POJOKSATU.id - Ribuan guru seluruh Indonesia berkumpul seru dalam puncak acara Temu Pendidik Nusantara - TPN X yang digelar meriah di Basket Ball Hall GBK, Sabtu, 21 Oktober 2023.
Temu Pendidik Nusantara merupakan forum tahunan yang memfasilitasi unjuk karya para guru penggerak perubahan pendidikan melalui tantangan praktik baik, pameran karya, dan apresiasi.
TPN X juga menghadirkan para guru penggerak yang sudah terbukti menggerakkan perubahan pada level kelas, sekolah/madrasah, komunitas hingga daerah.
Istimewanya, rangkaian TPN X menginisiasi cara belajar baru dan seru untuk meningkatkan kompetensi guru melalui Cerdas Cermat Guru (CCG).
Setelah dari 1.015 tim mengikuti CCG di level daerah sejak bulan Juli hingga September lalu, kemudian terseleksi menjadi 81 tim yang terdiri dari 4-6 guru. Mereka kemudian bermain dalam CCG level nasional di Puncak TPN X.
Pertanyaan-pertanyaan di CCG berupa studi kasus dan didasarkan pada Perdirjen GTK Kemendikbudristek 2626 tahun 2023 mengenai model kompetensi guru.
Baca Juga: Kuasa Hukum Guru yang Disiram Air Keras di Karawang Berharap Keadilan
CCG tidak mencari pemenang, melainkan menjadi ajang inspirasi beragam sudut pandang baru untuk mengatasi persoalan pendidikan.
Meski tidak ada yang dinobatkan sebagai pemenang, tiga teratas kemudian dipilih. Ketiga individu tersebut mendapatkan piagam dan beasiswa pelatihan dari Cerita Guru Belajar dalam puncak acara TPN X.
Soal-soal yang ditampilkan dalam CCG seputar pengelolaan sekolah, pengkondisian kelas, menyusun pembelajaran hingga pelibatan orangtua dihadirkan dalam TPN X mampu memacu inspirasi ribuan guru yang hadir.
Memecah suasana, Dirjen GTK Kemendikbud Ristek Nunuk Suryani dan Najelaa Shihab hadir di panggung saat pembukaan acara.
Tak hanya itu, format debat pada level nusantara juga menjadikan TPN X sebagai penyelenggara debat guru pertama di Indonesia.
Dengan hastag Tumbuh Berkelanjutan, Bergerak Untuk Berdampak dan Melampaui Ruang Kelas, TPN X juga diisi dengan talkshow inspiratif dari praktisi pendidikan.
Bertema "Guru Masa Kini untuk Murid Abad 21" talkshow dikemas seru dengan menampilkan para pembicara Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Iwan Syahril, Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini.
Selain itu Head of CSR dan Impact for Community PT Paragon Technology and Innovation, Suci Hendrina juga ikut angkat bicara dan dengan menarik menghadirkan Tuty Marmiaty Guru Penggerak dari SMP Negeri 5 Kabupaten Langkat- Sumatera Utara.
Serunya lagi, di TPN X juga dipersembahkan pameran karya murid, penampilan seni murid dan guru, dan awarding untuk pendidik yang telah berhasil menerapkan merdeka belajar di ekosistemnya.
Tak kurang pentingnya, TPN X juga mempersembahkan Ki Hadjar Dewantara Award bagi guru yang berdedikasi memberikan dampak dalam pendidikan.
Dibacakan Iwan Syahril dan Dewi Suharso, masing-masing kategori Ki Hadjar Dewantara Awards dimenangkan oleh:
1. Kategori Tunas Muda Guru Merdeka Belajar diraih oleh: Mila Apriliani Utara (Institut Teknologi Bandung), Namira Fauzia Syahrefi (Sekolah Murid Merdeka Tebet) dan Mutia Aliya (Sekolah Murid Merdeka Bintaro).
2. Kategoti Guru Muda Merdeka Belajar diberikan kepada Siri Della Sopyanti (SD Laboratorium UPI Kampus Serang), Agit Wahyuning Kalkri (SMK Negeri 8 Jakarta) dan Gunawan Tjokro (Universitas Kristen Petra Surabaya).
3. Kategori Guru Merdeka Belajar diberikan kepada Sri Suryanti (SMP Negeri 22 Bandung), Yohanes Yosef Seran Klau (SMP Negeri 2 Kupang), Dian Rahayu Putri (SMK Negeri 1 Pangkep, Pangkajene Kepulauan), Agus Hermanto (SD Negeri 3 Segobang Licin, Banyuwangi) dan Tanti Dian Safitri (SD Negeri Tanjung 3 Magetan).
TPN X juga dimeriahkan dengan penampilan Musisi Chiki Fawzi and Friends yang baru saja merilis single terbarunya berjudul 'Belukar Dunia'.
Tak kalah serunya, Cerita Enuma hadir sebagai aplikasi literasi ramah anak untuk anak Indonesia.
