POJOKSATU.id - Dalam rangka menanggapi isu kesehatan mental yang kini tengah ramai diperbincangkan oleh banyak orang.

Terkhsusus, dikalangan para Gen Z, Program Studi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), Universitas Ibn Khaldun Bogor (UIKA), menggelar seminar nasional

Seminar nasional yang bertajuk Bagaimana Menghadapi isu kesehatan mental dikalangan Gen Z itu diinisiasi oleh Hima BKPI dan berhasil menarik perhatian banyak orang, terbukti peserta yang hadir cukup membeludak.

Hampir sekitar 160 orang peserta berasal dari kalangan Gen Z, ikut meramaikan kegiatan seminar nasional yang membahas tentang isu kesehatan mental, dengan keterangan 110 dari internal BKPI Uika, dan 50 berasal dari luar Uika (Umum).

Baca Juga: Fakta Menarik Drakor Daily Dose of Sunshine, Tenaga Medis Hadapi Pasien Gangguan Kesehatan Mental, Diadaptasi dari Kisah Nyata!

Tidak hanya pesertanya yang membeludak, narasumber kegiatan seminar nasional Prof DR.Hj Imas Kania Rahman, M.Pd.i, yang juga sekaligus sebagai dosen BKPI, dibanjiri pertanyaan tentang cara mengatasi kesehatan mental dikalangan para Gen Z.

Terlihat dari raut wajahnya, para peserta yang jumlahnya membeludak itu sangat serius untuk memperhatikan serta mendengarkan materi yang disampaikan oleh narasumber.

Satu hal yang menarik dalam kegiatan seminar nasional kesehatan mental itu adalah, buku catatan seolah lebih menarik dibandingkan dengan konsumsi yang diberikan oleh pihak panitia.

Terbukti, buku yang sengaja dibawa oleh peserta, dipenuhi dengan banyaknya catatan.

Baca Juga: Waspada! Dampak Buruk Terlilit Utang Pinjol, Gangguan Kesehatan Mental Salah Satunya

Peserta yang berasal dari kalangan Gen Z itu juga kerap memberikan tepuk tangan kepada narasumber, di setiap perkataannya yang mengandung motivasi, hal itu seolah realated dengan kondisi mental yang tengah dialami oleh mereka.

Kegiatan seminar nasional yang diinisiasi oleh Hima BKPI Uika itu diselenggarakan pada, Sabtu (18/11/23) di Gedung Auditorium Fakultas Agama Islam.

Kegiatan seminar nasioanal yang fokus pada pembahasan kesehatan mental, dibuka langsung oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Yono S.H.I, M.H.I.

Dalam sambutannya Yono pun memberikan apresiasi kepada pihak penyelenggara seminar nasional, karena menurutnya isu kesehatan mental dikalangan Gen Z juga sangat penting didalam ajaran islam

"Seminar ini luar biasa seminar yang sangat dibutuhkan untuk kita semua yaitu seminar tentang menghadapi kesehetan mental, hal ini sekaligus pesan bahwa kesehetan mental teramat penting di perhatikan dalam islam." Jelas Yono.

Baca Juga: Pengertian, Sejarah, dan Contoh Trigger dalam Kesehatan Mental, GenZ Wajib Tahu!

Senada dengan itu, Ketua program studi BKPI Rusdi Kasman. M.Pd.I, juga kerap memberikan respon yang positif terkait penyelenggaraan seminar nasional, sebab menurutnya ini sebagai bentuk penebar manfaat kepada orang lain, melalui bidang keilmuan yang kita kuasai.

Apresiasi Kepada teman-teman hima semuanya, ini menjadi salah satu Upaya kita untuk menabar manfaat pada orang banyak, melalui bidang keilmuan yang kita kuasai, terutama dalam isu kesehatan mental yang hari ini banyak diperbincangkan Ungkap Rudi.

Pihak penyelenggara seminar nasional, Hima Bkpi Uika juga menghadirkan beberapa stek holder yang ada di ruang lingkup Uika, diantaranya Wakil rektor Bidang kemahasiswaan Uika Bogor, Drs Dedi Supriyadi M.S.I.

Hadir pula Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Yono S.H.I, M.H.I.Ketua Program Studi BKPI Rusdi Kasman. M.Pd.I, serta Prof DR.Hj Imas Kania Rahman, M.Pd.i, selaku narasumber yang juga sekaligus sebagai dosen BKPI UIKA.

Baca Juga: Ratusan Mahasiswa PAI UIKA Bogor Ikuti Gelaran Makrab Diklat Urgensi Guru Hingga Manajemen Organisasi Pendidikan

Diakhir pemaparannya, Prof DR.Hj Imas Kania Rahman, M.Pd.i menyampaikan salah satu cara menjaga kesehatan mental adalah akal dan ketulusan hati.

Nutrisi yang baik bagi ksehatan mental seorang remaja yaitu dengan memelihara kualitas berfikir (Akal), menjaga pendengaran, menjaga penglihatan, serta menjaga hati Jelas Imas.

Sementara itu Ketua Hima BKPI UIKA Tio Putra Gustian menyampaikan sebelum kegiatan seminar nasional ini berlangsung, pihaknya telah melaksanakan perlombaan yang berhubungan dengan kesehatan mental, nama kegiatan itu adalah Nasional Guidance counseling competition ( NGCC).

Baca Juga: Tanggapi Isu Miring Tentang Gender, Kopri PMII UIKA Angkat Suara: 2023 Tolak Peran Ganda

Adapun untuk mata lombanya meliputi, pembuatan poster menarik, penulisan essai, vidio proses konseling, puisi, dan konten tiktok edukasi.

Semua mata lomba tersebut, diselenggarakan secara online yang telah dilaksankan dari bulan Oktober lalu, dan ditutup pada November ini.

Tio pun berpesan, kepada seluruh peserta kegiatan untuk senantiasa menjaga kesehatan mental, agar Gen Z dapat menjadi generasi emas bukan generasi cemas.

"Saya berharap kepada peserta lomba dan seminar, bahwa kita harus terus mengembangkan keterampilan yang kita punya, serta kita sebagai generasi Z harus mampu menjaga kesehatan mental dengan baik, agar kelak kita bisa menjadi generasi emas, bukan generasi cemas." Pungkas Tio.***