POJOKSATU.id, MEDAN— Ketua DPRD Mandailing Natal Erwin Efendi Lubis yang ditetapkan tersangka kasus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Madina 2023, meraih suara terbanyak Pemilu 2024 dari Dapil I.

Ketua DPRD Madina yang juga Ketua DPC Gerindra Mandailing Natal ini maju di Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 dari Dapil I dan meraih suara paling tinggi yaitu 5.774 suara.

Erwin Lubis yang berusia 53 tahun ini untuk keempat kalinya menang di Pemilu Legislatif untuk kursi DPRD Kabupaten Mandailing Natal.

Erwin lahir di Mandailing Natal pada 16 Desember 1971.

Erwin menjadi anggota DPRD Kabupaten Madina selama 2 periode yaitu tahun 2009-2014 dan 2014- 2019. Dan Erwin menjadi Ketua DPRD Mandailing Natal untuk periode 2019-2024.

Baca Juga: Akun Oppo Indonesia Diserbu Netizen usai Viralkan Security Pukul Anjing, Desak Robby Purba Tak Lagi dari Brand Ambassador

Erwin bergabung dengan Partai Gerindra sejak 2014. Saat ini ia berstatus sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Madina sejak 2017.

Dari Plano D KPU Mandailing Natal, terlihat Gerindra masih berkuasa di DPRD Madina dengan 7 kursi.

Diikuti Golkar dengan 6 kursi. Sedangkan PKB, NasDem, dan Demokrat masing-masing memiliki 5 kursi. Disusul PKS dengan 4 kursi dan PAN dengan 3 kursi.

Sementara Hanura memperoleh 2 kursi di DPRD Madina, dan PPP, PDIP, dan Perindo masing-masing 1 kursi.

Baca Juga: Polda Sumut Buka Peluang Tersangka Baru Kasus PPPK Madina 2023 Usai Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis

Berikut Perolehan Suara Dapil 1 DPRD Kabupaten Madina :

1. Erwin Efendi Lubis (Gerindra): 5.774 suara

2. Miftahul Falah (PKB): 3.614 suara

3. Dodi Martua (Demokrat): 4.229 suara

4. Saripada Lubis (PKS): 2.856 suara

5. Nasrul Hilmi Nasution (Golkar): 1.755 suara

6. Zulfahri Batubara (PPP): 2.666 suara

7. Suhelmi Saputra (NasDem): 2.754 suara

8. Hatta Usman Rangkuti (PAN): 3.046 suara

9. Zainuddin Nasution (Gerindra): 3.047 suara

10. Ali Makmur (Perindo): 2.896 suara

 

Harta Kekayaan Rp 9 Miliar

Menilik dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Erwin memiliki total harta kekayaan Rp 9.109.479.017.

Harta kekayaan itu dilaporkan Maret 2024/ periodik 2023. Dalam laporannya, Erwin memiliki lima bidan tanah dan bangunan senilai Rp 7.920.000.000.

Baca Juga: Rossa Penyidik Terbaik KPK, Diyakini Punya Alasan Sita 2 Hp dan Buku Catatan Hasto Kristiyanto

Tanah dan bangunan tersebut berada di Kabupaten Mandailing Natal. Ia memiliki tiga alat transportasi dan mesin senilai Rp 1.020.000.000.

Rinciannya mobil Toyota Fortuner tahun 2018 Rp 470 juta, mobil Toyota Land Cruiser Prado tahun 2018 Rp 540 juta dan sepeda motor Honda Scoopy tahun 2020 Rp 10 juta.

Erwin memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 53.800.000, kas dan setara kas Rp 330.000.000. Dirinya melaporkan memiliki utang Rp 214.320.983.***