POJOKSATU.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SD hingga SMP siap digelar mulai April.

Menariknya, tingkat partisipasi peserta hampir menyentuh angka penuh, yakni sekitar 98 persen. Ini jadi sinyal kuat bahwa kesadaran akan pentingnya asesmen pendidikan semakin meningkat.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, menyebut kesiapan siswa dari berbagai jenjang sudah sangat tinggi.

“Persentase keikutsertaan TKA pada jenjang SD sebanyak 98,96 persen, jenjang MI sebanyak 97,90 persen, jenjang SMP sebanyak 98,04 persen, dan jenjang MTs sebanyak 97,54 persen,” kata Toni di Jakarta, dikutip pada Sabtu, (4/4/2026) dari Antara.

Jutaan Siswa Ikut TKA 2026

Secara keseluruhan, jumlah peserta TKA tahun ini mencapai angka fantastis:

  • SD/MI/sederajat: 4.452.983 siswa

  • SMP/MTs: 4.207.516 siswa

Tingginya angka ini dinilai sebagai indikator meningkatnya kesadaran sekolah dan orang tua terhadap pentingnya evaluasi pendidikan.

TKA tidak hanya mengukur kemampuan akademik siswa, tetapi juga menjadi alat untuk melihat mutu pendidikan secara nasional. 

Terlebih, TKA kini terintegrasi dengan Asesmen Nasional (AN), sehingga hasilnya bisa digunakan untuk memetakan kualitas pembelajaran di tiap sekolah dan daerah.

“Kalau saya berpikiran positif, bahwa setiap sekolah, bahkan setiap guru, murid, itu kesadaran budaya muridnya semakin baik dan itu yang kita harapkan. Kalau budaya muridnya sudah bagus, maka improvement terhadap kualitasnya itu akan semakin mudah, karena kita bisa tahu kelemahan masing-masing (dan melakukan) refleksi,” ujarnya.

Ribuan Sekolah Masih Menumpang

Di balik kesiapan tersebut, masih ada tantangan yang dihadapi. Ribuan sekolah tercatat harus menumpang pelaksanaan TKA karena keterbatasan fasilitas.

Rinciannya sebagai berikut:

  • SD: 9.637 sekolah (5,59 persen)

  • SMP: 1.546 sekolah (2,5 persen)

“Jumlah sekolah menumpang jenjang SD 9.637 (5,59 persen) dan jumlah sekolah menumpang jenjang SMP 1.546 (2,5 persen),” jelas Toni.

Jadwal dan Materi TKA 2026

Pelaksanaan TKA tahun ini dibagi menjadi dua gelombang:

  • SMP/MTs: 6–16 April 2026

  • SD/MI: 20–30 April 2026

Setiap peserta akan mengikuti ujian selama dua hari dengan materi:

Hari pertama:

  • Matematika dan numerasi

  • Survei karakter

Hari kedua:

  • Bahasa Indonesia (literasi)

  • Survei lingkungan belajar (sulingjar)

Pelaksanaan TKA 2026 bukan sekadar ujian biasa. Di balik angka partisipasi yang tinggi, ada harapan besar untuk melihat pendidikan Indonesia semakin terarah dan berkualitas. ***