POJOKSATU.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan arahan khusus yang menegaskan pentingnya kerja sama lintas unit di lingkungan Kemensos menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS Sekolah Rakyat.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di kantor Kementerian Sosial, pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut menginstruksikan agar seluruh unit kerja bahu-membahu dan terlibat aktif dalam memastikan agenda besar ini berjalan tanpa hambatan.

Menurutnya, kesuksesan program ini bukan merupakan tanggung jawab satu pihak saja melainkan menjadi kepentingan bersama yang harus dikawal oleh seluruh elemen kementerian.

Guna mematangkan persiapan, rapat koordinasi tersebut secara spesifik membedah empat klaster kesiapan yang meliputi aspek fisik, migrasi siswa, SDM kependidikan, hingga teknis pelaksanaan MPLS itu sendiri.

Baca Juga: Bos Panasonic Rahmat Gobel Tutup Usia, Berikut Karir dan Profilnya

Gus Ipul juga secara khusus meminta para kepala sentra untuk turut mengawal proses perpindahan siswa dari Sekolah Rakyat Rintisan menuju Sekolah Rakyat Permanen dengan cermat.

Selain masalah perpindahan siswa, pemeliharaan fasilitas di lokasi lama juga menjadi sorotan agar aset negara seperti kursi dan bangku tidak telantar atau mengalami kerusakan.

Guna memperkuat eksekusi di lapangan, Menteri Sosial menginstruksikan pengaktifan kembali Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat beserta Satuan Kerja terkait demi mengejar target yang jatuh pada pertengahan Juli mendatang.

Simulasi menyeluruh mengenai perpindahan operasional sekolah juga wajib dilakukan, dimulai dari satu titik uji coba sebelum nantinya diterapkan secara massal di seluruh wilayah.

Baca Juga: Sewa Hiace Bekasi Murah, Solusi Fleksibel Segala Kebutuhan Perjalanan Wisata maupun Perusahaan

Manajemen logistik pun tidak luput dari perhatian, di mana distribusi perlengkapan sekolah serta pengadaan bagi siswa baru harus dipercepat tanpa ada keterlambatan maupun penyimpangan.

Untuk mengantisipasi segala kendala yang berpotensi muncul di lapangan, Gugus Tugas Pengendalian diminta kembali aktif menyusun mitigasi risiko.

Setiap titik Sekolah Rakyat nantinya akan memiliki penanggung jawab khusus atau PIC yang bertugas memantau kesiapan secara berkala.

Terakhir, pemetaan anggaran tambahan juga diinstruksikan demi mendukung penuh penyelenggaraan program ini agar tidak terkendala masalah finansial.

Melalui seluruh instruksi terintegrasi ini, pucuk pimpinan Kemensos tersebut berharap semua jajaran benar-benar turun tangan secara nyata dan memberikan kontribusi terbaik mereka.***