Suasana hangat dan seru juga tergambar dari momen Flashmob TPN X dan hadirnya booth dari Komunitas Pendidik, mitra, beragam merchandise dan tentunya bazaar makanan dan minuman.
Penghargaan dalam TPN X juga disampaikan melalui Rohana Kudus Awards.
"Banyak guru sekaligus juga jurnalis, aktivis, pioner emansipasi wanita yang membuat jembatan menuju pencerahan, pemberdayaan dan perubahan inovasi, kreasi dan emansipasi," ujar Nunuk.
Baca Juga: Persiapan Sukses untuk Peserta PPG Daljab 2023, Bocoran 25 Soal dan Jawaban Pretest PPG
Kategori Bidang Pelatih, Penulis, Desainer dan Penyunting dalam Rohana Kudus Award diberikan kepada:
1. Kategori Penulis diberikan kepada: Nurul Kiptiyah (TAAT Qurrota A'yun), Nokman Riyanti (SMPN 4 Satu Atap Karangjambu), Nursariyati (Yayasan Anak Nagari Indonesia)
2. Kategori Pelatih diberikan kepada: Budiyanti Dwi Harda(Sekolah Tanpa Batas, Depok), Tosi Widhya Pratiwi (Hawtn Edukasi).
3. Kategori Desainer Modul Pelatihan diberikan kepada: Anggayudha Ananda Rasa (Sekolah Murid Merdeka), Puti Almirsha Hamid (Sekolah Cikal Tangsel), Ira Ari Nuraini (Pelatih Guru Belajar)
4. Kategori Penyunting Merdeka Belajar diberikan kepada: Aurensyiah Permata (SMAN 22 Makassar), Devy Mariyatul Ystyqomah (SMPN 1 Kunjang, Kediri), Ratno Kumar Jaya (SMK Muhammadiyah Pekalongan).
Baca Juga: Persiapan Sukses untuk Peserta PPG Daljab 2023, Inilah 25 Soal dan Jawaban Pretest PPG
Kategori Bidang Guru Promotor, Pembuat Media Ajar dan Kreator Konten dalam Rohana Kudus Award diberikan kepada para guru kreatif.
5. Kategori Guru Promotor Merdeka Belajar diberikan kepada: Sri Hanani, SMP Negeri 1 Nanga Pinoh Kabupaten Melawi, Anisa Fitri dari STK Melawi, Yeni Aida dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan.
6. Kategori Media Ajar Merdeka Belajar penghargaan diberikan kepada Chintia Giana (SMK Negei 1 Cimahi), Fadillah Tri Aulia (SMPN 3 Rancabali Kabupaten Bandung), Ni Wayan Wini Sulistiani (SMP Negeri 9 Denpasar).
7. Kategori Kreator Konten Merdeka Belajar penghargaan diberikan kepada Idham Sumirat (SDN 1 Pagerejo Kertek, Wonosobo), Lukman Hakim (SMP Islma Al Azhar 60 Pekalongan), Rizal Taufiq (SMPI Al-Akbar Kabupaten Mojokerto).
Diberikan juga penghargaan Mohammad Syafei Awards, Kategori Organisasi Profesi Merdeka Berkolaborasi.
Baca Juga: Mengupas 25 Soal dan Jawaban Pretest PPG untuk Persiapan Peserta PPG Daljab 2023
Penghargaan bagi para Organisasi Profesi yang kolaboratif dan inspiratif untuk #TumbuhBerkelanjutan bagi pendidikan di Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada: Ikatan Guru Indonesia, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama dan Komunitas Guru Belajar Nusantara.
Sedangkan Dewi Sartika Awards untuk Kategori Kepala Daerah Merdeka Belajar, penghargaan bagi para Kepala Daerah yang inovatif & inspiratif, serta membawa dampak positif untuk #TumbuhBerkelanjutan bagi pendidikan di Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada: Bupati Langkat, H. Syah Afandin, Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar, Bupati Bantaeng H. Ilham Syah Azikin, Bupati Sanggau Paolus Hadi, Pejabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Bupati Labuhanbatu Selatan H. Edimin.
Hadir juga talkshow "Teacher Brand Image" dengan narasumber Dwi Sasono, Ine Febrianti, Wregas Bhatuneja, Bukik Setiawan dan Rizqy Rahmat Hani.
"Berbagai kemasan acaranya sangat seru, sangat inspiratif, jadi punya ide baru untuk mengajar. Pokoknya TPN X jadi energi baru bagi para guru yang selama ini terkungkung dan bosan saat mengajar menjadi lebih semangat lagi," ujar Astri Winarti Widiastuti dari SDN 260 Griba Antapani Bandung yang hadir bersama rombongan guru lainnya dari Bandung.
Penampilan musik tak ketinggalan memeriahkan dan menghangatkan TPN X yaitu dari Paduan Suara Cikal Serpong dan Jirolupat Band. ***




