POJOKSATU.id - Program Pertukaran Guru Indonesia–Korea 2026 bukan program umum yang bisa diikuti semua guru.

Ada kriteria ketat, tahapan seleksi berlapis, serta wilayah sasaran yang sudah ditentukan sejak awal.

Daerah Sasaran Tahun 2026

Program ini hanya dibuka untuk guru dari 32 provinsi/kabupaten/kota, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Lampung, Jawa Tengah, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga seluruh wilayah Papua.

Guru di luar daerah sasaran tidak dapat mendaftar.

Baca Juga: Kabar Baik Guru ASN dan PPPK, THR TPG 100 Persen Berpeluang Cair Februari 2026, Ini Dasar Aturan dan Strateginya

Jadwal dan Cara Pendaftaran

Pendaftaran dibuka mulai 2 Februari hingga 2 Maret 2026 melalui laman resmi
https://gtk.dikdasmen.go.id/ikte

Berkas administrasi diunggah dalam format PDF dengan ukuran maksimal 2 MB.

Syarat Umum Peserta

Calon peserta wajib memenuhi kriteria berikut:

- Usia 30–45 tahun

- Guru ASN atau Guru Tetap Yayasan

- Pengalaman mengajar minimal 5 tahun (SD/SMP/SMA/SMK non-kejuruan)

- Terdaftar di Dapodik

- Memiliki kemampuan Bahasa Inggris lisan dan tulisan

- Aktif, komunikatif, dan berjejaring di komunitas guru

- Sehat jasmani dan rohani, tidak sedang hamil

- Bersedia mengikuti program sampai selesai

- Mendapat izin pimpinan sekolah

- Guru PAUD, SLB, dan guru di luar naungan Kemendikdasmen tidak dapat mengikuti program ini.

- Dokumen Administrasi yang Wajib Disiapkan

Baca Juga: Cek dan Pahami Dulu, Program Pertukaran Guru Indonesia–Korea 2026, Jalan Guru Jadi Warga Global

Beberapa dokumen penting yang harus dilampirkan antara lain:

- KTP

- SK ASN/GTY

- SK mengajar 5 tahun terakhir

- Sertifikat TOEFL minimal 450 atau IELTS minimal 5.0

- Surat izin kepala sekolah dan dinas

- Surat pernyataan komitmen

- CV dan foto berwarna terbaru 4x6

- Sertifikat pendukung seperti pelatihan internasional, seni budaya, atau prestasi guru tidak wajib, tetapi sangat menambah nilai seleksi.

Baca Juga: Insinerator Disegel Total, Ritase Sampah Bandung ke Sarimukti Berpotensi Dikurangi 20 Persen

Tahapan Seleksi

Seleksi dilakukan dalam dua tahap:

- Tahap pertama adalah seleksi administrasi.

- Tahap kedua meliputi tes Bahasa Inggris, psikotes, unjuk seni, dan wawancara esai.

Fasilitas dan Biaya Program

- Biaya utama ditanggung penyelenggara, meliputi:

- Tiket pesawat PP Indonesia–Korea

- Akomodasi selama program

- Tunjangan bulanan

- Asuransi kesehatan

- Pelatihan dan workshop

- Peserta hanya menanggung biaya paspor serta kebutuhan pribadi di luar program.

Baca Juga: Panen Kritikan Gegara Dinilai Tak Pantas sebagai Juri Indonesian Idol, Soleh Solihun: Saya Tak Peduli Opini Mereka

Hal Penting yang Perlu Diketahui

Peserta tidak diperkenankan membawa keluarga. Penempatan sekolah dan mata pelajaran bisa berbeda dari jenjang asal, menyesuaikan kebutuhan sekolah Korea.

Guru akan didampingi mentor di awal, lalu mengajar mandiri di kelas.

Menariknya, tunjangan sertifikasi guru di Indonesia tetap bisa diterima, selama izin dan administrasi daerah telah dipenuhi sebelum keberangkatan.

Program ini bukan sekadar perjalanan ke luar negeri. Ia adalah ruang belajar, pengabdian, dan refleksi tentang makna menjadi guru di dunia yang semakin tanpa batas. ***