POJOKSATU.id – Setelah melewati seleksi administrasi yang ketat, kini ribuan calon guru dari seluruh Indonesia bersiap menghadapi Tes Substantif PPG Prajabatan 2025.
Tahap ini menjadi penentu utama sebelum menuju proses wawancara dan pelatihan profesi di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).
Bagi peserta yang sudah dinyatakan lolos administrasi, saatnya memahami jadwal, tata tertib, dan bentuk soal yang akan dihadapi di Tempat Uji Kompetensi (TUK).
Jadwal Resmi Tes Substantif PPG 2025
Menurut jadwal dari laman PPG Kemendikdasmen pelaksanaan Tes Substantif PPG 2025 direncanakan berlangsung 12-15 November 2025.
Baca Juga: Jawa Barat Menuju Transportasi Aman: KDM Integrasikan Kebijakan untuk Tekan Kecelakaan
Durasi tes setiap sesi berkisar 90–120 menit, tergantung kebijakan LPTK masing-masing.
Setiap peserta akan mendapat jadwal individu yang bisa dicek melalui akun SIMPKB.
Pastikan kamu rutin memantau halaman “Status Seleksi” karena jadwal bisa berubah sesuai kapasitas TUK.
Catatan: Peserta yang tidak hadir di jadwal yang telah ditetapkan dianggap gugur dan tidak dapat mengikuti gelombang berikutnya di tahun yang sama.
Apa Itu Tes Substantif PPG?
Tes substantif merupakan ujian berbasis kompetensi yang bertujuan menilai kemampuan akademik calon guru.
Tes ini memastikan peserta benar-benar siap mengikuti pendidikan profesi dan memiliki pemahaman mendalam terhadap pedagogik, literasi, numerasi, serta bidang studi yang dipilih.
Sistem ujian menggunakan Computer Based Test (CBT), baik secara luring di TUK maupun daring (online supervised) bagi peserta dengan lokasi jauh.
Persyaratan dan Tata Tertib di Lokasi TUK
Sebelum mengikuti tes, peserta wajib mematuhi beberapa ketentuan berikut:
1. Dokumen yang Harus Dibawa
- KTP atau identitas resmi lainnya
Baca Juga: Bahaya Over Exfoliate: Ketika Niat Wajah Glowing Malah Bikin Iritasi
- Kartu Peserta Tes (diunduh dari SIMPKB)
- Surat keterangan sehat (jika diminta LPTK)
- Alat tulis sederhana untuk catatan pribadi
Baca Juga: Isu Budi Arie Uji Citra Gerindra, Terbuka Tapi Tak Mau Oportunis
2. Ketentuan Teknis di Lokasi
- Datang 30 menit sebelum tes dimulai
- Dilarang membawa HP, smartwatch, atau catatan ke dalam ruang ujian
- Mengenakan pakaian rapi dan sopan, bukan pakaian santai
- Wajib menandatangani daftar hadir dan mengikuti briefing teknis
3. Untuk Peserta Daring
- Pastikan koneksi internet stabil minimal 5 Mbps
- Gunakan laptop dengan kamera aktif
- Tidak boleh berpindah tab atau membuka aplikasi lain selama ujian berlangsung
Baca Juga: Calon Guru Wajib Melek Literasi dan Numerasi, Bukan Hafalan Teori di PPG 2025
Lokasi TUK tersebar di seluruh Indonesia, antara lain di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Negeri Makassar (UNM), dan kampus LPTK mitra lainnya.
Bocoran Jenis Soal Tes Substantif PPG 2025
Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, berikut bentuk soal yang paling sering muncul dalam Tes Substantif PPG:
1. Soal Pedagogik
Menilai kemampuan peserta memahami teori pembelajaran, seperti:
Teori belajar konstruktivistik
Strategi diferensiasi di kelas
Evaluasi hasil belajar
Pengelolaan kelas dan motivasi siswa
Contoh:
“Bagaimana guru dapat menumbuhkan motivasi intrinsik siswa dalam pembelajaran berbasis proyek?”
2. Soal Literasi dan Numerasi
Menekankan kemampuan membaca konteks dan memecahkan masalah kuantitatif.
Misalnya:
Interpretasi data grafik
Baca Juga: Presiden Prabowo Sikapi Pengeboman SMAN 72 Kelapa Gading, Mau Batasi Game Online Tembak-tembakan
Analisis teks informasi
Soal kontekstual numerik
Contoh:
“Siswa kelas V mengalami kesulitan memahami grafik suhu harian. Apa langkah terbaik guru?”
3. Soal Bidang Studi
Disesuaikan dengan jurusan masing-masing peserta, seperti:
Pendidikan Bahasa Indonesia: analisis teks dan struktur kalimat
Pendidikan Matematika: penalaran logis dan pola bilangan
Pendidikan IPA: penerapan konsep ilmiah dalam kehidupan sehari-hari
4. Soal Kasus Reflektif
Menilai kemampuan calon guru mengambil keputusan berdasarkan etika dan nilai profesional.
Contoh:
“Siswa tertinggal tugas karena faktor keluarga. Bagaimana langkah guru menyikapinya agar tetap adil namun empatik?”
Strategi Efektif Menghadapi Tes Substantif
1. Pelajari kisi-kisi resmi Kemendikdasmen dan hindari materi tidak jelas sumbernya.
Baca Juga: Semarak Puncak Honda Bikers Day 2025, Puluhan Ribu Bikers Siap Guncang Garut
2. Latihan soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) setiap hari minimal 30 menit.
3. Gabung forum belajar PPG seperti grup Telegram dan Komunitas SIMPKB.
4. Bangun kebiasaan reflektif. Banyak soal yang meminta analisis sikap guru, bukan hafalan teori.
5. Jaga stamina dan kesehatan. Tes panjang memerlukan fokus dan konsentrasi tinggi.
Tahapan Setelah Tes Substantif
Setelah dinyatakan lulus, peserta akan mengikuti wawancara daring yang menilai:
1. Komitmen menjadi guru profesional
2. Kemampuan komunikasi dan berpikir kritis
3. Nilai-nilai etika serta kesadaran sosial
Kemudian, peserta yang lolos seluruh tahapan akan menjalani pendidikan profesi selama dua semester di LPTK terakreditasi.
Harapan Kemendikdasmen untuk Peserta PPG 2025
Direktur PPG Kemendikdasmen menyebutkan bahwa seleksi tahun ini berfokus pada kompetensi reflektif, kemampuan adaptif digital, dan integritas.
Program PPG diharapkan melahirkan generasi guru muda yang kritis, kreatif, dan menginspirasi dalam menghadapi era pendidikan berbasis teknologi.
Tes substantif bukan sekadar ujian tertulis, tapi langkah nyata menuju profesi mulia yakni menjadi guru profesional Indonesia.
Persiapkan diri sebaik mungkin, pantau jadwal resmi di situs Kemendikbudristek, dan hadapi ujian dengan percaya diri.
Karena guru hebat bukan hanya yang tahu banyak, tapi yang mampu mengajar dengan hati dan makna.***




