POJOKSATU.id - Kabar tambahan tunjangan profesi dalam THR tahun 2026 disambut positif oleh para guru, terutama yang bertugas di daerah tanpa tunjangan kinerja (Tukin).
Banyak guru mengandalkan Tunjangan Profesi Guru sebagai sumber utama pendapatan di luar gaji pokok yang mereka terima setiap bulan.
Kebijakan ini dianggap sebagai angin segar yang mampu membantu kebutuhan ekonomi guru menjelang hari raya keagamaan.
Baca Juga: RESMI! Tambahan Satu Bulan TPG Masuk Komponen THR Guru 2026, Ini Aturannya
“Tambahan TPG ini sangat membantu kami memenuhi kebutuhan keluarga saat Lebaran,” ujar seorang guru dalam pernyataannya.
Selama ini, tidak semua daerah memberikan tunjangan kinerja atau tambahan penghasilan pegawai bagi guru yang bertugas di wilayahnya.
Kondisi tersebut membuat sebagian besar guru hanya mengandalkan gaji pokok dan tunjangan profesi yang diberikan pemerintah pusat.
Baca Juga: Mensesneg Prasetyo Hadi: Pemerintah Masih Matangkan Sektor Prioritas Sebelum Buka Seleksi CPNS
Dengan adanya tambahan satu bulan TPG dalam THR, beban ekonomi guru diharapkan dapat berkurang secara signifikan.
Kebijakan ini juga memberikan rasa keadilan bagi guru yang tidak mendapatkan fasilitas tambahan seperti pegawai struktural lainnya.
“Banyak guru di daerah tidak menerima tukin, sehingga tambahan ini sangat berarti,” tutur admin Kanal Youtube Guru Abad 21, Rabu 18 Maret 2026.
Baca Juga: Kabar Pemerintah Tunda Keputusan Rekrutmen CPNS Tahun 2026, Karena Hal ini!
Selain membantu kebutuhan jangka pendek, kebijakan ini juga dinilai mampu meningkatkan motivasi kerja para guru di seluruh Indonesia.
Guru diharapkan dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas pendidikan tanpa terbebani masalah ekonomi yang mendesak.
Pemerintah juga dinilai mulai memperhatikan kesejahteraan guru secara lebih merata melalui kebijakan yang berkelanjutan.
Dengan tambahan ini, guru memiliki ruang lebih untuk memenuhi kebutuhan pendidikan keluarga serta kebutuhan pokok lainnya.
Kebijakan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat sektor pendidikan melalui peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.***




