POJOKSATU.ID – Kemendikdasmen terus berinovasi dalam mendukung pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan melalui platform Ruang GTK.

Platform ini terbagi menjadi tiga kategori utama yang dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan dan profesionalisme tenaga pengajar di Indonesia.

Kategori pertama adalah layanan Belajar Berkelanjutan, yang menyediakan berbagai fitur seperti pendidikan dan pelatihan (diklat), sertifikasi pendidik, pelatihan mandiri, serta komunitas pembelajaran.

Baca Juga: Begini Kemendikdasmen Lakukan Untuk Pastikan Dana PIP Diterima Siswa!

Fitur-fitur ini dapat diakses kapan saja dan di mana saja guna meningkatkan kompetensi guru serta tenaga kependidikan.

Kategori kedua adalah layanan Karier dan Kinerja, yang mencakup fitur pengelolaan kinerja, seleksi kepala sekolah, serta refleksi kompetensi.

Layanan ini bertujuan untuk membantu guru dan tenaga kependidikan dalam mengelola serta meningkatkan profesionalisme mereka secara berkelanjutan.

Baca Juga: Kemenag Gelar Uji Pengetahuan UP PPG bagi 15.268 Guru PAI Angkatan II di 9 LPTK!

Kategori ketiga adalah layanan Inspirasi Pembelajaran, yang berisi berbagai fitur pendukung pembelajaran seperti perangkat ajar, Capaian Pembelajaran (CP)/Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), ide praktik, bukti karya, video inspirasi, serta asesmen murid.

Dengan layanan ini, diharapkan guru dapat lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan strategi pembelajaran di kelas.

Untuk mengakses Ruang GTK, guru dan tenaga kependidikan dapat login melalui laman rumah.pendidikan.go.id atau menggunakan aplikasi Ruang GTK dengan akun belajar.id.

Baca Juga: PANIK! Tombol Unggah Ulang Setelah Submit DRH CPNS dan PPPK: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Berbagai fitur dalam platform ini dapat dimanfaatkan, termasuk pelatihan mandiri, webinar, serta kegiatan lain yang mendukung pengembangan profesionalisme tenaga pendidik.

Selain itu, pada tahun 2025, Pendidikan Profesi Guru (PPG) juga akan terintegrasi dalam Ruang GTK melalui Rumah Pendidikan.

Berbagai layanan lain seperti Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIM PKB) dan Single Sign On Data Pokok Pendidikan (SSO Dapodik).

Serta Informasi GTK juga akan dikonsolidasikan dalam satu sistem guna meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan data pendidikan di Indonesia.

Dengan adanya integrasi ini, diharapkan guru dan tenaga kependidikan dapat lebih mudah dalam mengakses berbagai layanan pengembangan profesionalisme, sehingga kualitas pendidikan di Indonesia semakin meningkat.***