POJOKSATU.id - Menjelang Lebaran, salah satu kabar yang paling ditunggu Bapak/Ibu guru ASN tentu soal Tunjangan Hari Raya (THR).

Tahun 2026 ini, nominal THR guru diperkirakan bisa lebih besar dibandingkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang selama ini rutin diterima.

Banyak guru mungkin bertanya-tanya, kok bisa THR lebih besar dari TPG? Nah, jawabannya ada pada komponen gaji yang dihitung dalam THR.

Berbeda dengan TPG yang hanya setara gaji pokok, THR terdiri dari beberapa unsur tambahan yang membuat jumlahnya bisa jauh lebih besar.

Baca Juga: Perang Iran Bikin Harga Minyak Naik Parah, Mahfud Sebut Setiap Naik 1 Dolar Bebani Negara Rp7 Triliun

Yuk kita bahas pelan-pelan supaya Bapak/Ibu punya gambaran berapa kira-kira yang bisa diterima.

Komponen THR Guru ASN yang Membuat Nominalnya Besar

Bapak/Ibu perlu tahu bahwa THR ASN tidak hanya berasal dari gaji pokok.

Ada beberapa komponen penghasilan yang ikut dihitung dalam tunjangan hari raya.

Baca Juga: BPRS HIK Parahyangan Dituding Ingkar Janji Terkait Pembayaran Rp14 Miliar Lahan 5,4 Hektar di Cianjur

Biasanya komponen THR guru ASN meliputi:

1. Gaji pokok

2. Tunjangan keluarga

3. Tunjangan pangan

4. Tunjangan jabatan atau tunjangan umum

Karena terdiri dari beberapa unsur tersebut, total THR yang diterima guru bisa mencapai lebih dari satu kali gaji pokok.

Misalnya nih, jika gaji pokok seorang guru ASN berada di kisaran Rp3 juta hingga Rp4 juta, setelah ditambah berbagai tunjangan, nilai THR yang diterima bisa mencapai sekitar Rp4 juta bahkan lebih, tergantung golongan dan status keluarga.

Inilah alasan mengapa THR sering terasa lebih besar dibandingkan TPG.

Perbedaan THR dan TPG yang Perlu Dipahami Guru

Supaya tidak bingung, penting juga bagi Bapak/Ibu memahami perbedaan antara TPG dan THR.

Baca Juga: Hakim Tolak Semua Pembelaan Terdakwa, Kapten dan Chief Officer Kapal Sea Dragon Dihukum Penjara Seumur Hidup

TPG merupakan tunjangan yang diberikan kepada guru yang sudah memiliki sertifikat pendidik. Nilainya umumnya setara satu kali gaji pokok untuk guru ASN.

Sedangkan THR adalah tunjangan tahunan yang diberikan kepada ASN menjelang hari raya keagamaan.

Perhitungannya mencakup beberapa komponen penghasilan, sehingga nilainya bisa lebih besar.

Karena itu, meskipun sama-sama berupa tunjangan, keduanya memiliki fungsi yang berbeda.

Kapan THR Guru ASN 2026 Diperkirakan Cair?

Berdasarkan pola pencairan tahun-tahun sebelumnya, THR ASN biasanya mulai dicairkan sekitar H-14 hingga H-10 sebelum Lebaran.

Baca Juga: THR PPPK Paruh Waktu 2026 Kabupaten Bandung SEGERA CAIR! Bupati Dadang Supriatna Sudah Siapkan Rp12 Miliar

Namun jadwal tersebut bisa saja berbeda tergantung kebijakan pemerintah serta kesiapan administrasi di masing-masing instansi.

Artinya, menjelang minggu-minggu terakhir Ramadan biasanya Bapak/Ibu guru sudah mulai mendengar kabar pencairan dari sekolah atau dinas pendidikan setempat.

Jika proses administrasi berjalan lancar, bukan tidak mungkin THR bisa masuk rekening lebih awal.

 

Persiapan Guru Menjelang Pencairan THR

Menjelang pencairan THR, sebenarnya tidak banyak hal teknis yang perlu dilakukan guru.

Namun ada beberapa hal sederhana yang tetap perlu diperhatikan.

Pertama, pastikan data kepegawaian dan status ASN tetap valid. Kedua, pantau informasi dari sekolah atau dinas pendidikan terkait jadwal pencairan.

Selain itu, tidak ada salahnya juga mulai merencanakan penggunaan THR dengan bijak.

Baca Juga: BPRS HIK Parahyangan Dituding Ingkar Janji Terkait Pembayaran Rp14 Miliar Lahan 5,4 Hektar di Cianjur

Banyak guru biasanya memanfaatkan dana ini untuk kebutuhan Lebaran, pendidikan anak, atau bahkan menabung.

Jadi Bapak/Ibu, sambil menunggu kabar resmi pencairan, semoga saja THR guru ASN tahun ini benar-benar cair tepat waktu dan nominalnya bisa membantu kebutuhan menjelang hari raya.

Lumayan kan, bisa sedikit bernapas lega setelah menjalani satu tahun mengajar dengan penuh dedikasi.***