POJOKSATU.ID - Kabar baik bagi para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pemerintah memastikan bahwa THR pensiunan ASN tahun 2026 tetap akan dicairkan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pencairan THR ini menjadi bantuan penting bagi para pensiunan untuk menghadapi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Baca Juga: DAM Gelar Kontes Layanan Honda Jabar 2026, Puluhan Frontliner Adu Kompetensi untuk Layanan Terbaik

Secara umum, skema pembayaran THR bagi pensiunan ASN mengikuti pola yang sama dengan tahun sebelumnya, yakni diberikan setara satu kali gaji pokok pensiun.

Dana tersebut akan disalurkan melalui lembaga pengelola pensiun negara, yaitu PT Taspen dan PT Asabri, langsung ke rekening masing-masing penerima.


Rincian Besaran THR Pensiunan ASN 2026

Besaran THR yang diterima setiap pensiunan berbeda-beda. Hal ini karena nominalnya mengikuti golongan terakhir saat masih aktif sebagai ASN.

Baca Juga: Trump Makin Ikut Campur, Tolak Terpilihnya Motjaba Khamenei Jadi Pemimpin Baru Iran

Berikut perkiraan besaran THR pensiunan ASN berdasarkan golongan:

Golongan I

Ia: sekitar Rp1.748.100

Ib: sekitar Rp1.748.100 – Rp1.962.200

Ic: sekitar Rp1.748.100 – Rp2.077.300

Id: sekitar Rp1.748.100 – Rp2.256.700

Golongan II

IIa: sekitar Rp1.748.100 – Rp2.833.900

IIb: sekitar Rp1.748.100 – Rp2.953.800

IIc: sekitar Rp1.748.100 – Rp3.078.700

IId: sekitar Rp1.748.100 – Rp3.208.800

Baca Juga: Selebgram Nabilah O’Brien Bongkar Kasus di Restorannya: Laporkan Pencurian, Tapi Malah Ditetapkan Tersangka

Golongan III

IIIa: sekitar Rp1.748.100 – Rp3.558.600

IIIb: sekitar Rp1.748.100 – Rp3.709.200

IIIc: sekitar Rp1.748.100 – Rp3.866.100

IIId: sekitar Rp1.748.100 – Rp4.029.600

Baca Juga: Perkuat Layanan Kesehatan Jambi, UNJA Resmi Luncurkan 3 Program Studi Dokter Spesialis Baru

Golongan IV

IVa: sekitar Rp1.748.100 – Rp4.200.000 lebih

IVb: sekitar Rp1.748.100 – Rp4.377.800

IVc: sekitar Rp1.748.100 – Rp4.562.900

IVd: sekitar Rp1.748.100 – Rp4.755.900

IVe: sekitar Rp1.748.100 – Rp4.957.100

Dari data tersebut terlihat bahwa pensiunan golongan IV berpotensi menerima THR paling besar, bahkan mendekati Rp5 juta.

Baca Juga: Bukan Cuma di Jakarta, Sebagian Wilayah Indonesia Juga Mengalami Hujan Hari Ini


Jadwal Pencairan Biasanya Sebelum Lebaran

Seperti kebijakan tahun-tahun sebelumnya, THR pensiunan ASN biasanya dicairkan beberapa minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Pencairan dilakukan secara otomatis melalui sistem pembayaran pensiun yang sudah berjalan setiap bulan.

Artinya, para pensiunan tidak perlu melakukan proses administrasi tambahan untuk menerima THR tersebut.

Baca Juga: Anggaran Rp26,5 Miliar Disiapkan untuk THR ASN Lhokseumawe, 722 PPPK Paruh Waktu Belum Kebagian

Dana akan langsung masuk ke rekening masing-masing penerima sesuai bank penyalur yang digunakan.


Tidak Perlu Datang ke Kantor Taspen

Karena sistem pembayaran sudah terintegrasi secara digital, para pensiunan ASN tidak perlu datang ke kantor Taspen atau bank untuk mengambil THR.

Pensiunan cukup memantau saldo rekening bank mereka untuk memastikan apakah dana sudah masuk atau belum.

Baca Juga: CPNS 2026 Segera Dibuka! Pemerintah Bocorkan Jadwal dan Kebijakan THR ASN, Ini Bedanya PNS dan PPPK

Skema ini diterapkan untuk mempermudah proses pencairan serta menghindari antrean panjang di kantor layanan pensiun.

Selain itu, sistem transfer langsung juga dinilai lebih aman dan efisien bagi para penerima manfaat.

Bentuk Apresiasi Pemerintah

Pemberian THR bagi pensiunan ASN merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas pengabdian mereka selama bertugas sebagai pegawai negeri.

Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan menjaga daya beli masyarakat menjelang hari raya.

Sekaligus membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga pensiunan.

Baca Juga: Terganjal Aturan, THR PPPK Paruh Waktu Bandung Masih Dikaji! Walkot Farhan 'Belum Bisa Janjikan'

Dengan adanya kepastian pencairan THR pensiunan ASN 2026 ini, diharapkan para penerima manfaat bisa mempersiapkan kebutuhan Lebaran dengan lebih tenang.

Kini para pensiunan hanya tinggal menunggu jadwal pencairan resmi dan memastikan rekening mereka aktif untuk menerima transfer dana tersebut.***