POJOKSATU.id - Banyaknya pertanyaan apakah bisa menyelesaikan esai setelah membayar biaya pendaftaran pada PPG Prajabatan 2024, dijawab oleh Kemendikbudristek melalui aku @ppgkemendikbud di batas waktu menuju penutupan pendaftaran program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan 2024 pada 15 Mei 2024 pukul 23:59 WIB.
Salah satu akun, blue_t** , ikut membantu menjawab pertanyaan peserta berkaitan dengan masalah yang banyak dihadapi calon peserta PPG Prajabatan 2024.
"Halo kak, bantu jawab ya. Cara bayar sebelum menyelesaikan esai adalah dengan mengirim berkas terlebih dahulu kak. Nanti baru muncul tulisan untuk proses pembayaran. Nanti esainya bisa dilanjut dikerjakan setelah bayar sekalipun," tulis akun tersebut.
Faktanya, beberapa peserta memang berhasil melakukan cara yang disarankan tersebut.
Meski begitu, masih banyak persoalan lain yang ditanyakan oleh peserta di waktu-waktu akhir. Mulai dari soal pembayaran, linieritas hingga preferensi lokasi pengabdian.
Berikut beberapa poin pertanyaan dan penjelasan seputar kendala pada PPG Prajabatan 2024 yang dihadapi oleh peserta.
1. Penulisan Esai
Akun resmi @ppgkemendikbud menjelaskan, Kartu Tes substantif hanya bisa dicetak jika esai sudah lengkap dan tersubmit.
Dengan kata lain, esai yang sudah lengkap dan tersubmit berdampak pada sistem cetak Kartu Tes Substantif.
Sedangkan Tes Substantif itu sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 3-7 Juni 2024.
Karenanya, peserta disarankan untuk menyelesaikan esai maksimal pada 2 Juni 2024 agar data peserta tersimpan dan dapat segera mencetak Kartu Tes Substantif.
Sebab itu pula, peserta disarankan menyelesaikan esai lebih cepat lebih baik. Dengan begitu, peserta memiliki cukup waktu untuk menguatkan materi-materi yang akan muncul pada Tes Substantif.
Ditegaskan juga, tidak ada injury time atau perpanjangan waktu pendaftaran PPG Prajabatan 2024 Gelombang 1 dan tetap akan ditutup pada 15 Mei 2024, untuk selanjutnya masuk ke tahap pelaksanaan Tes Substantif pada 3-7 Juni 2024.
Namun, beredar informasi bahwa pendaftaran Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Gelombang 2 tahun 2024 akan dibuka kembali pada 31 Mei hingga 25 Juni 2024.
Tentu saja, kemungkinan tidak ada injury time juga pada gelombang berikutnya.
Sebab itu, calon peserta PPG Prajabatan tahap berikutnya, harus benar-benar bersiap dan mencermati berbagai persiapan yang saat ini sedang berjalan.
2. Preferensi Lokasi Pengabdian
Terkait beberapa pertanyaan peserta, semisal tidak adanya daerah domisili dalam list preferensi lokasi pengabdian, dijelaskan bahwa data preferensi lokasi pengabdian disusun berdasarkan formasi yang tersedia, sesuai kebutuhan guru di tahun 2025.
Jika kota/kabupaten wilayah domisili tersebut tidak terdaftar atau tidak ditemukan, solusinya dapat memilih kota/kabupaten dengan catatan sesuai formasi linier program studi yang dimiliki peserta.
Baca Juga: Bingung Menulis Essay PPG Prajabatan? Coba Ikuti Tips Ini
3. Pakta Integritas
Berlanjut pada kesalahan penulisan dalam Pakta Integritas, apakah bisa memperbaikinya?
Dijelaskan, jika calon peserta sudah melakukan pembayaran, maka data yang tersimpan (termasuk Pakta Integritas) sudah tidak bisa diubah kembali.
Namun jika peserta belum membayar, peserta dapat mengunggah ulang Pakta Integritas yang sudah diperbarui.
Karena itu, peserta disarankan untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh mulai dari data diri, data ijazah/kelulusan, linieritas program studi, NIK KTP dan persyaratan administrasi lainnya sebelum menutup dengan pembayaran.
Penting untuk memastikan, peserta PPG Prajabatan 2024 tidak termasuk atau tidak terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
4. Tempat Perkuliahan
Diinformasikan, proses pendaftaran PPG Prajabatan 2024 tidak sampai pada tahapan untuk memilih LPTK secara spesifik. Proses pemilihan tempat hanya sampai pada pemilihan lokasi provinsi LPTK.
Baca Juga: Info Baru PPG Prajabatan 2024 yang Sudah Dibuka, Ini Syaratnya dan Program Studi yang Banyak Formasi
Dirjen GTK Kemendikbudristek sebenarnya sudah menyediakan informasi terkait tempat perkuliahan melalui pemetaan LPTK penyelenggara Pendidikan Profesi Guru.
Melengkapi jawaban tersebut, hasil penelusuran pojoksatu.id, peserta dapat melakukan pemeriksaan melalui portal link berikut ini: [PEMETAAN LPTK]
Secara spesifik dapat juga mengakses info melalui link ini: [LPTK PENYELENGGARA PPG]
5. Pembayaran dan Help Desk
Terkait pembayaran, peserta melakukan pembayaran pada tahapan pendaftaran yaitu di tahap awal dan melampirkan unggahan bukti pembayaran.
Ujung-ujungnya, tentu peserta diminta untuk segera menghubungi Helpdesk PPG Prajabatan melalui tautan ini:[HELPDESK PPG PRAJABATAN]
Laman ini melayani berbagai kategori responden mulai dari alumni PPG Prajabatan, mahasiswa, pendaftar dan lainnya. Diperlukan untuk mencantumkan NIK, asalkampus, jurusan, alamat dan domisili sesuai KTP.
Terdapat juga kategori pertanyaan yaitu:
- Registrasi
- Seleksi Tahap 1
- Pembayaran
- Pengumuman Seleksi Tahap 1
- Seleksi Tahap 2
- Pengumuman Seleksi Tahap 2
- Pengumuman Jadwal Wawancara
- Seleksi Tahap 3
- Pengumuman Seleksi Tahap 3
- Konfirmasi Kesediaan
- Penetapan Mahasiswa PPG Prajabatan
- Lapor Diri LPTK
- E Pakta
- Orientasi
- Perkuliahan
- UKPPG
- Serdik
- ASN PPPK
- Preferensi Lokasi Pengabdian
- Lainnya
Sehingga peserta harus memikirkan dulu dengan matang pertanyaannya sesuai kategori yang disediakan.
Usai masa pendaftaran ini, peserta akan menunggu kelulusan seleksi administrasi yang akan diumumkan pada 27 Mei 2024.
Selanjutnya peserta akan melakukan cetak Kartu Peserta pada 27 Mei hingga 7 Juni 2024, beriringan dengan pelaksanaan Tes substantif pada 3-7 Juni 2024.
Sebagai persiapan, Tes substantif PPG Prajabatan bertujuan untuk mengukur kompetensi teknis dan pengetahuan profesional calon mahasiswa, serta kemampuan calon guru dalam bidang pedagogik, profesional, dan kepribadian.
Tes ini dilaksanakan secara daring (online) dengan menggunakan aplikasi CAT (Computer Assisted Test). ***




