POJOKSATU.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.
Melalui program magang nasional, Pemkot Palu mengirim sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk belajar langsung ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Langkah ini disebut sebagai upaya strategis agar aparatur daerah tidak hanya memahami birokrasi lokal.
Baca Juga: 7 Etika Profesional yang Dinilai HR di Magang Nasional Batch 2, Pastikan Kamu Tampil Mengesankan!
Tetapi juga mendapat pengalaman langsung tentang bagaimana sistem tata kelola pemerintahan dijalankan di tingkat nasional.
Belajar Langsung dari Pusat Pemerintahan
Program magang nasional ini dilaksanakan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Palu.
Dua ASN, yakni Andi Amran, S.Sos dan Novieyanti, S.S., M.Pd, dikirim mewakili Kota Palu untuk mengikuti magang selama tiga bulan di Inspektorat Jenderal Kemendagri.
Dalam unggahan resmi akun Instagram BKPSDMD Kota Palu (@bkpsdmdkotapalu) pada 31 Juli 2025, tertulis:
“Program magang ini diikuti oleh dua peserta ASN, yang keduanya merupakan perwakilan dari Pemerintah Kota Palu.”
Unggahan itu menjadi bukti nyata dukungan penuh Pemkot terhadap pengembangan karier ASN.
Kepala BKPSDMD Kota Palu, Abidin, menjelaskan bahwa tujuan utama magang ini adalah untuk memperluas wawasan aparatur terhadap sistem pengawasan dan akuntabilitas pemerintahan pusat.
Baca Juga: Gagal di Tes Substantif PPG? Stop Panik! Ini 4 Materi Penting yang Sering Terlewat Calon Guru!
“ASN Palu perlu belajar langsung dari kementerian agar lebih memahami praktik good governance yang bisa diterapkan di daerah,” ujarnya dikutip dari Mercusuar.web.id, Kamis (7 November 2025).
Wawali Palu Apresiasi dan Beri Tugas Baru
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, turut memberi apresiasi kepada peserta magang saat mereka kembali ke daerah usai menyelesaikan masa pelatihan pada 9 November 2025.
Ia menegaskan bahwa hasil magang tidak boleh berhenti di ruang pelatihan saja.
“Ilmu yang didapat dari Kemendagri harus dibawa pulang dan diterapkan.
ASN Palu harus berani berinovasi agar pelayanan publik semakin cepat, transparan, dan profesional,” ucap Imelda dikutip dari RadarPalu.jawapos.com, Minggu (9 November 2025).
Baca Juga: Kuota Makin Murah, Belajar Makin Mudah! Kolaborasi Telkomsel dan Unpam Diserbu Mahasiswa
Imelda menambahkan, program magang nasional ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi Pemkot Palu yang menekankan peningkatan kompetensi dan integritas ASN di semua level.
Meningkatkan Daya Saing dan Profesionalisme
Selain memperluas wawasan, magang di instansi pusat memberi peluang bagi ASN untuk membangun jejaring kerja lintas daerah dan kementerian.
Menurut Abidin, pengalaman tersebut penting agar ASN Palu mampu beradaptasi dengan perubahan sistem administrasi yang semakin digital dan berbasis kinerja.
Pemkot Palu juga berencana menjadikan program magang nasional sebagai agenda tahunan.
Baca Juga: Belum Saatnya! Ekonom Anggap 2027 Terlalu Cepat untuk Redenominasi Rupiah
Dengan memperluas kerja sama ke kementerian lain seperti Bappenas dan Kementerian PAN-RB.
Langkah ini diharapkan mempercepat transfer pengetahuan dan memperkuat budaya kerja profesional di lingkungan pemerintahan daerah.
Program magang nasional yang diikuti ASN Palu membuktikan bahwa peningkatan kapasitas aparatur bukan sekadar formalitas, tetapi investasi jangka panjang bagi kemajuan kota.
Baca Juga: ASN Disdukcapil Tarakan Terjerat Kasus KUR, Pemkot Langsung Perketat Sistem Pelayanan
Lewat kombinasi pelatihan, pengalaman, dan penerapan di lapangan, Pemkot Palu ingin memastikan setiap ASN mampu melayani masyarakat dengan kompetensi yang terus berkembang.***




