POJOKSATU.ID - Menjelang pelaksanaan program Magang Nasional Batch 2, Kemnaker memastikan sejumlah perusahaan-perusahaan besar.
Termasuk PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), PT PLN (Persero) (PLN) dan GoTo Group (yang menaungi Gojek/Tokopedia) kembali menjadi mitra utama.
Program ini memberi kesempatan bagi lebih dari 80.000 fresh graduate untuk mengikuti pemagangan selama enam bulan di sektor industri yang paling diminati.
Telkom sejak awal menyatakan komitmennya untuk menjadi mitra strategis Kemnaker dalam pelaksanaan Magang Nasional.
Baca Juga: Rakyat Disanksi Pajak, DPR Cuma Diskorsing 6 Bulan, Di Mana Keadilan Parlemen Kita?
Dalam siaran pers tanggal 11 Oktober 2025, Telkom menyebut bahwa melalui program ini mereka ingin mencetak talenta muda unggulan Indonesia dengan pengalaman kerja nyata di industri digital.
Sementara itu, daftar mitra resmi Kemnaker juga memuat PLN dan BUMN lainnya sebagai mitra industri yang membuka posisi magang.
Berdasarkan informasi resmi, beberapa bidang yang paling banyak ditawarkan dan diminati peserta antara lain:
1. Teknologi & digital (misalnya pengembangan aplikasi, data-analyst, UI/UX), terutama melalui mitra seperti Telkom/GoTo.
Baca Juga: SK Resmi Diserahkan! Ini 4 Syarat agar Gaji Pertama PPPK Paruh Waktu Bisa Cair Tepat Waktu
2. Energi & utilitas (seperti pembangkit listrik, jaringan), mitra PLN.
3. Industri kreatif & logistik, manufaktur, bagian dari mitra lainnya.
Karena kombinasi perusahaan besar dan bidang yang relevan dengan era industri 4.0.
Maka dengan itu, posisi-posisi tersebut menjadi favorit utama bagi fresh graduate yang ingin magang bergaji sekaligus punya peluang direkrut.
Kemnaker menetapkan target 80.000 peserta untuk Batch 2 yang akan dilaksanakan mulai 24 November 2025 hingga 23 Mei 2026.
Kenapa Mitra Besar Menjadi Magnet?
1. Brand & reputasi, nama seperti Telkom, PLN, GoTo sudah dikenal luas maka magang di sana berarti CV lebih kuat.
2. Kesempatan kerja setelah magang, banyak mitra besar memandang magang sebagai pipeline rekrutmen jangka panjang.
Telkom menyebut ini bagian dari employer branding dan candidate relationship management.
3. Bidang yang masa depan, digital, data, energi hijau jadi sektor yang tumbuh cepat dan memiliki permintaan tinggi, sehingga peserta tertarik.
Baca Juga: Enaknya Jadi Anggota DPR Ngomong Kasar dan Nantang Rakyat Cuman Diskors 6 Bulan, Rumah Dijarah Jadi Peringan Sanksi!
4. Fasilitas program lengkap, uang saku setara UMK, jaminan sosial, sertifikat resmi dari Kemnaker membuat program makin menarik.
Tips Memilih Mitra & Bidang yang Tepat
1. Pilih bidang yang relevan dengan latar belakang pendidikan dan keahlian Anda.
Contoh, jurusan TI lebih cocok ke Telkom atau GoTo, teknik elektro atau energi ke PLN.
2. Cek lokasi & durasi magang, perusahaan besar sering punya unit di kota besar, pertimbangkan faktor jarak & transportasi.
3. Siapkan dokumen & portofolio digital, karena mitra besar umumnya melakukan seleksi ketat.
4. Tunjukkan antusiasme untuk belajar, bukan sekadar memenuhi persyaratan, mitra besar cenderung memilih peserta dengan attitude dan potensi.
Program ini tidak hanya membuka peluang bagi peserta, tapi juga membantu perusahaan dalam mendapatkan talenta muda berkualitas tanpa harus mengalokasikan biaya pelatihan besar dari awal.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyebut program ini sebagai model kemitraan strategis antara dunia industri dan dunia pendidikan.
Bagi peserta, magang di mitra besar berarti akses ke jaringan profesional luas berupa pengalaman proyek nyata dan potensi rekrutmen setelah program selesai.***




