POJOKSATU.id - Apakah Anda tahu bahwa ada 5 kriteria guru bisa langsung ikut PPG Daljab 2024 tanpa melalui seleksi administrasi?
Program pendidikan profesi guru PPG Dalam Jabatan memang saat ini tengah ditunggu-tunggu.
Khususnya bagi guru yang belum memiliki sertifikat pendidik atau serdik, baik guru berstatus ASN maupun guru honorer atau non ASN.
Kabar gembira, untuk tahun ini kuota PPG Dalam Jabatan 2024 yang disediakan Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan cukup besar dari tahun-tahun sebelumnya.
Jika tahun-tahun sebelumnya hanya berkisar 40 ribuan peserta, tahun ini bisa mencapai lebih dari 550.000 peserta.
Menariknya, kuota tersebut bisa saja bertambah karena PPG Daljab 2024 dipastikan akan dilakukan di PMM atau Platform Merdeka Mengajar.
Dengan demikian, besar kemungkinan pembelajaran di LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) akan lebih banyak berkurang.
Sebaliknya, pembelajaran di PPG Dalam Jabatan nantinya akan dilakukan secara online dan mandiri.
Karena online dan mandiri, maka masa pembelajaran setiap peserta sangat mungkin berbeda satu dengan yang lainnya.
Bisa saja peserta menuntaskannya dalam waktu 1 bulan. Tapi ada juga yang baru tuntas 3-4 bulan lamanya.
Lalu apa kriteria guru bisa langsung ikut PPG Dalam Jabatan 2024 tanpa mengikuti seleksi adminisirasi?
Simak informasi lengkapnya dalam artikel yang telah disusun redaksi Pojoksatu.id di bawah ini.
Kemunculan LMS
LMS atau Learning Management System merupakan salah satu menu yang ada di PMM atau Platform Merdeka Mengajar.
Namun sejatinya LMS bukan benar-benar menu baru karena memang faktanya sudah ada sejak lama.
Menu ini diperuntukkan bagi guru-guru untuk mengikuti berbagai macam pelatihan dan pembelajaran melalui PMM.
Akan tetapi terbaru, bahwa LMS ini nantinya juga akan digunakan untuk pembelajaran PPG daljab 2024.
Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani dalam informasi terbarunya bahkan juga sudah menyinggung soal LMS untuk pendidikan profesi guru atau PPG.
Dalam pesan informasi itu, Prof Nunuk Suryani mengimbau guru non serdik untuk memantau PMM sejak 6 Mei 2024.
"Selamat siang Bapak Ibu Guru hebat yang sabar menantikan info PPG, dianjurkan per 6 Mei untuk selalu pantau PMM dengan cara masuk menggunakan akun belajar.id Anda semua," tulis dia dikutip Pojoksatu.id.
Prof Nunuk juga menyampaikan, bagi yang menu LMS sudah muncul di PMM, maka agar mempersiapkan diri.
"Apabila sudah muncul menu LMS di PMM berarti siap-siap Anda terundang PPG Dalam Jabatan 2024," beber dia.
Diberitahukan pula bahwa LMS di PMM itu hanya bisa diakses dengan menggunakan komputer desktop atau laptop.
"Hanya bisa diakses menggunakan laptop saja untuk LMS-nya," terang dia.
Prof Nunuk juga mengisyaratkan bahwa dalam waktu dekat ini akan ada notifikasi atau informasi terbaru.
"Pantau secara berkala dan jangan sampai tertinggal informasi," imbaunya.
Sementara, Ketua Forum Guru Prioritas Pertama Negeri dan Swasta (FGPPNS), Hasna, memberikan penjelasan lebih lanjut.
"Heboh lagi ya LMS di PMM. Nah teman guru hebat se-Indonesia Raya tidak usah krasak-krusuk ujung-ujungnya pusing sendiri," tulis Hasna.
Bu Hasna mengingatkan bahwa ada hal terpenting yang semestinya diperhatikan para guru non serdik.
"Sekarang waktunya kalian perbaiki Dapodik sehingga bisa terpanggil PPG. Jika terpanggil otomatis ketika pendidikan PPG itu semua tugas dikerjakan via LMS," jelas dia.
Dia menjelaskan bahwa guru yang sudah terdaftar dalam Dapodik, memiliki peluang dipanggil.
"Yang terpenting adalah kalian sudah punya Dapodik, sehingga ada peluang terpanggil untuk mengikuti PPG aamiin," sambungnya.
"Ayoo cerdas dalam menerima informasi ya, selalu positif thinking," tandas Hasna.
Rekrutmen Melalui Pemutakhiran Data Guru
Sebelumnya Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani dan Direktur PPG Andika Ganendra mengungkap kuota PPG Dalam Jabatan tahun ini mencapai 600.000.
