POJOKSATU.id - Lulusan Pendidikan atau calon guru sangat menantikan dibukanya pendaftaran PPG Prajabatan.

PPG Prajabatan adalah program pendidikan profesi guru yang ditujukan bagi calon guru yang belum memiliki jabatan guru.

Program ini membantu mereka yang baru lulus sarjana atau sarjana terapan (D4) untuk mendapatkan sertifikat pendidik dan menjadi guru yang profesional.

Selain itu, PPG Prajabatan juga menjadi salah satu jalur bagi lulusan Pendidikan untuk bisa mendaftar seleksi PPPK.

Baca Juga: Piala Asia Wanita 2026, Timnas Putri Indonesia OPTIMIS, Hadapi TANTANGAN Lawan Formosa Ladies Taiwan, Ini Jadwal Laga Peta dan Kekuatan Grup D

Namun di tahun 2025 ini muncul kabar tidak adanya pembukaan pendaftaran PPG Prajabatan.

Apakah kabar tersebut benar ataukah hanya isu belaka saja.

Terkait dengan kabar tersebut, Ketua Pantia Nasional PPG Kemenag yang juga Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Thobib Al Asyhar buka suara.

Thobib Al Asyhar menjelaskan bahwa PPG Prajabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) akan dilaksanakan setelah selesainya pelaksanaan PPG Daljab.

Baca Juga: Jangan Anggap Sepele! Ini Tanda-Tanda HP Kamu Disadap No 1 Paling Sering Diabaikan

Saat ini Kemenag menargetkan 600 ribu untuk mengikuti PPG Daljab.

Target ini rencananya akan diselesaikan dalam Waktu dua tahun ke depan.

"PPG Prajab akan dilaksanakan jika PPG Daljab telah selesai dan itu menjadi domain Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK)," sebut Thobib Al Asyhar.

Jika mengacu pada pernyataan Thobib Al Asyhar bisa disimpulkan bahwa di tahun 2025 tidak akan ada pembukaan PPG Prajabatan di lingkungan Kemenag.

Baca Juga: Sebelum Viral Disebut Palsukan Sertifikat, Psikolog Novita Tandry Sempat Tanggapi Kasus Rudapaksa Dokter Residen

Sementara itu di lingkungan Kemendikdasmen belum ada informasi resmi terkait dengan pembukaan pendaftaran PPG Prajabatan.

Justru kini muncul kabar adanya pengurangan kuota PPG Prajabatan karena adanya efisiensi anggaran.

***