POJOKSATU.id – Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP tahun 2026 kembali digelar, namun berbeda dengan jenjang SMA.
Jika TKA SMA menguji tiga mata pelajaran wajib dan dua mata pelajaran pilihan, TKA SD dan SMP hanya menguji dua mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika. Banyak orang bertanya-tanya, kenapa tidak ditambah mata pelajaran lain?
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan, Rahmawati, menjelaskan dalam webinar Sosialisasi Kebijakan dan Implementasi TKA Jenjang SD di YouTube Ditpsd pada Februari 2026 lalu, bahwa fokus TKA jenjang SD dan SMP adalah menilai kemampuan literasi dan numerasi siswa.
Baca Juga: Sosok Bupati Rejang Lebong yang Ditangkap KPK Menjabat Ketua Partai PAN Kabupaten
Bahasa Indonesia menjadi fokus untuk mengembangkan literasi, sedangkan Matematika mengasah numerasi. Dua kemampuan ini dianggap fondasi penting agar siswa mampu memahami dan mempelajari bidang ilmu lainnya.
Rahmawati menegaskan bahwa siswa yang kuat di kedua mata pelajaran ini akan lebih mudah belajar di bidang lain dan siap menghadapi kehidupan sehari-hari.
“Dua fondasi ini berguna untuk mempelajari hal-hal lain, ilmu lain, sekaligus untuk bermasyarakat dan berperan di kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Baca Juga: Serba-serbi Informasi Lengkap TKA SD-SMP 2026: Jadwal, Materi, Soal, dan Tips Persiapan
Tujuan TKA SD & SMP
TKA dirancang sebagai instrumen asesmen terstandar, objektif, dan kredibel untuk mengukur capaian akademik siswa.
Hasil TKA dapat dimanfaatkan oleh satuan pendidikan untuk evaluasi dan seleksi, oleh orang tua sebagai acuan perkembangan anak, serta oleh pemangku kepentingan pendidikan untuk kebijakan dan perencanaan.
Selain itu, TKA menjadi dasar seleksi jalur prestasi akademik dalam penerimaan murid baru, terutama jenjang SMP dan SMA.
Mekanisme ini menghadirkan seleksi yang lebih objektif, terstandar, dan adil, sekaligus mengurangi perbedaan penilaian antar sekolah.
Baca Juga: Panduan Lengkap TKA SMP/MTs 2026: Jadwal, Materi, Kisi-Kisi, dan Link Resmi Simulasi
Mata Uji TKA SD & SMP
Untuk kelas 6 SD/MI/Paket A, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia dan Matematika. Begitu pula untuk kelas 9 SMP/MTs/Paket B, kedua mata pelajaran yang sama menjadi fokus TKA.
Soal TKA bersifat objektif, terdiri dari pilihan ganda dan pilihan ganda kompleks.
Bentuk soal kompleks dapat berupa multiple choice dengan lebih dari satu jawaban benar atau model kategori yang menuntut siswa menilai pernyataan sebagai “benar/salah” atau “sesuai/tidak sesuai”.
Baca Juga: Bocoran Materi TKA Matematika SD/MI 2026, Persiapan Lengkap Agar Siap Maksimal
Syarat Pendaftaran TKA 2026
Bagi siswa yang ingin mengikuti TKA SD atau SMP, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi:
-
Siswa aktif pada jenjang pendidikan SD, SMP, atau SMA.
-
Terdaftar sebagai peserta didik dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
-
Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang valid.
-
Berada di tingkat akhir jenjang, yaitu:
-
Kelas 6 SD
-
Kelas 9 SMP
-
Kelas 12 SMA
-
Baca Juga: THR ASN Pusat Sudah Cair Rp3,1 Triliun, Tapi Baru 3 Pemda yang Bayar, ASN Daerah Lainnya Kapan?
-
Mengisi formulir pendaftaran TKA.
-
Menyatakan kesediaan mengikuti TKA pada formulir.
-
Mendapatkan persetujuan orang tua/wali.
-
Mengembalikan formulir yang telah ditandatangani ke sekolah.
-
Mengikuti seluruh jadwal pelaksanaan TKA sesuai ketentuan.
Dengan fokus pada dua fondasi penting, Bahasa Indonesia dan Matematika, TKA SD dan SMP menjadi tolok ukur kemampuan akademik yang objektif.
Persiapan matang, latihan soal, dan memahami kedua mata pelajaran ini akan membuat siswa lebih percaya diri menghadapi ujian, sekaligus menjadi bekal kuat untuk jenjang pendidikan berikutnya.
Jangan tunggu lagi, mari manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk belajar dan berlatih demi hasil terbaik di TKA 2026! ***