Bahkan Prof Nunuk menyampaikan pihaknya sudah memiliki data 600 ribu guru dimaksud yang jadi kandidat peserta PPG Daljab 2024.
Prof Nunuk juga menjelaskan kandidat peserta PPG Dalam Jabatan 2024.
Yakni semua guru dalam jabatan, baik sasaran kategori A maupun sasaran kategori B, yang sudah lulus seleksi administrasi dan telah mengikuti seleksi akademik di tahun sebelumnya.
Termasuk untuk guru penggerak dan eks PLPG yang sudah lulus seleksi administrasi dan telah mengikuti seleksi akademik, termasuk yang hasilnya belum keluar.
Dijelaskan pula bahwa nantinya sudah tidak ada lagi kategori A dan kategori B.
Sementara dalam mekanisme rekrutmen, tahun ini dilakukan melalui pemutahiran data guru dalam jabatan secara masif.
Dari pemutakhiran tersebut nantinya akan diketahui mana guru yang lulus seleksi administrasi dan mana guru yang belum seleksi administrasi.
Demikian juga dengan perubahan status guru dari non ASN menjadi ASN, pindah tugas, dan pemutakhiran data guru lain sebagainya.
Dari pemutakhiran data guru itu pula nantinya juga akan diketahui mana guru yang langsung PPG atau lulus seleksi administrasi.
Dan, mana guru-guru yang nantinya wajib melakukan seleksi administrasi.
Data Guru Telah Dipanggil PPG Daljab 2023
Seperti yang disebutkan di atas, bahwa kriteria guru kandidat peserta PPG Daljab adalah lulus seleksi administasi dan telah mengikuti seleksi akademik pada tahun sebelumnya.
Dengan demikian dipastikan bahwa yang dimaksud adalah guru yang telah mengikuti seleksi administrasi tahun 2023.
Untuk diingat, dikutip Pojoksatu.id dari channel Youtube Calon Guru, bahwa tahun 2023, telah dibuka 2 kali pendaftaran dan seleksi.
Dimana jumlah guru yang dinyatakan lulus pada tahap 1 mencapai 43.565 guru.
Sementara pada tahap 2, yang dinyatakan lulus berjumlah 683.543 guru.
Dengan demikian jumlah total seluruhnya mencapai 727.108 guru yang dinyatakan lulus seleksi administrasi 2023.
Sementara jumlah juru yang telah dipanggil jadi peserta PPG daljab 2023 terbagi dalam 3 angkatan.
Rinciannya, Angkatan 1 yang dikhususkan guru penggerak tidak diketahui pasti angkanya.
Sedangkan Angkatan 2 terdapat 48.288 guru dan Angkatan 3 sebanyak 48.818 guru.
Maka jika dijumlahkan, didapati total guru yang sudah mengikuti PPG Daljab 2023, tanpa Angkatan 1, adalah 97.106 guru.
Dengan data di atas, maka hasil penghitungannya adalah jumlah guru lulus seleksi administrasi 2023 dikurangi jumlah peserta PPG Daljab 2023.
Maka 727.108 dikurangi 97.106 sehingga menjadi 630.002 guru.
Asumsikan saja bahwa jumlah PPG Daljab 2023 Angkatan 1 berjumlah 30.000, maka ini sudah sesuai dengan pernyataan Prof Nunuk Suryani.
Dimana Prof Nunuk Suryani memastikan memanggil 600.000 peserta yang data-datanya sudah digenggam Kemdikbudristek.
Baca Juga: Jika Benar PPG Daljab 2024 Mendaftar Kemana? Ini yang harus Dipersiapkan dan Dilakukan
"Kami sudah punya data-datanya. Jadi yang 600.000 ribu itu akan langsung dipanggil," ucap Prof Nunuk dikutip Pojoksatu.id.
Artinya, 600.000 guru non serdik tersebut sudah dipastikan masuk dalam database Kemdibiudristek.
5 Kriteria Guru Langsung PPG Daljab 2024
Dari pemaparan di atas ditambah pernyataan Prof Nunuk Suryani, maka terdapat 5 kategori guru yang besar kemungkinan langsung ikut PPG Daljab 2024.
Artinya, 4 kategori guru di bawah ini tidak perlu lagi mengikuti seleksi administrasi kembali, adalah sebagai berikut:
1. Sasaran kategori A
2. Sasaran kategori B yang sudah pretest PPG tapi belum keluar hasilnya
3. Sasaran kategori B yang belum mengikuti pretest PPG
4. Eks PLPG
5. Guru penggerak dan telah mendapat sertifikat sebagai guru penggerak
Demikian informasi 5 kriteria guru langsung ikut PPG Daljab 2024 di PMM tanpa seleksi administrasi. Apakah Anda termasuk? Semoga artikel ini bermanfaat.***




