POJOKSATU.id - Asma menjadi salah satu penyakit kronis yang tak pandang usia.
Baik anak-anak, orang dewasa, hingga ibu hamil bisa mengalaminya.
Data dari Global Initiative for Asthma (GINA) 2024 bahkan mencatat peningkatan kasus asma secara global, termasuk di Indonesia.
Dampaknya terasa bukan hanya pada kualitas hidup, tapi juga produktivitas dan beban ekonomi keluarga maupun negara.
Melihat kompleksitas tersebut, Nursing Training Center Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) menghadirkan Webinar Nasional “Penatalaksanaan Asma pada Anak, Dewasa, dan Ibu Hamil Angkatan 1” sebagai wadah edukasi lintas profesi.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dokter spesialis anak, bidan, dan perawat yang siap mengupas tuntas penanganan asma secara holistik, terkini, dan berbasis evidence-based practice.
Baca Juga: Presiden Prabowo Setujui Skema Baru, Tunjangan Profesi Guru Bakal Dibayar Per Bulan, Mulai Kapan?
Tujuan Webinar
Webinar ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan dalam memahami serta menerapkan penatalaksanaan asma yang tepat sesuai karakteristik tiap kelompok pasien.
Dengan begitu, pelayanan kesehatan dapat semakin bermutu dan risiko komplikasi dapat ditekan.
Kompetensi yang Akan Dicapai
Peserta akan mendapatkan pemahaman tentang:
-
Mekanisme terjadinya asma, faktor risiko, dan pemicunya pada berbagai usia.
-
Prinsip penatalaksanaan asma yang aman dan efektif, terutama pada ibu hamil dan menyusui.
-
Penggunaan obat-obatan asma serta panduan praktis dalam monitoring dan tindak lanjut pasien.
-
Peningkatan kepatuhan pasien terhadap terapi untuk mencegah kekambuhan.
Target Peserta dan SKP yang Didapat
Webinar ini terbuka bagi berbagai profesi kesehatan, di antaranya:
-
Ners Spesialis Keperawatan Medikal Bedah, Jiwa, Anak, Komunitas, Kardiovaskuler, dan Gawat Darurat Kritis (masing-masing 2 SKP)
-
Dokter Spesialis Anak, Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (3.8 SKP), Emergensi Medisin (2 SKP), serta Dokter Umum (1.2 SKP)
-
Bidan Profesi dan Bidan Vokasi Level 5–6 (3.8 SKP)
-
Perawat Vokasi Level 5–6 (2 SKP)
-
Fisioterapis Level 5–6 (2 SKP)
-
Apoteker dan Apoteker Spesialis (2 SKP)
-
Tenaga Kesehatan Masyarakat Level 7 (2 SKP)
-
Tenaga Vokasi Farmasi Level 5–6 (1 SKP)
-
Nutrisionis, Radiografer, dan Tenaga Laboratorium Medik
Jadwal Pelaksanaan
Kegiatan akan berlangsung Minggu, 16 November 2025 pukul 10.00 WIB hingga Selasa, 18 November 2025 pukul 23.59 WIB, secara daring.
Konten Webinar
Materi yang disiapkan meliputi:
-
Konsep Asma dan Penatalaksanaan Asma pada Anak – Dian Sulistya Ekaputri
-
Asma Kronik dan Tumbuh Kembang Anak – Dian Sulistya Ekaputri
Baca Juga: Diberlakukan di Bidang Farmasi Nakes Tahun 2025, Ini Skema Baru Gaji dan Tunjangan PPPK Paruh Waktu, Tidak Boleh Lebih Rendah dari Jabatan Sebelumnya -
Tata Laksana Gawat Darurat Asma pada Anak – Dian Sulistya Ekaputri
-
Konsep Asma pada Pasien Dewasa – M. Agung Akbar
-
Manajemen Asuhan Keperawatan Asma pada Dewasa (Aplikasi 3S: SDKI, SLKI, SIKI) – M. Agung Akbar
-
SPO Keperawatan pada Pasien Asma Dewasa – M. Agung Akbar
-
Peran Bidan dalam Edukasi Asma pada Ibu Hamil – Ganinida Yamacika
-
Deteksi Dini dan Tanda Bahaya Asma pada Ibu Hamil – Ganinida Yamacika
-
Pencegahan Serangan Asma pada Ibu Hamil – Ganinida Yamacika
Peserta juga akan mendapatkan sertifikat kelulusan, bahan bacaan digital, serta 3.8 SKP dan JPL setelah menyelesaikan seluruh sesi webinar.
Baca Juga: Program Sertifikasi Kompetensi Dosen dan Tendik Vokasi 2025 Resmi Dibuka, Ini Panduannya!
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi tenaga kesehatan lintas profesi.
Dengan edukasi yang berkelanjutan, harapannya pengelolaan asma di Indonesia bisa semakin optimal — agar napas setiap pasien kembali lega, dan kualitas hidup mereka meningkat tanpa batas. ***




