnya berpengaruh pada pencairan TPG.

Baca Juga: 58,26 Persen Guru PAI SD Belum Fasih Baca Alquran, Kemenag Rancang Perbaikan lewat Sejumlah Rekomendasi Strategis Ini

Banyak guru mengira TPG hanya bergantung pada kelulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan kepemilikan sertifikat pendidik (Serdik).

Padahal, secara sistem, NRG (Nomor Registrasi Guru) menjadi kunci utama sebelum TPG bisa diproses.

Tanpa NRG yang terbit dan terbaca valid di Info GTK, hak TPG berpotensi tertunda meski semua syarat akademik sudah terpenuhi.

Hubungan NUPTK, NRG, dan TPG

NUPTK merupakan identitas resmi guru yang tersimpan dalam basis data nasional.

Baca Juga: Perusahaan dan Peserta Harus Paham, Kemnaker Perketat Pengawasan Program Magang Nasional Usai Temuan Pelanggaran

Data ini terhubung langsung dengan Dapodik, Pusdatin, hingga Info GTK.

Jika NUPTK bermasalah misalnya ganda, belum aktif, atau masih berstatus residu maka proses validasi data guru akan terhenti.

Ketika validasi terhenti, NRG tidak dapat diterbitkan.

Padahal NRG menjadi bukti bahwa seorang guru telah sah dan tercatat sebagai guru profesional.

Tanpa NRG, sistem tidak akan melanjutkan proses ke tahap penetapan penerima TPG.

Inilah alasan mengapa banyak kasus TPG tertunda meski guru sudah lama lulus PPG.

Masalah NUPTK yang Sering Terjadi

Beberapa masalah NUPTK yang sering ditemukan di lapangan antara lain:

1. NUPTK ganda dan digunakan oleh dua nama berbeda

Baca Juga: Laporan Gratifikasi 2025 Naik Tajam, KPK Catat Hadiah dari Peserta Magang ke Mentor Ikut Dilaporkan

2. Status NUPTK tidak aktif

3. Data NUPTK masih dalam proses perbaikan atau belum di-approve

4. Ketidaksesuaian data NUPTK dengan NIK Dukcapil

Masalah-masalah ini biasanya tidak disadari guru karena tidak muncul notifikasi langsung di Info GTK. Akibatnya, guru baru menyadari ketika TPG belum juga cair.

Cara Cek NUPTK Lewat Verval PTK

Untuk memastikan NUPTK aman, guru perlu melakukan pengecekan melalui Verval PTK.

Baca Juga: Laporan Gratifikasi 2025 Naik Tajam, KPK Catat Hadiah dari Peserta Magang ke Mentor Ikut Dilaporkan

Pengecekan ini dilakukan menggunakan akun operator sekolah melalui SSO Dapodik.

Di dalam Verval PTK, status NUPTK bisa terlihat jelas apakah sudah valid, masih residu, atau memerlukan perbaikan data.

Guru disarankan aktif berkoordinasi dengan operator sekolah untuk memastikan tidak ada kendala administratif.

Jika ditemukan masalah, perbaikan harus segera diajukan agar tidak menghambat proses penerbitan NRG dan pencairan TPG.

TPG yang tertunda tidak selalu berarti hak guru hilang.

Dalam banyak kasus, keterlambatan terjadi karena masalah teknis pada NUPTK yang berdampak ke NRG.

Selama data NIK dan NUPTK valid serta aktif, NRG pada dasarnya hanya menunggu giliran terbit.

Guru diimbau untuk rutin mengecek Info GTK dan memastikan data di Verval PTK bersih dari masalah.

Dengan data yang valid, pencairan TPG tinggal menunggu proses sistem berjalan sesuai tahapan.***